UNHASAUNHASA
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi yang mempunyai jumlah kasus kematian yang tinggi dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia. Tujuan penelitian adalah melakukan pemodelan kematian akibat Covid-19 di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2020, menggunakan analisis Geographically Weighted Regression (GWR). Analisis GWR merupakan pengembangan dari regresi linier dengan parameter model yang berbeda di setiap pengamatan (wilayah). Data yang dianalisis adalah data sekunder dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur. Jumlah kematian akibat covid-19 di Jawa Timur mencapai 84.152 jiwa sampai dengan bulan Desember 2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi kematian akibat Covid-19 di sebagian besar wilayah Provinsi Jawa Timur adalah jumlah dokter umum di Rumah Sakit dan jumlah pelayanan kesehatan penyakit Diabetes Melitus, sedangkan variable lainnya yang berpengaruh signifikan adalah pelayanan kesehatan penderita Hipertensi dan jumlah Rumah Sakit Umum. Analisis GWR menghasilkan pemodelan jumlah kematian akibat Covid-19 di Jawa Timur dengan koefisien determinasi yang lebih tinggi dibanding pemodelan secara global. Pemodelan secara geografis menghasilkan 5 kelompok kabupaten/kota, dengan variabel jumlah dokter umum di Rumah Sakit dan pelayanan kesehatan Diabetes Melitus yang cukup berpengaruh di sebagian besar kabupaten/kota di Jawa Timur.
Analisis Geographically Weighted Regression (GWR) menghasilkan pemodelan jumlah kematian akibat Covid-19 di Jawa Timur dengan koefisien determinasi yang lebih tinggi dibandingkan pemodelan secara global.Pemodelan secara geografis menghasilkan 5 kelompok kabupaten/kota, dengan variabel jumlah dokter umum di Rumah Sakit dan pelayanan kesehatan Diabetes Melitus yang cukup berpengaruh di sebagian besar kabupaten/kota di Jawa Timur.Hasil ini mengindikasikan adanya fakta geografis dalam penyebaran kasus kematian akibat Covid-19 di Jawa Timur, yang perlu menjadi pertimbangan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit di masa mendatang.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan dan perilaku yang berkontribusi terhadap penyebaran Covid-19 di wilayah-wilayah dengan tingkat kematian yang tinggi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas program-program kesehatan yang telah dilaksanakan, serta mengidentifikasi strategi intervensi yang lebih tepat sasaran untuk mengurangi angka kematian akibat Covid-19. Ketiga, penting untuk mengembangkan model prediksi yang lebih akurat dengan menggabungkan data spasial, demografis, dan kesehatan, sehingga dapat memberikan informasi yang berguna bagi pengambilan keputusan dalam penanganan pandemi di masa depan.
| File size | 587.25 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Selain itu, terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan dan praktik sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,000). Karakteristik responden terbagiSelain itu, terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan dan praktik sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,000). Karakteristik responden terbagi
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Sebaliknya, skor GCS menunjukkan kemampuan prediksi yang baik dengan performa yang lebih tinggi dibandingkan NEWS. Dengan demikian, GCS dapat dijadikanSebaliknya, skor GCS menunjukkan kemampuan prediksi yang baik dengan performa yang lebih tinggi dibandingkan NEWS. Dengan demikian, GCS dapat dijadikan
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA I lebih cepat yaitu gaya hidup sehat seperti kegiatan olahraga. Keberhasilan penerapan daun kemangi sebagai pereda demam harus mematuhi program terapiI lebih cepat yaitu gaya hidup sehat seperti kegiatan olahraga. Keberhasilan penerapan daun kemangi sebagai pereda demam harus mematuhi program terapi
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Bentuk desain penelitian yaitu One Group Pretest-Postest. Sampel dalam penelitian sebanyak 6 orang dengan Teknik Non Probability sampling yaitu PurposiveBentuk desain penelitian yaitu One Group Pretest-Postest. Sampel dalam penelitian sebanyak 6 orang dengan Teknik Non Probability sampling yaitu Purposive
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Penelitian ini menggunakan desain penelitian ekperimental. Untuk mnegetahui tingkat kepedulian ibu terhadap kecemasan anak saat menjalani pendidikan secaraPenelitian ini menggunakan desain penelitian ekperimental. Untuk mnegetahui tingkat kepedulian ibu terhadap kecemasan anak saat menjalani pendidikan secara
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepedulian masyarakat terhadap penggunaan APD bervariasi berdasarkan jenis kelamin, dengan responden perempuan menunjukkanPenelitian menunjukkan bahwa tingkat kepedulian masyarakat terhadap penggunaan APD bervariasi berdasarkan jenis kelamin, dengan responden perempuan menunjukkan
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran kebersihan tangan, tetapi juga membuka peluang wirausaha berbasis produk herbal ramah lingkungan. Namun,Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran kebersihan tangan, tetapi juga membuka peluang wirausaha berbasis produk herbal ramah lingkungan. Namun,
GOMITGOMIT Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat, dapat disimpulkan bahwa warga Desa Taba Air Pauh, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang telah memahamiBerdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat, dapat disimpulkan bahwa warga Desa Taba Air Pauh, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang telah memahami
Useful /
UNHASAUNHASA Populasi penelitian adalah ibu menyusui dengan bayi usia 0-6 bulan. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh dengan jumlah sampel yaitu 40 responden.Populasi penelitian adalah ibu menyusui dengan bayi usia 0-6 bulan. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh dengan jumlah sampel yaitu 40 responden.
UNHASAUNHASA Jenis penelitian observasional analisis dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu dan balita usia 24-59 bulan. Besar sampel 149Jenis penelitian observasional analisis dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu dan balita usia 24-59 bulan. Besar sampel 149
OSOOSO Selain itu, perlu diteliti apakah pengaruh brand awareness tetap kuat ketika konsumen mengalami perubahan situasi, misalnya saat harga produk naik atauSelain itu, perlu diteliti apakah pengaruh brand awareness tetap kuat ketika konsumen mengalami perubahan situasi, misalnya saat harga produk naik atau
OSOOSO Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan pada perusahaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periodePenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan pada perusahaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode