ITYITY

Environmental Insight JournalEnvironmental Insight Journal

Salah satu pemecahan masalah pencemaran air adalah dengan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal dengan skala pelayanan rata-rata untuk 100 kepala keluarga (KK). Salah satu komponen penting IPAL adalah media penyaringan secara anaerobic (anaerobic filter - AF) yang kinerjanya ditentukan oleh labirin penyaringannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penambahan botol plastik ke dalam AF yang diukur terhadap Peraturan Daerah Yogyakarta No. 7 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah domestik. Penelitian ini menggunakan metode pengukuran langsung kualitas air limbah di inlet dan di outlet pada beberapa kondisi AF yang telah direkayasa menggunakan botol plastik. Hasil penelitian ini menunjukkan efisiensi AF dengan penambahan botol plastik yang tercermin dari tingkat efisiensi penyisihan pada outlet untuk parameter pH sebesar 3,6%, TSS 95,6%, BOD 56,3%, COD 54,6%, minyak & lemak 3,8%. Botol plastik dapat meningkatkan efektifitas penyaringan IPAL komunal dan mengkonfirmasi kalau botol plastik dapat di-reuse di dalam IPAL komunal.

Kerapatan media AF dengan menggunakan botol plastik di IPAL Komunal Sonopakis lebih rendah daripada standar, sehingga menyebabkan penyisihan kontaminan utama di dalam limbah cair domestik hanya terklasifikasi cukup efisien saja bahkan untuk minyak & lemak tidak efisien.Dengan hasil ini maka penggunaan botol plastik kemasan minuman mineral berpotensi digunakan sebagai material AF sehingga dapat mengurangi pembuangan sampah plastik.Tingkat efisiensi penyisihan parameter yang diteliti untuk parameter pH adalah sebesar 3,6%, TSS 95,6%, BOD 56,3%, COD 54,6%, minyak & lemak 3,8%.Peningkatan densitas media AF dapat dilaksanakan melalui kombinasi penambahan unit AF di dalam kompartemen AF dan penambahan botol plastik di dalam setiap sel AF.Upaya peningkatan efisiensi penyisihan minyak & lemak dapat diupayakan dengan cara meningkatkan densitas AF karena ternyata ABR yang ada di dalam sistem IPAL Komunal diduga tidak mampu menyisihkan minyak & lemak, menambahkan bakteri lipofilik ke dalam IPAL Komunal, dan membangun grease trap di bagian hulu IPAL Komunal untuk menyisihkan sebagian besar minyak & lemak.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menguji material alternatif dengan kerapatan lebih tinggi sebagai pengganti botol plastik dalam media AF, seperti bahan berpori atau komposit daur ulang. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas penambahan bakteri lipofilik seperti Bacillus subtilis untuk meningkatkan degradasi minyak & lemak. Terakhir, penelitian dapat fokus pada desain grease trap berbasis lokal untuk pre-treatment limbah sebelum memasuki IPAL, dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan budaya masyarakat di area pedesaan.

  1. #kualitas air#kualitas air
  2. #sampah plastik#sampah plastik
Read online
File size531.77 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-2Q8
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test