STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA
INSAN USADAINSAN USADALatar belakang: Tablet Tambah Darah merupakan suplemen gizi penambah darah yang disediakan oleh pemerintah dan didistribusi kepada kelompok-kelompok sasaran, yang mana kelompok remaja usia 10-19 tahun merupakan salah satu sasaran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh pemberian Pendidikan Kesehatan terhadap sikap remaja putri tentang konsumsi tablet tambah darah di SMPN 3 Kediri tahun 2024. Metode: Desain penelitian Pre experimental dengan pendekatan One grup pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas VIII di dengan jumlah sampel 40 orang. Teknik sampling yang digunakan teknik simple random sampling. Uji analisis yang di gunakan Wilcoxon Sign Rank Test dengan nilai signifikansi 0,05. Rentang usia responden antara 13-14 tahun. Hasil: Hasil dari uji Wilcoxon Sign Rank Test didapatkan secara statistik didapatkan peningkatan yang signifikan pada sikap setelah diberikan pendidikan kesehatan. Pada sikap, menunjukan bahwa, Z hitung sebesar -5,517 dengan p<0,001 sehingga keputusan hipotesis adalah H0 . Simpulan: ada pengaruh signifikan secara statistik pada pemberian pendidikan kesehatan terhadap sikap remaja putri di SMP Negeri 3 Kediri.
Terdapat pengaruh yang signifikan terhadap sikap remaja putri tentang konsumsi tablet tambah darah di SMP Negeri 3 Kediri setelah diberikannya pendidikan kesehatan menggunakan Power point dan leaflet.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan fokus pada efektivitas metode pendidikan kesehatan yang digunakan. Apakah metode Power Point dan leaflet yang diterapkan dalam penelitian ini dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap perubahan sikap remaja putri tentang konsumsi tablet tambah darah? Apakah ada metode alternatif yang lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku remaja putri terkait konsumsi tablet tambah darah? Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi sikap remaja putri, seperti dukungan keluarga atau pengaruh teman sebaya. Apakah ada intervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan dukungan keluarga atau mengoptimalkan pengaruh positif dari teman sebaya dalam mendukung konsumsi tablet tambah darah? Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang strategi yang efektif dalam meningkatkan kesehatan remaja putri melalui pendidikan kesehatan.
| File size | 126.59 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
MALAHAYATIMALAHAYATI Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi ekperimen. Populasi dari penelitian dari kelas 10 dan 11, yakni sebanyakPenelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi ekperimen. Populasi dari penelitian dari kelas 10 dan 11, yakni sebanyak
UMPUMP Statistical analysis using the Wilcoxon test showed a significant difference in knowledge levels before and after the intervention, with a p-value of 0.Statistical analysis using the Wilcoxon test showed a significant difference in knowledge levels before and after the intervention, with a p-value of 0.
UNARUNAR Berdasarkan Kemenkes (2023) persentase perokok di Indonesia terus meningkat, khususnya di kalangan remaja. Saat ini jumlah perokok aktif di Indonesia menjadiBerdasarkan Kemenkes (2023) persentase perokok di Indonesia terus meningkat, khususnya di kalangan remaja. Saat ini jumlah perokok aktif di Indonesia menjadi
UNARUNAR Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang nyeri mesntruasi terhadap tingkat pengetahuan remaja perempuan di SMP Negeri 1 Galang. Peneliti berharap hasilAda pengaruh pendidikan kesehatan tentang nyeri mesntruasi terhadap tingkat pengetahuan remaja perempuan di SMP Negeri 1 Galang. Peneliti berharap hasil
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Hasil: Hasil uji chi square menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,005 dan nilai p-value (0,005) < 0,05, yang menunjukkan hubungan yang signifikan danHasil: Hasil uji chi square menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,005 dan nilai p-value (0,005) < 0,05, yang menunjukkan hubungan yang signifikan dan
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 responden. Instrument yang digunakan adalah kuesioner yang telah dilakukanPengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 responden. Instrument yang digunakan adalah kuesioner yang telah dilakukan
UMSBUMSB Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2021 di UPTD Puskesmas Pondok Gede Kota Bekasi menggunakan instrumen kuesioner. Analisis univariat dan bivariat dilakukanPenelitian dilakukan pada bulan Juli 2021 di UPTD Puskesmas Pondok Gede Kota Bekasi menggunakan instrumen kuesioner. Analisis univariat dan bivariat dilakukan
UMSBUMSB Rencana perbaikan berupa penambahan alat dan bahan serta resosialisasi mengenai waktu tunggu pasien dengan pengoptimalan SOP yang telah ada. Upaya yangRencana perbaikan berupa penambahan alat dan bahan serta resosialisasi mengenai waktu tunggu pasien dengan pengoptimalan SOP yang telah ada. Upaya yang
Useful /
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Hasil: Sebagian besar responden memiliki kemampuan koping baik (80 orang, 48,2%) dan kesehatan mental normal (128 orang, 77,1%). Sebanyak 38 respondenHasil: Sebagian besar responden memiliki kemampuan koping baik (80 orang, 48,2%) dan kesehatan mental normal (128 orang, 77,1%). Sebanyak 38 responden
STTABSTTAB Peranan orangtua bagi anak‑anaknya dalam pertumbuhan rohaninya sangat penting, dan dimulai sejak usia dini. Pengajaran untuk pertumbuhan rohani anakPeranan orangtua bagi anak‑anaknya dalam pertumbuhan rohaninya sangat penting, dan dimulai sejak usia dini. Pengajaran untuk pertumbuhan rohani anak
STTABSTTAB Namun tidak sedikit penyimpangan terjadi dalam pernikahan orang percaya, penyimpangan terjadi karena salah memahami arti seksualitas dalam pernikahan,Namun tidak sedikit penyimpangan terjadi dalam pernikahan orang percaya, penyimpangan terjadi karena salah memahami arti seksualitas dalam pernikahan,
STTABSTTAB Dalam pembahasan ini memakai metode Historical Redemptive (Sejarah Penebusan). Sehingga melalui pembahasan dengan metode Sejarah Penebusan dapat mengertiDalam pembahasan ini memakai metode Historical Redemptive (Sejarah Penebusan). Sehingga melalui pembahasan dengan metode Sejarah Penebusan dapat mengerti