UNIRA MALANGUNIRA MALANG

Journal of Governance InnovationJournal of Governance Innovation

Eksploitasi tenaga kerja telah menjadi masalah besar di Bangladesh, yang merupakan kombinasi antara praktik imperialis (Konsorsium Garmen AS dan Eropa), pemilik pabrik lokal, dan pemerintah. Ketergantungan Bangladesh sebagai negara periphery pada perusahaan fashion dari negara core adalah bukti dari adanya modern world system. Tulisan ini membahas bagaimana eksploitasi, kemiskinan, dan kesenjangan berkorelasi dengan gagalnya upaya-upaya pembangunan di Bangladesh. Bekerja pada industri garmen adalah pilihan terakhir para pekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup meskipun pada kenyataannya upah yang diterima masih dibawah biaya hidup minimal yang ditetapkan. Industri garmen Bangladesh adalah kekuatan besar penopang ekonomi penduduk berkeahlian rendah (low-skill) yang didalamnya mempunyai segudang polemik.

Terdapat dua pembagian dunia dalam kerangka modern world system yaitu, negara core (inti) dan negara periphery (pinggiran).Negara core adalah negara maju pemilik kapital besar dan kesejahteraan yang stabil sedangkan negara periphery adalah negara berkembang yang seringkali hanya mempunyai sumber daya mentah (raw materials) dan tenaga kerja (berkualifikasi rendah) yang melimpah.Ada sebagian pendapat yang meyakini bahwa negara-negara miskin memang dipertahankan untuk tetap miskin dan bergantung agar struktur atau pola ini berjalan.Negara miskin tetap ekonomi-nya dibuat tetap sensitif/rentan atau vulnerable karena mekanisme yang sudah diatur bersama oleh negara maju sebagai world market system.Salah satu mekanisme perbudakan masa kini dimana tenaga kerja yang dimiliki oleh Bangladesh di eksploitasi oleh para Imperialis konsorsium AS dan Eropa untuk tujuan keuntungan big power sang pemilik kapital besar.Dominasi inilah yang dinamai sebagai poverty cyrcle, dimana negara maju terus mempertahankan pembagian kelas kelompok kaya dan kelompok miskin dalam mekanisme ketergantungan didalamnya.Pada akhirnya, negara periphery tidak bisa menjalankan proses pembangunan ke arah lebih maju.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: . 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana mekanisme ketergantungan yang diciptakan oleh negara maju kepada negara berkembang atau negara miskin agar selalu berada di bawah kendali mereka, dan bagaimana hal ini mempengaruhi upaya-upaya pembangunan di negara-negara tersebut.. 2. Meneliti lebih lanjut tentang bagaimana imperialisasi negara miskin dengan cara mengeksploitasi tenaga kerja dan memegang peran penting dalam perputaran ekonomi perusahaan, serta bagaimana hal ini mempengaruhi kesejahteraan dan kemakmuran para pekerja di negara berkembang.. 3. Melakukan studi komparatif tentang bagaimana negara-negara core dan periphery saling bergantung satu sama lain dalam sistem modern world system, dan bagaimana hal ini mempengaruhi pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di kedua negara tersebut.

  1. #negara berkembang#negara berkembang
  2. #kebijakan pemerintah#kebijakan pemerintah
Read online
File size812.19 KB
Pages18
Short Linkhttps://juris.id/p-2FQ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test