UNIBAUNIBA

IDENTIFIKASIIDENTIFIKASI

Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan masalah kesehatan kerja yang umum terjadi pada pekerja akibat postur kerja yang tidak ergonomis, aktivitas berulang, durasi kerja yang panjang, dan fasilitas kerja yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kualitatif hasil-hasil penelitian terdahulu mengenai MSDs pada pekerja PT. XYZ Kota Balikpapan melalui pendekatan literature review. Kajian ini menemukan bahwa keluhan MSDs pada pekerja PT. XYZ dan pekerjaan sejenis umumnya terjadi pada leher, punggung, pinggang, dan pergelangan tangan. Faktor dominan yang memengaruhi adalah postur kerja tidak ergonomis, aktivitas berulang, durasi kerja yang panjang, fasilitas kerja yang kurang memadai, serta rendahnya pengetahuan ergonomi pekerja. Pencegahan MSDs perlu dilakukan melalui perbaikan fasilitas kerja, penerapan prinsip ergonomi, pelatihan pekerja, dan evaluasi postur kerja secara berkala.

Berdasarkan literature review, dapat disimpulkan bahwa Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja PT.XYZ Kota Balikpapan dan pekerjaan sejenis dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu postur kerja yang tidak ergonomis, aktivitas berulang, durasi kerja yang panjang, fasilitas kerja yang kurang sesuai, serta rendahnya pengetahuan pekerja tentang ergonomi.Pada pekerjaan warehouse, keluhan MSDs banyak ditemukan pada leher, punggung, pinggang, dan pergelangan tangan akibat aktivitas manual material handling dan sikap kerja yang tidak alamiah.Sementara itu, pada pekerjaan berbasis komputer, risiko MSDs juga tetap tinggi akibat posisi duduk statis, penempatan monitor yang kurang tepat, penggunaan kursi yang tidak ergonomis, serta penggunaan keyboard dan mouse yang tidak sesuai.Hasil kajian ini menunjukkan bahwa keluhan MSDs tidak hanya terjadi pada pekerjaan fisik berat, tetapi juga pada pekerjaan kantor yang dilakukan secara terus-menerus dalam posisi statis.Selain itu, rendahnya keluhan subjektif pekerja tidak selalu menunjukkan risiko ergonomi, sehingga penilaian postur kerja tetap penting dilakukan sebagai langkah pencegahan dini.Oleh karena itu, upaya pengendalian MSDs pada pekerja PT.XYZ perlu dilakukan secara komprehensif melalui perbaikan desain stasiun kerja, penyediaan fasilitas kerja yang ergonomis, pelatihan ergonomi, pemberian waktu istirahat aktif, serta evaluasi postur kerja secara berkala.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada intervensi ergonomi yang komprehensif dan berkelanjutan. Penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi tersebut dalam mengurangi keluhan MSDs pada pekerja PT. XYZ. Selain itu, penting untuk menyelidiki faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi risiko MSDs, seperti kondisi fisik pekerja, usia, dan faktor-faktor psikososial. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan efektif untuk mencegah dan mengendalikan MSDs di lingkungan kerja PT. XYZ.

Read online
File size294.32 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test