UGMUGM

Journal of Internet and Software EngineeringJournal of Internet and Software Engineering

Sampah plastik merupakan permasalahan global dengan volume yang terus meningkat. Penelitian ini menggunakan sampel data dari wilayah Yogyakarta, dengan volume yang terus meningkat namun belum diimbangi penanganan memadai. Identifikasi serta pemilahan sampah plastik berdasarkan gambar pada jenis resin diperlukan untuk memfasilitasi daur ulang efektif. Penelitian ini mengembangkan sistem pendeteksi pemilahan sampah plastik menggunakan pendekatan deep learning dengan arsitektur YOLOv8-cls untuk mengklasifikasikan plastik High Density Polyethylene, Polyethylene Terephthalate, Polypropylene, dan Polystyrene. Objek sampah plastik memiliki karakteristik yang dinamis dan munculnya bentuk-bentuk baru, penelitian ini melakukan retraining pada model baseline YOLOv8n-cls dengan membandingkan metode replay dan fine-tuning, serta mengeksplorasi variasi freeze layer dari 0 hingga 9. Hasil menunjukkan metode replay menunjukkan kinerja terbaik dengan F1-score pada data lama stabil di kisaran 98–99%, bahkan pada beberapa kasus setara atau melebihi model baseline dengan F1-score 99,16%–99,29%, menandakan model tetap andal mengenali objek lama. Sementara itu, F1-Score pada data baru berada di rentang 85–88%, yang masih tergolong tinggi. Analisis dan evaluasi menunjukkan metode replay lebih efektif dan stabil dalam mempertahankan pengetahuan objek lama sekaligus mempelajari objek baru. Pengujian sistem menggunakan user acceptance testing mendapat nilai 98,4% terhadap kemampuan sistem dalam memilah sampah plastik. Sistem pendeteksian ini diharapkan dapat membantu industri pemilahan sampah plastik dengan cepat dan akurat dalam menangani sampah plastik yang belum tertangani dengan baik.

Metode replay efektif mempertahankan kemampuan model terhadap data lama sekaligus beradaptasi pada sampah plastik baru, menjadikannya solusi yang lebih stabil dan berkelanjutan.Sistem dibangun menggunakan framework Flask dan database MySQL, dengan fitur koreksi prediksi secara manual oleh pengguna.Setelah diujikan melalui metode User Acceptance Testing (UAT), sistem meraih nilai 98,4%, menandakan bahwa pengguna menerima dan menyetujui fungsionalitasnya dengan sangat baik.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji metode continual learning lain seperti elastic weight consolidation untuk meningkatkan retensi pengetahuan model saat belajar data baru. Selain itu, pengembangan arsitektur YOLO yang lebih ringan namun tetap akurat bisa menjadi fokus, terutama untuk penggunaan di perangkat dengan sumber daya terbatas. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi deteksi sampah plastik berbasis citra 3D atau penggabungan sensor multispektral untuk meningkatkan akurasi dalam kondisi lingkungan yang kompleks.

Read online
File size909.85 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test