UNISMUH PALUUNISMUH PALU

Promotif : Jurnal Kesehatan MasyarakatPromotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Konsumsi cairan berlebih akibat ketidakpatuhan dapat menurunkan kualitas hidup pasien hemodialisis (HD) dan bahkan menyebabkan kematian. Insiden gagal ginjal kronis yang meningkat merupakan kondisi progresif yang mempengaruhi lebih dari 10% populasi global, atau lebih dari 800 juta orang. Salah satu masalah umum yang dihadapi pasien hemodialisis adalah ketidakpatuhan terhadap pembatasan asupan cairan. Ketidakpatuhan ini dapat menyebabkan kelebihan cairan dalam tubuh, yang berujung pada komplikasi penyakit ginjal kronis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan pasien hemodialisis terhadap pembatasan cairan.

Jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan lama menjalani hemodialisis memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan terhadap pembatasan cairan pada pasien hemodialisis di RSUD Ibu Fatmawati Soekarno Surakarta.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan menambahkan variabel-variabel lain yang mungkin berkaitan dengan kepatuhan terhadap pembatasan asupan cairan, menggunakan sampel yang lebih besar untuk merepresentasikan hasil penelitian dengan lebih baik. Selain itu, melibatkan keluarga dalam mengendalikan asupan cairan pasien HD dapat meningkatkan kepatuhan terhadap terapi yang sedang berlangsung. Penelitian selanjutnya juga dapat fokus pada faktor-faktor psikologis dan sosial yang mempengaruhi kepatuhan pasien hemodialisis terhadap pembatasan cairan, serta strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan.

  1. Adherence to Fluid Restriction in Hemodialysis Patients at RSUD Ibu Fatmawati Soekarno Kota Surakarta... doi.org/10.56338/promotif.v14i2.6242Adherence to Fluid Restriction in Hemodialysis Patients at RSUD Ibu Fatmawati Soekarno Kota Surakarta doi 10 56338 promotif v14i2 6242
Read online
File size441.22 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test