STIM YKPNSTIM YKPN

Cakrawangsa Bisnis: Jurnal Ilmiah MahasiswaCakrawangsa Bisnis: Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh simultan maupun parsial variabel Return on Assets (ROA), Earnings Per Share (EPS), dan Current Ratio (CR) terhadap harga saham perusahaan di bidang kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019 hingga 2023. Variabel independen dalam penelitian ini adalah ROA, EPS, dan CR, sedangkan variabel dependennya adalah harga saham. Metode purposive sampling digunakan dalam penelitian ini, dengan 16 perusahaan terpilih sebagai sampel penelitian. Data sekunder diambil dari https://www.idx.co.id/id, yang mencakup harga saham dan laporan keuangan. Metode analisis data kuantitatif dalam penelitian ini menggunakan model regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel CR, EPS, dan ROA secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham berdasarkan hasil uji F, dengan nilai probabilitas sebesar 0,000000 < 0,05. Variabel ROA secara parsial memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham, dengan nilai probabilitas sebesar 0,0014 < 0,05. Sedangkan variabel EPS tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham, dengan nilai probabilitas sebesar 0,2964 > 0,05. Variabel CR memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham, dengan nilai probabilitas sebesar 0,0033 < 0,05.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Return On Assets (ROA) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, sementara Current Ratio (CR) menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan pada harga saham perusahaan sub sektor kesehatan yang terdaftar di BEI periode 2019-2023.Namun, Earning Per Share (EPS) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham dalam periode tersebut.Secara keseluruhan, 76,78% dari variasi harga saham dapat dijelaskan oleh ROA, EPS, dan CR, sedangkan 23,22% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.

Untuk penelitian selanjutnya, sangat dianjurkan untuk memperluas cakupan studi guna mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham. Pertama, peneliti dapat menguji konsistensi hasil dengan menerapkan model serupa pada sektor industri lain di Bursa Efek Indonesia, misalnya sektor teknologi atau manufaktur yang memiliki karakteristik operasional dan sensitivitas pasar yang berbeda. Perbandingan lintas sektor ini akan membantu mengidentifikasi apakah pengaruh rasio keuangan bersifat universal atau spesifik terhadap sektor kesehatan. Kedua, mengingat temuan bahwa EPS tidak berpengaruh signifikan dan CR berpengaruh negatif signifikan, studi lanjutan dapat menggali lebih dalam dengan memperkenalkan variabel moderasi atau mediasi. Misalnya, meneliti bagaimana sentimen investor, tata kelola perusahaan, atau strategi manajemen modal kerja tertentu mempengaruhi hubungan antara EPS/CR dan harga saham, terutama dalam konteks ketidakpastian ekonomi atau kondisi pasar yang bergejolak. Hal ini penting untuk menjelaskan anomali yang ditemukan dalam penelitian ini. Ketiga, untuk menjelaskan sisa variasi harga saham yang belum terjelaskan, penelitian mendatang bisa mempertimbangkan penambahan variabel independen baru. Variabel tersebut bisa berupa rasio keuangan lain seperti Debt to Equity Ratio (DER) atau Price to Book Value (PBV), atau bahkan faktor non-keuangan seperti inovasi produk, reputasi merek, kinerja keberlanjutan (ESG), atau perkembangan regulasi khusus di sektor kesehatan. Penggabungan berbagai indikator ini diharapkan dapat memberikan model prediksi harga saham yang lebih akurat dan relevan bagi investor.

  1. Pengaruh Earning Per Share Dan Return On Assets Terhadap Harga Saham: (Studi Pada PT. Hanjaya Mandala... doi.org/10.61132/anggaran.v1i4.326Pengaruh Earning Per Share Dan Return On Assets Terhadap Harga Saham Studi Pada PT Hanjaya Mandala doi 10 61132 anggaran v1i4 326
Read online
File size462.33 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test