UNDANAUNDANA
J-ICON: Jurnal Komputer dan InformatikaJ-ICON: Jurnal Komputer dan InformatikaTanaman seperti halnya makhluk hidup yang lain membutuhkan kombinasi unsur hara untuk hidup tumbuh dan berkembang biak. Unsur hara di dalam tanaman juga dapat dibagi menjadi dua, yaitu unsur hara bergerak (mobile nutrient) dan unsur hara tidak bergerak (immobile nutrient). Kondisi tanaman yang mengalami defisiensi atau kekurangan unsur hara akan mengalami gangguan pertumbuhan dan mempengaruhi hasil panen daun atau buahnya. Warna daun dapat menjadi ciri tanaman dalam kondisi normal atau mengalami defisiensi unsur hara. Defisiensi unsur hara pada tanaman akan berpengaruh pada bentuk daun, produksi buah dan usia tanaman yang mengakibatkan tanaman tumbuh kerdil, dan lekas mati. Pada produksi buah akan terjadi kerontokan pada bunga atau bakal buah sehingga hasil produksi akan mengalami penurunan. Jika pemeliharaan tanaman dilakukan secara manual, maka setiap tanaman diamati untuk kemudian dianalisis apakah mengalami defisiensi unsur hara berdasarkan ciri fisiknya, dan proses ini memerlukan waktu dan ketelitian pengamatan. Manfaat penelitian ini adalah dapat mengidentifikasi defisiensi unsur hara pada tanaman cabai berbasis citra berdasarkan ciri warna Red, Green, Blue (RGB) dan ciri ekstraksi tekstur. Tujuan penelitian ini adalah membuat aplikasi berbasis machine learning dengan metode klasifikasi Support Vector Model (SVM) untuk mengidentifikasi kekurangan unsur hara yang terbagi dalam empat kelas, yaitu kekurangan nitrogen (N) dan fosfor (P), kekurangan P dan kalium (K), kekurangan N dan K, serta daun cabai dengan kelas normal. Data tanaman yang menjadi sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 120 data dengan hasil akurasi sebesar 84,4%.
Hasil implementasi SVM untuk identifikasi empat kelas kekurangan unsur hara pada tanaman cabai menunjukkan bahwa tanpa proses ekstraksi fitur warna dan tekstur menghasilkan nilai tertinggi pada ke 3 kernel SVM yaitu poly, sigmoid, dan linear dengan akurasi tertinggi sebesar 84,4%.Untuk klasifikasi terendah pada ekstraksi tekstur GLCM sebesar 46,9%.Hal ini menunjukkan data yang tersedia antara kelas normal dan kelas terindikasi kekurangan unsur hara secara ciri tekstur sulit dibedakan.Akurasi meningkat ketika ada proses penggabungan fitur warna RGB dan fitur tekstur GLCM dengan akurasi mencapai 71,9% dengan parameter C=1 dan α=0.
Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan mengeksplorasi teknik klasifikasi lain seperti Neural Networks atau Deep Learning untuk meningkatkan akurasi dalam identifikasi defisiensi unsur hara, khususnya dalam klasifikasi yang sulit. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan mengeksplorasi penggunaan citra multispektral yang dapat memberikan informasi tambahan untuk mendeteksi kondisi tanaman lebih akurat pada berbagai fase pertumbuhannya. Selanjutnya, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi mobile yang dapat memberi informasi terkini mengenai kondisi unsur hara tanaman secara real-time, sehingga lebih mudah diakses oleh para petani untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
- Automatic Classification of Nutritional Deficiencies in Coffee Plants. automatic nutritional deficiencies... chooser.crossref.org/?doi=10.1049/ic.2015.0317Automatic Classification of Nutritional Deficiencies in Coffee Plants automatic nutritional deficiencies chooser crossref doi 10 1049 ic 2015 0317
- Development of a Wireless Computer Vision Instrument to Detect Biotic Stress in Wheat. development wireless... doi.org/10.3390/s140917753Development of a Wireless Computer Vision Instrument to Detect Biotic Stress in Wheat development wireless doi 10 3390 s140917753
- Frontiers | Nitric oxide signaling in plants. frontiers nitric oxide signaling plants plant science us... doi.org/10.3389/fpls.2013.00553Frontiers Nitric oxide signaling in plants frontiers nitric oxide signaling plants plant science us doi 10 3389 fpls 2013 00553
- J-ICON: Jurnal Komputer dan Informatika. nutrient deficiency chili support vector machine icon jurnal... doi.org/10.35508/jicon.v11i1.9803J ICON Jurnal Komputer dan Informatika nutrient deficiency chili support vector machine icon jurnal doi 10 35508 jicon v11i1 9803
| File size | 590.57 KB |
| Pages | 6 |
| Short Link | https://juris.id/p-1IJ |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Namun, museum menghadapi tantangan signifikan akibat keterbatasan adaptasi teknologi digital, yang membatasi jangkauannya bagi generasi Z asli digital.Namun, museum menghadapi tantangan signifikan akibat keterbatasan adaptasi teknologi digital, yang membatasi jangkauannya bagi generasi Z asli digital.
IRPIIRPI Misalnya, sistem ini berhasil diterapkan selama acara pelatihan korporat di Jakarta, di mana waktu perencanaan berkurang hingga 30%. Penelitian ini berhasilMisalnya, sistem ini berhasil diterapkan selama acara pelatihan korporat di Jakarta, di mana waktu perencanaan berkurang hingga 30%. Penelitian ini berhasil
IRPIIRPI Dengan menerapkan teknik AI tersebut, TastyGo dapat mempercepat manajemen rantai pasok, menghemat limbah melalui analitik prediktif, dan memperbaiki pengelolaanDengan menerapkan teknik AI tersebut, TastyGo dapat mempercepat manajemen rantai pasok, menghemat limbah melalui analitik prediktif, dan memperbaiki pengelolaan
IRPIIRPI Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan Class Weighted (WC) secara signifikan meningkatkan kinerja dalam proses pengujian dan prediksiTemuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan Class Weighted (WC) secara signifikan meningkatkan kinerja dalam proses pengujian dan prediksi
UBUB Minyak jelantah adalah minyak yang telah digunakan dalam proses penggorengan dan sering kali dibuang sebagai limbah. Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakanMinyak jelantah adalah minyak yang telah digunakan dalam proses penggorengan dan sering kali dibuang sebagai limbah. Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan
POLTEKLPPPOLTEKLPP Serta media tanam alternatif palmgrow berbahan baku TKKS dapat memenuhi persyaratan media tanam hidroponik dimana palmgrow memiliki daya serap yang tinggiSerta media tanam alternatif palmgrow berbahan baku TKKS dapat memenuhi persyaratan media tanam hidroponik dimana palmgrow memiliki daya serap yang tinggi
UDBUDB Tujuan kajian ini adalah untuk mengatur kemudahan dan prasarana apa yang harus ada di ruang filling Pusat Kesihatan Wadaslintang 1. Kajian ini bersifatTujuan kajian ini adalah untuk mengatur kemudahan dan prasarana apa yang harus ada di ruang filling Pusat Kesihatan Wadaslintang 1. Kajian ini bersifat
MAHESA CENTERMAHESA CENTER Estetika batik Riau dibedakan menjadi dua pola, yaitu pola tabur yang menampilkan visualisasi motif bertumpuk dan rapat, serta pola tabir yang memanjangEstetika batik Riau dibedakan menjadi dua pola, yaitu pola tabur yang menampilkan visualisasi motif bertumpuk dan rapat, serta pola tabir yang memanjang
Useful /
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Tujuan penelitian ini adalah menganalisis gerakan sosial Octopus dalam pengelolaan sampah daur ulang pada era Society 5. Metode: Penelitian ini menggunakanTujuan penelitian ini adalah menganalisis gerakan sosial Octopus dalam pengelolaan sampah daur ulang pada era Society 5. Metode: Penelitian ini menggunakan
IRPIIRPI Fenomena seperti curah hujan ekstrem, kenaikan suhu, dan perubahan pola angin telah memengaruhi produktivitas pertanian secara signifikan. Urgensi penelitianFenomena seperti curah hujan ekstrem, kenaikan suhu, dan perubahan pola angin telah memengaruhi produktivitas pertanian secara signifikan. Urgensi penelitian
UNDANAUNDANA Sistem pakar yang dibuat dapat memudahkan dalam menentukan penyakit Gastroenteritis. Pengujian persentase keyakinan dengan data uji menghasilkan nilaiSistem pakar yang dibuat dapat memudahkan dalam menentukan penyakit Gastroenteritis. Pengujian persentase keyakinan dengan data uji menghasilkan nilai
UNDANAUNDANA Sistem menggunakan metode Rough Set pada proses indexing dan untuk perhitungan nilai kemiripan menggunakan metode Cosine Similarity dengan nilai batasSistem menggunakan metode Rough Set pada proses indexing dan untuk perhitungan nilai kemiripan menggunakan metode Cosine Similarity dengan nilai batas