UYRUYR

Buletin Abdi MasyarakatBuletin Abdi Masyarakat

Kehadiran Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial mampu membantu memperbaiki pemenuhan kebutuhan primer dan akses layanan pendidikan serta kesehatan yang lebih inklusif. Namun, program tersebut justru menimbulkan ketergantungan terhadap bantuan sosial di Desa Kasokandel. Para penerima PKH mengaggap bantuan tersebut seperti sebuah tabungan pribadi yang setiap bulan harus terisi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada Juni - November 2023 dengan melibatkan 15 penerima PKH. Model PDCA (Plan, Do, Check, Action) digunakan untuk penyelesaian masalah dan pengembangan program berkelanjutan dalam bentuk pemberdayaan ekonomi di antaranya pemanfaatan limbah organik yang tersedia di sana untuk pembuatan eco-enzyme dan sabun minyak jelantah, edukasi pemanfaatan limbah organik dan pemasaran digital. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memanfaatkan potensi lokal, membentuk kesadaran penerima PKH tentang pentingnya kemandirian ekonomi dan pengembangan kapabilitas penerima melalui pelatihan pembuatan eco-enzyme dan sabun minyak jelantah.

Berdasarkan hasil pengabdian, didapatkan informasi bahwa ibu-ibu penerima PKH melaksanakan kegiatan pemberdayaan ekonomi dengan cara memanfaatkan limbah organik menjadi eco-enzyme dan sabun minyak jelantah.Sabun mandi menghasilkan 36 box, sedangkan eco-enzyme masih pre-order.Hasil produk kemudian dikomersialisasikan melalui e-commerce Shopee.Produk berhasil terjual sebanyak 30 box, dengan pendapatan 360 ribu rupiah.Pengabdian ini berkontribusi pada pengembangan kemampuan ibu-ibu penerima PKH untuk memanfaatkan limbah organik guna menciptakan lapangan usaha sehingga diharapkan mereka tidak lagi ketergantungan terhadap bantuan sosial.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada aspek keberlanjutan dan skalabilitas program pemberdayaan ekonomi melalui pemanfaatan limbah organik. Pertama, perlu dilakukan evaluasi dan pengukuran dampak jangka panjang dari program ini terhadap kemandirian ekonomi penerima PKH. Apakah program ini berhasil mengurangi ketergantungan mereka terhadap bantuan sosial dan meningkatkan kemampuan mereka dalam menciptakan lapangan usaha sendiri? Kedua, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi pemasaran yang lebih efektif untuk produk-produk eco-enzyme dan sabun minyak jelantah. Bagaimana cara meningkatkan akses pasar dan memperluas jangkauan konsumen? Apakah ada potensi untuk mengembangkan produk-produk ini menjadi merek yang lebih dikenal dan terpercaya? Ketiga, penelitian juga dapat menyelidiki potensi kolaborasi dan sinergi antara penerima PKH dengan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha lokal, untuk memperkuat program pemberdayaan ekonomi ini dan menjamin keberlanjutannya.

  1. ANALISIS KEBIJAKAN PENGENTASAN KEMISKINAN DI INDONESIA | Jurnal Politik Pemerintahan Dharma Praja. analisis... doi.org/10.33701/jppdp.v10i1.384ANALISIS KEBIJAKAN PENGENTASAN KEMISKINAN DI INDONESIA Jurnal Politik Pemerintahan Dharma Praja analisis doi 10 33701 jppdp v10i1 384
  2. IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN HASIL HOME INDUSTRI | Coopetition : Jurnal... journal.ikopin.ac.id/index.php/coopetition/article/view/25IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN HASIL HOME INDUSTRI Coopetition Jurnal journal ikopin ac index php coopetition article view 25
  3. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Pendampingan Lembaga Keuangan Mikro Kewirausahaan | Tamkin:... doi.org/10.15575/tamkin.v5i3.24187Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Pendampingan Lembaga Keuangan Mikro Kewirausahaan Tamkin doi 10 15575 tamkin v5i3 24187
Read online
File size694.19 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test