UnmulUnmul

Jurnal Kesehatan Pasak Bumi KalimantanJurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan

Coronavirus 2019 (Covid-19) adalah penyakit yang menjadi pandemic hampir di seluruh dunia. Infeksi Covid-19 dapat menimbulkan gejala ringan, sedang, atau berat. Covid-19 bisa menular dari manusia melalui kontak erat dan droplet, tidak melalui udara. World Health Organitation merekomendasikan untuk menerapkan 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan physical distancing. Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang Covid-19 program physical distancing pada remajaPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, data diperoleh dari google form yang diisi oleh responden. Hasil penelitian menunjukkan 46% responden memiliki pengetahuan yang baik, 52,1% memiliki tingkat pengetahuan yang cukup baik, dan 1,9% responden yang memiliki tingkat pengetahuan yang buruk tentang Covid-19. Adapun responden yang menerapkan physical distancing yaitu sebanyak 86% responden dan yang tidak menerapkan sebanyak 14%. Dari perhitungan tabulasi silang antara tingkat pengetahuan tentang Covid-19 dengan kepatuhan program physical distancing menggunakan spss dengan uji chi-square didapatkan hasil p-value 0,000 dengan taraf signifikan 0,05. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang Covid-19 dengan kepatuhan program physical distancing.

Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang Covid-19 dengan kepatuhan program physical distancing.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan remaja tentang Covid-19 berhubungan dengan kepatuhan mereka menjaga jarak fisik, namun ada juga fakta menarik bahwa beberapa remaja yang sudah paham tidak menaatinya, dan sebagian yang kurang paham justru patuh. Ini membuka peluang untuk penelitian lanjutan yang lebih dalam. Pertama, penting untuk meneliti faktor lain selain pengetahuan, seperti pengaruh pergaulan dengan teman sebaya atau keyakinan pribadi remaja tentang risiko penyakit, yang mungkin lebih kuat mempengaruhi tindakan mereka sehari-hari. Kedua, agar hasilnya lebih komprehensif, disarankan untuk melakukan penelitian jangka panjang untuk melihat apakah kepatuhan remaja terus bertahan atau justru menurun seiring berjalannya waktu, terutama jika ada kebijakan baru atau kejenuhan masyarakat. Ketiga, berdasarkan temuan bahwa pengetahuan penting, penelitian berikutnya bisa fokus pada membuat dan menguji program edukasi yang kreatif dan disukai remaja, misalnya melalui video atau kampanye yang dipimpin oleh teman sendiri, untuk melihat seberapa besar dampaknya terhadap perubahan perilaku positif. Dengan demikian, upaya pencegahan penyebaran virus di kalangan muda bisa menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

  1. #program edukasi#program edukasi
  2. #diabetes mellitus#diabetes mellitus
Read online
File size559.43 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-1E1
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test