UMLAUMLA

Indonesian Journal of Engineering, Science and TechnologyIndonesian Journal of Engineering, Science and Technology

Penelitian ini mengusulkan model optimasi produksi untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memproduksi nasi bungkus dengan varian yang beragam dengan mengintegrasikan analisis lean dan pemrograman linear integer campuran (MILP). Masalah yang ditangani adalah limbah bahan baku yang disebabkan oleh perbedaan komposisi bahan dan batasan pembelian yang bersifat diskrit. Data dikumpulkan dari UMKM yang memproduksi empat varian: manis pedas, sambal matah, opor, dan lada hitam. Data yang dikumpulkan mencakup persyaratan bahan baku, ukuran paket pembelian, permintaan minimum, dan keuntungan per produk. Analisis lean digunakan untuk mengidentifikasi limbah bahan, yang kemudian diintegrasikan ke dalam model MILP untuk menentukan kuantitas produksi optimal sambil mematuhi batasan bahan dan permintaan. Model ini diselesaikan menggunakan Microsoft Excel Solver dengan metode Simplex LP. Hasil optimasi merekomendasikan produksi 23 nasi bungkus manis pedas, 30 sambal matah, 25 opor, dan 20 lada hitam. Model yang diusulkan mengurangi limbah bahan baku secara total sebesar 62,6% dan menghasilkan keuntungan total sebesar IDR 884.000. Temuan menunjukkan bahwa integrasi prinsip lean dengan MILP efektif meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi limbah dalam sistem produksi makanan dengan varian yang beragam.

Studi ini mengembangkan model optimasi produksi untuk produk nasi bungkus dengan varian yang beragam dengan mengintegrasikan analisis lean dan pemrograman linear integer campuran (MILP).Pendekatan lean digunakan untuk mengidentifikasi limbah bahan baku yang disebabkan oleh perbedaan komposisi bahan dan batasan pembelian yang bersifat diskrit.Limbah yang diidentifikasi kemudian diintegrasikan ke dalam model MILP untuk menentukan kuantitas produksi optimal sambil mematuhi persyaratan permintaan minimum.Hasil menunjukkan bahwa penyesuaian kuantitas produksi dapat mengurangi limbah bahan baku secara signifikan.Model merekomendasikan produksi varian tertentu untuk menyeimbangkan penggunaan bahan dan menyesuaikan dengan ukuran pembelian diskrit.Pendekatan ini berhasil meminimalkan bahan sisa untuk bahan baku utama dan mengurangi limbah secara keseluruhan dibandingkan dengan rencana produksi awal.Selain itu, rencana produksi yang dioptimalkan meningkatkan keuntungan total dengan mengalokasikan produksi ke produk dengan penggunaan bahan yang lebih baik dan margin kontribusi yang lebih tinggi.Secara keseluruhan, model yang diusulkan menyediakan alat pendukung keputusan praktis untuk produsen UMKM makanan.Dengan mempertimbangkan komposisi bahan, batasan pembelian diskrit, dan permintaan minimum, model ini meningkatkan keuntungan dan efisiensi produksi secara bersamaan.Oleh karena itu, integrasi prinsip lean dengan optimasi MILP efektif dalam mengurangi limbah bahan dan meningkatkan perencanaan produksi di UMKM nasi bungkus dengan varian yang beragam.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk memperluas model dengan memasukkan ketidakpastian permintaan, batasan masa simpan, atau perencanaan produksi multi-periode. Selain itu, studi dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi alternatif dalam menyeimbangkan penggunaan bahan dan mengurangi limbah, seperti menyesuaikan ukuran paket pembelian atau mengembangkan metode baru untuk meminimalkan limbah bahan baku secara keseluruhan.

  1. Vol 6 No 2 (2025): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri | JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri.... doi.org/10.37373/jenius.v6i2Vol 6 No 2 2025 JENIUS Jurnal Terapan Teknik Industri JENIUS Jurnal Terapan Teknik Industri doi 10 37373 jenius v6i2
Read online
File size525.24 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test