UNPRIUNPRI

AgroprimatechAgroprimatech

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek jarak tanam dan dosis pupuk urea terhadap pertumbuhan serai wangi dalam sistem budidaya polikultur di bawah tegakan karet. Penelitian dilakukan di Jl. Sei Putih Rispa, Desa Kelapa Satu, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada ketinggian sekitar 65 meter di atas permukaan laut dari Mei hingga Agustus 2025. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor: jarak tanam dan dosis pupuk urea. Jarak tanam terdiri dari tiga tingkat, yaitu J1 (20 x 40 cm), J2 (20 x 60 cm), dan J3 (20 x 80 cm). Dosis pupuk urea terdiri dari empat tingkat: U0 (0 g/tanaman), U1 (5 g/tanaman), U2 (10 g/tanaman), dan U3 (20 g/tanaman). Perlakuan menghasilkan 12 kombinasi dengan tiga ulangan, menghasilkan 36 plot, masing-masing dengan empat sampel, total 144 tanaman. Pengamatan dilakukan pada saat panen, termasuk berat segar akar, berat segar batang, volume akar, berat kering akar, berat kering batang, dan rasio akar-batang. Hasil menunjukkan bahwa jarak tanam berpengaruh signifikan terhadap berat segar akar, berat segar batang, volume akar, berat kering akar, dan berat kering batang, sedangkan dosis pupuk urea tidak menunjukkan efek signifikan pada parameter yang diukur. Jarak tanam yang paling menguntungkan untuk pertumbuhan serai wangi adalah 20 x 80 cm, diikuti oleh 20 x 60 cm, yang menunjukkan bahwa jarak tanam yang lebih lebar mendukung perkembangan tanaman yang lebih baik dalam sistem polikultur di bawah tegakan karet.

Penelitian menunjukkan bahwa jarak tanam dan dosis pupuk urea berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan serai wangi di bawah pohon karet.Jarak tanam 20 x 80 cm menghasilkan hasil terbaik untuk hampir semua parameter (berat basah dan kering akar, volume akar, dan berat basah dan kering batang), sedangkan jarak tanam yang dekat (20 x 40 cm) mengurangi pertumbuhan karena persaingan yang tinggi.Pupuk urea meningkatkan pertumbuhan, tetapi efektivitasnya dipengaruhi oleh jarak tanam, sehingga kombinasi jarak tanam yang lebar dengan dosis urea sedang direkomendasikan untuk pertumbuhan optimal.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut interaksi antara jarak tanam dan dosis pupuk urea dalam sistem polikultur di bawah tegakan karet. Selain itu, studi lebih mendalam tentang pengaruh jarak tanam dan dosis pupuk urea terhadap kualitas minyak esensial serai wangi dapat dilakukan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai jenis pupuk, termasuk pupuk organik, dalam meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas serai wangi di bawah pohon karet. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan produktivitas serai wangi dalam sistem polikultur yang berkelanjutan.

  1. PENGARUH JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI AKAR WANGI (Vetiveria zizaniodes)... doi.org/10.54367/agrosustain.v2i2.4670PENGARUH JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI AKAR WANGI Vetiveria zizaniodes doi 10 54367 agrosustain v2i2 4670
  2. Growth and yield responses of West Indian lemongrass (Cymbopogon citratus) to bio-inoculants under field... jcea.agr.hr/en/issues/article/3165Growth and yield responses of West Indian lemongrass Cymbopogon citratus to bio inoculants under field jcea agr hr en issues article 3165
Read online
File size499.5 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test