UNTADUNTAD

KinesikKinesik

Fanatisme penggemar K-Pop ditunjukkan melalui fandom war (fanwar), perselisihan antara dua atau lebih kelompok penggemar (fandom). Fanwar dilakukan melalui berbagai media sosial termasuk TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fanatisme dan fanwar penggemar K-Pop di TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara kepada lima narasumber yaitu PO, LY, NN, RF, dan RK. Data penelitian dianalisis menggunakan Symbolic Interactionism Theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fanwar di TikTok dilakukan dengan menuliskan komentar dan membuat konten dengan simbol-simbol yang dipahami antar anggota fandom. Simbol-simbol ini menjadi identitas atau self dari sebuah fandom. Identitas ini menjadi kebanggaan dan ejekan dari kelompok penggemar lainnya saat fanwar. Fandom di TikTok didominasi oleh para remaja yang mudah terpancing emosi. Mereka tidak mengecek kembali kebenaran informasi sehingga semakin banyak yang terlibat dalam fanwar.

Fanwar merupakan perselisihan yang terjadi antar kelompok penggemar baik sesama grup maupun berbeda grup.Fanwar dilakukan untuk menunjukkan fanatisme para penggemar kepada grup idolanya.Fanwar di TikTok dilakukan dengan menuliskan komentar maupun membuat konten dengan simbol-simbol yang dipahami bersama antar anggota kelompok penggemar.Simbol-simbol ini menjadi identitas atau self yang melekat pada sebuah kelompok penggemar.Identitas ini menjadi kebanggaan sekaligus ejekan dari kelompok penggemar lainnya saat fanwar.Kelompok penggemar grup BTS menggunakan emoji hati berwarna ungu serta kata borahae, yaitu gabungan kata ungu (bora) dan mencintai (saranghae).NCTZEN, kelompok penggemar NCT, identik dengan warna hijau.Grup ITZY mempunyai emoticon khusus yaitu mahkota, kelompok penggemar grup Treasure digambarkan dengan emoticon berlian, kelompok penggemar grup Riize biasanya menggunakan slogan atau hashtag.Emoji, slogan, dan hashtag menjadi media komunikasi para penggemar untuk saling berbagi informasi dan menunjukkan dukungan antar penggemar.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan artificial intelligence dalam konten TikTok terhadap dinamika fanwar antar penggemar K-Pop. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan budaya antar negara untuk memahami perbedaan pola fanatisme dan fanwar di platform media sosial. Penelitian juga bisa fokus pada peran pendidikan media literasi dalam mengurangi konflik berbasis informasi yang tidak akurat di kalangan remaja penggemar K-Pop.

  1. KEBERAGAMAN PADA KELOMPOK PENGGEMAR K-POP DI INDONESIA | Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama.... doi.org/10.22373/arj.v2i2.12194KEBERAGAMAN PADA KELOMPOK PENGGEMAR K POP DI INDONESIA Abrahamic Religions Jurnal Studi Agama Agama doi 10 22373 arj v2i2 12194
  2. Sage - a global academic publisher of educational resources | Home. sage global academic publisher educational... sagepub.comSage a global academic publisher of educational resources Home sage global academic publisher educational sagepub
  3. Fanatism and Fan War of Kpop Fans on Tiktok | Kinesik. fanatism fan war kpop fans tiktok kinesik authors... doi.org/10.22487/ejk.v11i3.1535Fanatism and Fan War of Kpop Fans on Tiktok Kinesik fanatism fan war kpop fans tiktok kinesik authors doi 10 22487 ejk v11i3 1535
  4. PERILAKU CELEBRITY WORSHIP PADA ANGGOTA FANDOM EXO DALAM KOMUNITAS EXO-L BANDUNG | Arundati | Jurnal... doi.org/10.21107/ilkom.v13i1.5217PERILAKU CELEBRITY WORSHIP PADA ANGGOTA FANDOM EXO DALAM KOMUNITAS EXO L BANDUNG Arundati Jurnal doi 10 21107 ilkom v13i1 5217
Read online
File size239.66 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test