UINMADURAUINMADURA

IQTISHADIA Jurnal Ekonomi & Perbankan SyariahIQTISHADIA Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah

Dalam rangka optimalisasi tugas dan fungsi BAZNAS secara nasional, Pemerintah mengeluarkan Keputusan Dirjen Bimas Islam No DJ. II / 568 / Th 2004. Strategi pengadaan SDI dalam rangka revitalisasi BAZNAS Kabupaten di Madura berbasis e-commerce/digitalisasi zakat online dilakukan sesuai dengan regulasi. Strategi ini belum sepenuhnya akomodatif pada layanan berbasis digitalisasi online. Strategi promosi dalam rangka revitalisasi BAZNAS Kabupaten di Madura berbasis e-commerce/digitalisasi zakat online dilakukan dengan langsung dan tidak langsung. Dalam konteks digitalisasi online, promosi dilakukan dengan mengupload iklan ajakan untuk melakukan donasi zakat, infaq, dan shadaqoh di BAZNAS Kabupaten di Madura melalui website dan facebook yang dimiliki. Potensi aplikasi e-commerce/digitalisasi zakat online dalam rangka revitalisasi BAZNAS Kabupaten di Madura belum representatif dalam melayani penghimpunan dana zakat, infaq, dan shadaqoh secara digitalisasi online. Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui digitalisasi online pada BAZNAS Kabupaten di Madura belum bisa dilakukan karena aplikasi digital yang dimiliki BAZNAS Kabupaten di Madura belum representatif karena masih dilakukan secara langsung/manual.

Kekuatan BAZNAS Kabupaten di Madura terletak pada organisasi yang didukung pemerintah, memiliki regulasi regional dan nasional, serta sumber daya yang kuat.Kelemahan BAZNAS Kabupaten di Madura adalah kurangnya pemahaman manajemen dan administrator terhadap teknologi informasi, media yang dimiliki tidak aktif dan tidak kompetitif.Peluang BAZNAS Kabupaten di Madura adalah dukungan masyarakat dan pemerintah, ketersediaan tenaga ahli IT, serta dukungan finansial dari pemerintah daerah dan pusat.Ancaman BAZNAS Kabupaten di Madura adalah era digitalisasi global dan munculnya banyak institusi amil zakat (LAZ) yang menuntut layanan mudah, murah, dan cepat berbasis online.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan aplikasi digital berbasis AI untuk meningkatkan efisiensi pengumpulan zakat secara online. Peneliti juga bisa mengeksplorasi model pelatihan sumber daya manusia yang terintegrasi dengan teknologi blockchain untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang strategi pemasaran berbasis media sosial yang lebih inovatif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program zakat digital. Ketiga saran ini menggabungkan aspek teknologi, pendidikan, dan pemasaran untuk mengoptimalkan peran BAZNAS dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Madura.

Read online
File size584 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test