MDPMDP

PUBLIKASI RISET MAHASISWA AKUNTANSIPUBLIKASI RISET MAHASISWA AKUNTANSI

Perkembangan teknologi telah mengubah perilaku transaksi dan pengelolaan keuangan individu, termasuk Generasi Z sebagai pengguna layanan cashless paling aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan penerapan akuntansi pribadi di cashless society dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku keuangan Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta teknik studi pustaka melalui analisis publikasi ilmiah nasional dan internasional periode 2020-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan transaksi digital secara signifikan meningkatkan situasi konsumen yang cenderung impulsif. Namun, literasi keuangan dan kontrol diri menjadi faktor dominan dalam upaya mempertahankan stabilitas keuangan pribadi. Minimnya praktik pencatatan dan pelaporan keuangan harian mengarah pada ketidakseimbangan arus kas dan ketergantungan penting pada pengekspresian ireguler dan tidak teratur. Penelitian ini menegaskan pentingnya membangun kebiasaan akuntansi pribadi melalui pencatatan transaksi, menyusun anggaran bulanan, dan mengevaluasi kinerja finansial tahunan sebagai strategi yang sangat tepat untuk mempromosikan perilaku keuangan yang sehat di kalangan Generasi Z.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, kontrol diri, dan gaya hidup terhadap perilaku keuangan Generasi Z di era cashless society, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam penerapan akuntansi pribadi.Berdasarkan hasil telaah literatur, dapat disimpulkan bahwa perilaku keuangan Generasi Z sangat dipengaruhi oleh tingkat literasi keuangan, kemampuan pengendalian diri, dan gaya hidup digital yang serba instan.Meskipun digitalisasi memberikan kemudahan dan efisiensi dalam transaksi, lemahnya pencatatan keuangan serta disiplin finansial menyebabkan meningkatnya perilaku konsumtif.Literasi keuangan berperan sebagai pondasi utama dalam membantu individu membuat keputusan keuangan yang bijak, namun efektivitasnya bergantung pada kemampuan kontrol diri dan kebiasaan dalam mencatat arus kas pribadi.Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar program edukasi literasi keuangan tidak hanya menekankan pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan perilaku finansial yang sehat melalui pencatatan keuangan, perencanaan anggaran, dan pengendalian pengeluaran non-produktif.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan program literasi keuangan berbasis perilaku yang mendorong self-awareness dan tanggung jawab finansial di era cashless society. Selain itu, disarankan untuk menggunakan pendekatan kuantitatif atau mixed-methods agar dapat mengukur secara empiris pengaruh literasi keuangan, kontrol diri, dan gaya hidup terhadap perilaku akuntansi pribadi pada Generasi Z di berbagai wilayah Indonesia. Penelitian lanjutan dapat fokus pada strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh lembaga pendidikan dan lembaga keuangan digital untuk meningkatkan literasi keuangan dan mendorong praktik akuntansi pribadi yang disiplin di kalangan Generasi Z. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan finansial dan mengurangi risiko perilaku konsumtif di masa depan.

Read online
File size147.07 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test