POLIBANPOLIBAN

INTEKNA Jurnal Informasi Teknik dan NiagaINTEKNA Jurnal Informasi Teknik dan Niaga

UMKM Hj. Purnama Sasirangan di Banjarmasin memproduksi kain sasirangan, kerajinan khas Kalimantan Selatan. Permasalahan utama adalah tingginya biaya pembelian bahan baku serta penumpukan sisa bahan di gudang yang berujung pada kelebihan stok dan kerugian. Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan stok bahan baku melalui implementasi EOQ. EOQ dimanfaatkan untuk menentukan jumlah pembelian optimal sehingga total biaya stok dapat ditekan. Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif dengan data hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis meliputi peramalan kebutuhan bahan baku dengan metode Least Square, penentuan EOQ, frekuensi pemesanan, safety stock, dan reorder point. Hasil menunjukkan EOQ memberikan rekomendasi kuantitas pesan yang optimal sehingga meminimalkan total biaya stok. Perhitungan perusahaan untuk kebutuhan tahun 2025 adalah kain katun satin 1.646,85 lembar dan katun sutra 580,77 lembar, sedangkan hasil perhitungan jumlah pembelian optimal tahun 2025 adalah katun satin 751,46 lembar dan katun sutra 187,83 lembar.

Perencanaan kebutuhan bahan baku yang ekonomis menggunakan metode Least Square menghasilkan nilai EOQ sebesar 751,46 lembar untuk kain katun satin dan 187,83 lembar untuk kain katun sutra pada tahun 2025.Frekuensi pemesanan ekonomis, safety stock (25,05 lembar untuk satin dan 6,26 lembar untuk sutra), serta reorder point (2.279,44 lembar untuk satin dan 569,76 lembar untuk sutra) telah dihitung untuk memastikan kelancaran produksi.Implementasi EOQ terbukti dapat mengurangi total biaya persediaan dan mengoptimalkan kebijakan pemesanan kembali pada UMKM tersebut.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki model inventori hibrida yang menggabungkan EOQ dengan penyesuaian harga dinamis dan pola permintaan musiman untuk UMKM Sasirangan, sehingga dapat mengatasi fluktuasi biaya bahan baku dan kebutuhan yang berubah-ubah. Selain itu, dipertimbangkan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan platform digital supply chain terhadap akurasi penerapan EOQ dan frekuensi pemesanan, guna menilai manfaat teknologi informasi dalam meningkatkan efisiensi stok pada UMKM. Selanjutnya, dilakukan studi komparatif lintas wilayah yang melibatkan beberapa UMKM Sasirangan di berbagai daerah Kalimantan Selatan untuk menguji skala dan adaptabilitas kebijakan inventori berbasis EOQ, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih umum dan dapat diterapkan secara luas.

Read online
File size225.17 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test