ITYITY

Environmental Insight JournalEnvironmental Insight Journal

Efektivitas kebijakan pengelolaan sampah pada area kerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muna Barat masih menghadapi tantangan sehingga perlu dievaluasi untuk dapat merumuskan strategi kebijakan yang efektif dan berkelanjutan. Ketidakefektifan ini jika diteruskan maka akan berakibat pada pemborosan anggaran daerah dan berpotensi menyebabkan pencemaran dan kerusakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pelaksanaan kebijakan pengelolaan sampah, mengevaluasi efektivitas kebijakan dan penerapan pengelolaan sampah, serta strategi kebijakan dan penerapan pengelolaan sampah yang dapat dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 148 responden dan melibatkan partisipasi aktif dari para pemangku kepentingan lokal sebagai data primer. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang dianalisis secara kualitatif dengan model interaktif yaitu reduksi data, penyajian data, serta analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan sampah masih menghadapi masalah minimnya infrastruktur hal ini tampak pada fasilitas tempat penampungan sementara sampah, rendahnya partisipasi masyarakat untuk mengelola sampah, dan kurang optimalnya koordinasi antar instansi pemerintah. Efektivitas kebijakan Dinas Lingkungan Hidup perlu ditingkatkan melalui perbaikan regulasi, peningkatan kesadaran masyarakat, dan penguatan kapasitas kelembagaan.

Pengelolaan sampah di Kabupaten Muna Barat masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk minimnya infrastruktur, kurangnya fasilitas pendukung seperti tempat pemrosesan akhir yang memadai, dan rendahnya partisipasi masyarakat.Efektivitas kebijakan pengelolaan sampah yang diterapkan belum sepenuhnya tercapai, terutama dalam pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi, dengan hambatan utama berupa keterbatasan sumber daya manusia, minimnya alokasi anggaran, serta kurangnya koordinasi antar instansi terkait.Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengelolaan sampah, serta menyarankan strategi penguatan regulasi, peningkatan edukasi, dan optimalisasi fasilitas dan sumber daya yang ada.

Pertama, penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas program pelatihan dan edukasi pemilahan sampah berbasis komunitas dengan menilai perubahan perilaku karyawan rumah tangga dan dampaknya pada volume sampah organik. Kedua, studi evaluasi model kemitraan publik‑swasta dalam investasi teknologi pengolahan sampah dapat meninjau keberlanjutan finansial dan operasionalnya, serta mengidentifikasi kesenjangan regulasi yang menghambat partisipasi swasta. Ketiga, penelitianhetically dapat mengembangkan dan menguji sistem monitoring digital berbasis Internet of Things (IoT) untuk memantau aliran sampah secara real‑time, menilai peningkatan efisiensi pengumpulan dan kepatuhan masyarakat terhadap jadwal pengumpulan serta mengukur dampaknya terhadap kebersihan lingkungan. Penelitian ini akan membantu pembuat kebijakan merancang intervensi yang lebih tepat guna, meningkatkan transparansi, dan memperkuat kolaborlaps antara lembaga pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam rangka mencapai pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan efisien di Kabupaten Muna Barat.

Read online
File size948.25 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test