YLIIYLII

BizNOMICS: International Journal of Business and EconomicsBizNOMICS: International Journal of Business and Economics

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan tren riset, struktur intelektual, dan kesimpulan empiris terkait dampak suku bunga terhadap pengembalian saham, dengan fokus khusus pada kontribusi akademik terkini di tengah ketidakpastian ekonomi global.. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR) dengan data sekunder yang diperoleh dari artikel jurnal peer‑review yang terindeks dalam basis data Scopus dan dipublikasikan antara tahun 2021‑2025. Proses seleksi artikel mengikuti kerangka kerja PRISMA, meliputi tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi, sehingga menghasilkan sampel akhir sebanyak 34 studi relevan dari total 175 catatan awal. Analisis bibliometrik serta teknik visualisasi jaringan diterapkan menggunakan VOSviewer untuk menganalisis tren publikasi, distribusi geografis, institusi dan jurnal berpengaruh, jaringan kolaborasi penulis, serta pola ko‑okurensi kata kunci.. Temuan: Temuan menunjukkan peningkatan signifikan perhatian ilmiah terhadap hubungan antara suku bunga dan pengembalian saham dalam beberapa tahun terakhir, dipicu oleh peningkatan ketidakpastian ekonomi global, pengetatan kebijakan moneter, dan volatilitas pasar pasca‑pandemi. Bukti empiris secara konsisten mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga cenderung memberikan efek negatif terhadap pengembalian saham melalui peningkatan biaya modal dan penurunan penilaian ekuitas. Namun, kekuatan dan arah hubungan ini bervariasi menurut siklus ekonomi, sektor, dan kondisi pasar. Analisis juga mengungkapkan bahwa penelitian masih terpusat pada ekonomi maju, tetapi pasar berkembang—khususnya Indonesia—semakin banyak memberikan kontribusi empiris dalam bidang ini.. Kebaruan: Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian prosedur systematic literature review dengan analisis bibliometrik dan jaringan yang komprehensif, memberikan pemahaman struktural dan holistik tentang dinamika suku bunga‑pengembalian saham serta mengidentifikasi tren riset utama, kesenjangan, dan wawasan kebijakan untuk penelitian pasar keuangan di masa depan.

Berdasarkan tinjauan literatur sistematis terhadap 34 artikel (2021‑2025), suku bunga merupakan determinan makroekonomi utama yang umumnya menurunkan pengembalian saham melalui peningkatan biaya modal, penurunan penilaian ekuitas, dan pergeseran preferensi investor ke instrumen pendapatan tetap.Namun, hubungan ini tidak linier dan bervariasi tergantung pada kondisi siklus bisnis, rezim kebijakan moneter, sektor, dan karakteristik negara, bahkan dapat berbalik selama ekspansi ekonomi yang kuat serta menjadi lebih sensitif pada periode krisis seperti pandemi COVID‑19, meskipun profitabilitas perusahaan dapat meredam dampak negatif.Analisis bibliometrik menunjukkan dominasi jaringan riset dari ekonomi maju, namun kontribusi signifikan dari pasar berkembang seperti Indonesia menyoroti kebutuhan kerangka analitis yang komprehensif dan kontekstual.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana hubungan suku bunga‑pengembalian saham berperilaku ketika dimodelkan dengan regresi kuantil berpindah rezim pada berbagai fase siklus bisnis di negara berkembang, guna mengungkap dinamika non‑linier yang lebih detail. Selain itu, studi dapat mengukur dampak perubahan suku bunga terhadap pengembalian saham sektor‑spesifik di Indonesia menggunakan data harian, serta menganalisis peran metrik profitabilitas perusahaan sebagai faktor penyangga terhadap fluktuasi tersebut. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana goncangan kebijakan moneter yang ditransmisikan melalui integrasi keuangan global memengaruhi pengembalian saham di ekonomi berkembang, dengan memperhitungkan interaksi variabel makroekonomi lain seperti inflasi dan nilai tukar melalui analisis jaringan, sehingga memperkaya pemahaman tentang mekanisme transmisi kebijakan moneter lintas negara.

Read online
File size715.42 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test