STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA
Jurnal Abdi MahosadaJurnal Abdi MahosadaAnak merupakan masa depan negara, penting untuk memastikan mereka tumbuh dan berkembang secara maksimal. Namun pada kenyataannya terdapat kendala yang berdampak pada tumbuh kembang anak. Permasalahan lainnya adalah kurangnya kesadaran akan manfaat terapi pijat bayi dalam mendorong tumbuh kembang anak, ketidakmampuan relawan atau kader kesehatan dalam memberikan terapi pijat bayi yang aman dan efektif, serta keterbatasan biaya yang menyebabkan terapi pijat bayi tidak terjangkau bagi masyarakat kurang mampu. Tujuan dilakukannya pijat bayi adalah sebagai salah satu upaya bonding attachment. Tahap persiapan dilakukan pada saat asesmen dan pendekatan. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan memberikan informasi tentang pijat bayi dan. Tahap evaluasi dilakukan dengan menilai pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melaksanakan pijat bayi.
Telah terlaksana kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat terkait pelatihan pijat bayi.Pelatihan Pijat Bayi Sebagai Upaya Bounding Attachment di Desa Bongan, Kabupaten Tabanan pada hari Kamis, tanggal 4 Juli 2024 yang dihadiri oleh 28 bayi dan balita.Kegiatan ini didukung penuh oleh tim STIKES Advaita Medika Tabanan.Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tentang pelatihan pijat bayi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan bounding attachment dalam keluarga dan membantu mengatasi masalah kesehatan pada bayi.Meningkatnya pengetahuan ibu tentang pijat bayi dalam melakukan pijat bayi sebagai upaya bounding attachment sehingga tercipta generasi yang sehat dan cerdas.Meningkatnya keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi sehingga dapat mengurangi ketergantungan ibu pada orang lain seperti terapis, ibu mertua dan bidan.Tumbuhnya partisipasi ibu yang memiliki bayi dan membangun kepercayaan diri dalam merawat anak.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: . . 1. Mengembangkan program pelatihan pijat bayi yang lebih komprehensif, dengan melibatkan tenaga profesional dan ahli terapi pijat bayi. Hal ini dapat meningkatkan kualitas pelatihan dan pengetahuan ibu dalam melakukan pijat bayi secara aman dan efektif.. . 2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak pijat bayi terhadap tumbuh kembang anak, khususnya dalam hal stimulasi dan perkembangan kognitif. Penelitian ini dapat membantu memahami manfaat pijat bayi secara lebih mendalam dan memberikan rekomendasi yang lebih spesifik kepada ibu-ibu.. . 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program pelatihan pijat bayi, seperti dukungan keluarga, keterlibatan kader kesehatan, dan aksesibilitas terhadap informasi dan sumber daya. Dengan memahami faktor-faktor ini, dapat dikembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan partisipasi dan keberhasilan program pelatihan pijat bayi di masyarakat.
| File size | 146.69 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALSAINSJURNALSAINS Hasil penilaian menunjukkan bahwa sebagian besar anak mengalami perkembangan yang sesuai harapan atau sangat baik, yang mengindikasikan keberhasilan metodeHasil penilaian menunjukkan bahwa sebagian besar anak mengalami perkembangan yang sesuai harapan atau sangat baik, yang mengindikasikan keberhasilan metode
UmriUmri Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi pengasuh, efisiensi kelembagaan, serta terwujudnya lingkungan pengasuhan yang ramahKegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi pengasuh, efisiensi kelembagaan, serta terwujudnya lingkungan pengasuhan yang ramah
MALAHAYATIMALAHAYATI Meskipun dapat memberikan manfaat edukatif, penggunaan gadget yang berlebihan dan tanpa pengawasan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan bicaraMeskipun dapat memberikan manfaat edukatif, penggunaan gadget yang berlebihan dan tanpa pengawasan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan bicara
ABDINUSABDINUS Penelitian ini menegaskan bahwa intervensi melalui edukasi imunisasi, peningkatan konsumsi gizi seimbang, dan stimulasi aktivitas bermain dapat membantuPenelitian ini menegaskan bahwa intervensi melalui edukasi imunisasi, peningkatan konsumsi gizi seimbang, dan stimulasi aktivitas bermain dapat membantu
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Tujuan: meningkatkan pengetahuan siswa-siswi SMK Kesehatan Fania Salsabila mengenai pengertian, penyebab, jenis, gejala, mencegah dan mengatasi anemia.Tujuan: meningkatkan pengetahuan siswa-siswi SMK Kesehatan Fania Salsabila mengenai pengertian, penyebab, jenis, gejala, mencegah dan mengatasi anemia.
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penamaan diri mahasiswa di Universitas Pendidikan Ganesha mencerminkan warisan budaya, praktik keluarga,Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penamaan diri mahasiswa di Universitas Pendidikan Ganesha mencerminkan warisan budaya, praktik keluarga,
JURNALSAINSJURNALSAINS Anak dibiarkan mengobservasi dan mengintervensi jenis kegiatan sehari-hari, sehingga anak akan lebih tertarik, bertanggung jawab serta berkonsetrasi terhadapAnak dibiarkan mengobservasi dan mengintervensi jenis kegiatan sehari-hari, sehingga anak akan lebih tertarik, bertanggung jawab serta berkonsetrasi terhadap
UM SURABAYAUM SURABAYA Dalam rangka memenuhi KLA tersebut diperlukan partisipasi Desa untuk mewujudkannya sehingga diperlukan pembentuka Desa Layak Anak. Dengan menciptakan DesaDalam rangka memenuhi KLA tersebut diperlukan partisipasi Desa untuk mewujudkannya sehingga diperlukan pembentuka Desa Layak Anak. Dengan menciptakan Desa
Useful /
STIKESEUBSTIKESEUB Analisis bivariat pada 47 ibu hamil trimester II‑III di Puskesmas Jetis menunjukkan tidak ada hubungan statistik signifikan antara kepatuhan mengonsumsiAnalisis bivariat pada 47 ibu hamil trimester II‑III di Puskesmas Jetis menunjukkan tidak ada hubungan statistik signifikan antara kepatuhan mengonsumsi
STIKESEUBSTIKESEUB Latar belakang: Anemia pada Ibu hamil sangat terkait dengan mortalitas dan morbiditas pada ibu dan bayi. Data anemia berdasarkan Survei Kesehatan IndonesiaLatar belakang: Anemia pada Ibu hamil sangat terkait dengan mortalitas dan morbiditas pada ibu dan bayi. Data anemia berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia
MATAPPAMATAPPA Standar kompetensi siswa di Indonesia mengacu pada Standar Kompetens Kemandirian Peserta Didik (SKKPD) yang terbagi dalam 11 aspek perkembangan. ProsedurStandar kompetensi siswa di Indonesia mengacu pada Standar Kompetens Kemandirian Peserta Didik (SKKPD) yang terbagi dalam 11 aspek perkembangan. Prosedur
MATAPPAMATAPPA Persamaan lain adalah pada coping yang berfokus pada emosi, seperti identifikasi dan sublimasi dengan positive reappraisal, accepting responsibility, danPersamaan lain adalah pada coping yang berfokus pada emosi, seperti identifikasi dan sublimasi dengan positive reappraisal, accepting responsibility, dan