POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA

gema kesehatangema kesehatan

Faktor untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak ditinjau dari kualitas tidur. Gangguan tidur banyak terjadi pada bayi usia 6-12 bulan yang menyebabkan kualitas tidur bermasalah. Salah satu terapi non-farmakologi dalam menangani masalah tidur bayi yaitu pijat bayi. Selain itu, sebagai upaya pendukung untuk menghidupkan suasana pijat yang tenang adalah dengan musik. White noise dapat membantu meningkatkan kualitas tidur bayi, sehingga dapat dikombinasikan dalam pijat bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh white noise dalam pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimental dengan pre-post test control group design. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Sebanyak 60 bayi usia 6-12 bulan dibagi menjadi 2 kelompok, yakni 30 bayi kelompok intervensi diberikan white noise dalam pijat bayi dan 30 bayi kelompok kontrol hanya diberi pijat bayi. Sebelum dan sesudah intervensi data kualitas tidur bayi diukur dengan kuesioner BISQ (Brief Infant Sleep Questionnaire) dan dianalisis dengan uji Independent Sample T Test. Hasil analisis didapatkan p = 0.042 yang artinya white noise dalam pijat bayi berpengaruh terhadap kualitas tidur bayi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu white noise dapat digunakan tambahan untuk meningkatkan kualitas tidur bayi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pijat bayi berpengaruh positif terhadap peningkatan kualitas tidur bayi usia 6–12 bulan.Meskipun pijat bayi saja dapat meningkatkan kualitas tidur, penambahan intervensi white noise menghasilkan perbedaan yang signifikan secara statistik.Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi pijat bayi dengan white noise dapat menjadi intervensi nonfarmakologis yang efektif, sederhana, dan aman untuk mendukung kualitas tidur bayi, serta berpotensi diintegrasikan dalam praktik asuhan kebidanan maupun edukasi orang tua di rumah.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji perbandingan efek antara white noise dengan jenis suara lain seperti lullaby atau musik klasik ketika dipadukan dengan pijat bayi untuk melihat mana yang paling optimal meningkatkan kualitas tidur bayi. Selain itu, studi longitudinal dengan periode enam bulan atau lebih dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang kombinasi pijat dan rangsangan auditori terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan pola tidur anak. Selanjutnya, uji coba terkontrol secara multi‑pusat dengan sampel yang lebih besar dan melibatkan populasi dari berbagai wilayah dapat memperkuat generalisasi temuan, sambil menggunakan alat pengukuran objektif seperti actigraphy atau polysomnography untuk mengurangi bias laporan orang tua. Penelitian tersebut juga dapat meneliti variasi durasi dan frekuensi intervensi untuk menentukan protokol paling efektif dan praktis dalam konteks rumah serta fasilitas kesehatan. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh bukti yang lebih kuat mengenai keamanan, keefektifan, dan penerapan luas intervensi nonfarmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur bayi.

  1. gema kesehatan. studi kuasi pengaruh white noise pijat bayi kualitas tidur gema kesehatan effect infant... doi.org/10.47539/gk.v18i1.517gema kesehatan studi kuasi pengaruh white noise pijat bayi kualitas tidur gema kesehatan effect infant doi 10 47539 gk v18i1 517
  2. สล็อตเว็บตรง ปั่นสล็อตแตกหนัก 1 บาท เว็บสล็อตใหม่ล่าสุด... biocoreopen.orguNiANoiN uOouNiAiAoA 1 o ANouNiEOuOi biocoreopen
  3. The Baby Sleep Quality Using of White Noise in Hypno Sleeping Process | Journal of Maternal and Child... doi.org/10.36086/maternalandchild.v1i1.972The Baby Sleep Quality Using of White Noise in Hypno Sleeping Process Journal of Maternal and Child doi 10 36086 maternalandchild v1i1 972
Read online
File size196.02 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test