MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN

Cakrawala Medika: Journal of Health SciencesCakrawala Medika: Journal of Health Sciences

Standar Pelayanan Minimal di bidang kesehatan sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan memberikan gambaran kemajuan dan tolak ukur keberhasilan pelayanan. Mutu pelayanan yang melebihi harapan pelanggan akan berdampak pada loyalitas pasien. Pada studi awal, kunjungan pasien Poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit X tahun 2021 dan 2022 bulan Januari sampai Mei menunjukkan penurunan. Penelitian mengenai mutu pelayanan dilakukan menggunakan Metode ServQual. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan persepsi mengenai mutu pelayanan dengan loyalitas pasien. Penelitian kuantitatif ini dilakukan dengan studi cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 1 sampai 31 Juli 2022. Populasi berjumlah 208 responden dengan 135 sampel, menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Dilakukan Analisis univariat dan Bivariat uji Chi-Square. Analisis uji Chi-Square menunjukkan p-value < 0,005 , Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat hubungan antara bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati dengan loyalitas pasien. Terdapat hubungan bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati dengan loyalitas pasien. Rumah sakit perlu meningkatkan kemampuan pada kelima dimensi untuk menciptakan loyalitas pasien.

Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara lima dimensi mutu Servqual (bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati) dengan loyalitas pasien, sehingga dimensi‑dimensi tersebut dapat dijadikan dasar bagi manajemen rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan.Peningkatan mutu pada masing‑masing dimensi, seperti kebersihan dan fasilitas (bukti fisik), kehandalan petugas, respons cepat, penjelasan yang jelas, serta sikap empatik, diharapkan dapat meningkatkan loyalitas pasien.Oleh karena itu, fokus pada peningkatan loyalitas pasien melalui perbaikan mutu pelayanan menjadi prioritas strategis bagi rumah sakit.

Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh penerapan sistem janji temu digital terhadap persepsi kualitas layanan dan loyalitas pasien, sehingga dapat diketahui apakah teknologi informasi dapat meningkatkan dimensi ketanggapan dan kepuasan. Selain itu, studi komparatif antara rumah sakit publik dan swasta dalam konteks dimensi Servqual dapat memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas di berbagai tipe institusi kesehatan. Selanjutnya, penelitian longitudinal yang melibatkan intervensi terfokus pada masing‑masing dimensi mutu (bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati) dapat mengukur perubahan loyalitas pasien selama periode waktu tertentu, memberikan gambaran dinamika efek perbaikan layanan secara berkelanjutan.

Read online
File size500.32 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test