UnlaUnla

JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi)JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi)

Penulisan penelitian ini dibuat melalui penelitian yang dilakukan di PT Korina Networks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh System Development Life Cycle (SDLC) terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Kredit dan Persediaan Barang pada PT Korina Networks. System Development Life Cycle (SDLC) adalah suatu metode yang digunakan untuk membangun, memelihara dan mengganti suatu Sistem Informasi Akuntansi (SIA) yang terkait siklus penjualan kredit dan persediaan barang untuk kegiatan operasional pada PT Korina Networks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa System Development Life Cycle (SDLC) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas sistem informasi akuntansi penjualan kredit (Y1) dan persediaan barang (Y2). SDLC (X) mempengaruhi kualitas sistem informasi penjualan kredit sebanyak 40%. Sedangkan, SDLC (X) mempengaruhi kualitas sistem informasi akuntansi persediaan sebanyak 17,4%.

Analisis menunjukkan bahwa penerapan System Development Life Cycle (SDLC) berkontribusi sebesar 40 % terhadap peningkatan kualitas sistem informasi akuntansi penjualan kredit, sementara kontribusinya terhadap kualitas sistem informasi akuntansi persediaan barang hanya sebesar 17,4 %.Faktor‑faktor lain yang tidak termasuk dalam model SDLC menyumbang masing‑masing 60 % dan 82,6 % terhadap variabel Y1 dan Y2.Oleh karena itu, meskipun SDLC memiliki pengaruh positif, peningkatan kualitas sistem informasi akuntansi memerlukan perhatian tambahan pada variabel‑variabel eksternal lainnya.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penerapan System Development Life Cycle (SDLC) pada kualitas sistem informasi akuntansi dengan membandingkan hasil setelah periode enam bulan dengan periode dua hingga tiga tahun, serta mengkaji persepsi pengguna terhadap kepuasan dan efisiensi sistem. Selanjutnya, sebuah studi komparatif antara metodologi SDLC dan pendekatan pengembangan perangkat lunak yang lebih agile (misalnya Scrum) dapat dilakukan pada perusahaan manufaktur serupa untuk menilai perbedaan dalam kecepatan implementasi, adaptabilitas terhadap perubahan kebutuhan bisnis, dan pengaruhnya terhadap kualitas data akuntansi. Terakhir, penelitian dapat meneliti integrasi analitik data real‑time ke dalam sistem informasi akuntansi yang dikembangkan dengan SDLC, untuk menilai sejauh mana kemampuan pengambilan keputusan manajerial dapat ditingkatkan melalui visualisasi dashboard dan laporan otomatis yang memanfaatkan data transaksi penjualan kredit dan persediaan secara langsung.

Read online
File size110.79 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test