STPNSTPN

BHUMI: Jurnal Agraria dan PertanahanBHUMI: Jurnal Agraria dan Pertanahan

Pengecekan plotting berfungsi sebagai solusi strategis untuk mengatasi masalah pertanahan di mana bidang tanah terdaftar namun belum terpetakan akibat transisi dari sistem data analog ke digital. Hal ini memerlukan sinkronisasi data spasial dan tekstual melalui implementasi aplikasi KKP-Web dan AutoCAD GeoKKP. Proses ini sejalan dengan tujuan Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional untuk meningkatkan layanan elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan semua bidang tanah di Kelurahan Sitirejo II sebagai alat pendukung keputusan untuk menyelesaikan tantangan pengelolaan tanah. Tujuan utamanya adalah untuk membangun integrasi yang harmonis antara fungsi administrasi, kerangka kebijakan, dan infrastruktur informasi pertanahan, sehingga berkontribusi pada terwujudnya pembangunan berkelanjutan. Studi ini menggunakan pendekatan metode campuran, menggabungkan teknik kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dan analisis spasial, di samping metode kualitatif melalui wawancara. Analisis melibatkan penumpukan semua bidang tanah terdaftar ke sistem koordinat nasional dan memvalidasi bidang tanah, surat ukur (SU), dan buku tanah (BT) menggunakan aplikasi KKP-Web. Temuan penelitian ini menghasilkan peta tanah komprehensif Sitirejo II, meliputi total 1.317 bidang, dikategorikan menjadi dua kelompok berbeda: (i) 1.013 bidang dengan set data lengkap, termasuk detail bidang, SU, dan BT, dan (ii) 304 bidang dengan data tidak lengkap atau hilang pada bidang, SU, dan BT. Sebagai kesimpulan, inisiatif pengecekan plotting untuk Kantor Pertanahan Medan secara signifikan meningkatkan kualitas data pertanahan spasial dan tekstual, memfasilitasi pengambilan keputusan dan pengembangan kebijakan yang terinformasi, serta mendukung pengelolaan administrasi pertanahan yang tertib.

Penelitian ini berhasil meningkatkan kualitas data pertanahan di Kelurahan Sitirejo II, Medan, dari 67,05% menjadi 98,07% melalui pengecekan plotting menggunakan aplikasi KKP-Web dan AutoCAD GeoKKP.Proses ini sangat penting untuk memastikan akurasi data spasial dan tekstual, mendukung deklarasi desa lengkap, dan memfasilitasi implementasi sertifikat elektronik.Meskipun menghadapi kendala data awal dan sumber daya manusia, solusi seperti penggunaan blok internal telah diterapkan, menunjukkan kontribusi signifikan terhadap reformasi agraria dan pembangunan berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan diri pada beberapa aspek krusial untuk menyempurnakan program pengecekan plotting di Indonesia. Pertama, perlu adanya studi mendalam yang mengkaji secara spesifik bidang-bidang tanah yang masih masuk kategori KW4 hingga KW6, yang belum berhasil diselesaikan dalam program saat ini. Hal ini dapat mencakup analisis karakteristik unik dari bidang-bidang tersebut, seperti masalah subjek atau objek yang tidak ditemukan, serta mengembangkan strategi penanganan yang lebih adaptif dan inovatif, misalnya melalui pendekatan survei komunitas atau penggunaan teknologi geospasial yang lebih murah dan mudah diakses oleh masyarakat awam. Kedua, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari peningkatan kualitas data pertanahan yang dihasilkan dari pengecekan plotting terhadap kepastian hukum dan reformasi agraria. Penelitian ini bisa mengukur sejauh mana data yang akurat dapat mengurangi sengketa tanah, mempercepat proses pensertifikatan hak, dan mendukung kebijakan pemerintah dalam pemerataan penguasaan dan pemanfaatan tanah secara adil. Terakhir, dengan mempertimbangkan kendala sumber daya manusia dan kebutuhan akan interoperabilitas sistem, studi lanjutan dapat mengeksplorasi potensi implementasi teknologi cerdas, seperti kecerdasan buatan atau otomatisasi proses robotik (RPA), dalam mengoptimalkan validasi data spasial dan tekstual. Ini bertujuan untuk mempercepat sinkronisasi antara KKP-Web dan AutoCAD GeoKKP, mengurangi beban kerja manual, dan memastikan transisi yang lebih mulus menuju sistem sertifikat tanah elektronik yang efisien dan transparan di seluruh Indonesia, sehingga tujuan desa lengkap dapat tercapai dengan lebih efektif.

  1. Kolaborasi Menyelesaikan Ketidaktuntasan Program Strategis Nasional (PTSL-K4) di Masyarakat Melalui Praktik... jurnalwidyabhumi.stpn.ac.id/index.php/JWB/article/view/24Kolaborasi Menyelesaikan Ketidaktuntasan Program Strategis Nasional PTSL K4 di Masyarakat Melalui Praktik jurnalwidyabhumi stpn ac index php JWB article view 24
  2. | Journal of Government and Civil Society. journal government civil society skip main navigation menu... Doi.Org/10.31000/Jgcs.V2i1.712Journal of Government and Civil Society journal government civil society skip main navigation menu Doi Org 10 31000 Jgcs V2i1 712
  3. The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities (KKP) towards Complete Village... jurnalbhumi.stpn.ac.id/index.php/JB/article/view/699The Plotting Check of Land Parcels on Computerization of Land Activities KKP towards Complete Village jurnalbhumi stpn ac index php JB article view 699
  4. Transformasi UU Agraria Tahun 1870 Ke UUPA 1960 Pada Masa Dekolonisasi Kepemilikan Tanah Pasca Kemerdekaan... ejournal.uinsaid.ac.id/index.php/al-isnad/article/view/4854Transformasi UU Agraria Tahun 1870 Ke UUPA 1960 Pada Masa Dekolonisasi Kepemilikan Tanah Pasca Kemerdekaan ejournal uinsaid ac index php al isnad article view 4854
  5. Multidimensional Land-use Information for Local Planning and Land Resources Assessment in Indonesia:... Doi.Org/10.22146/Ijg.32781Multidimensional Land use Information for Local Planning and Land Resources Assessment in Indonesia Doi Org 10 22146 Ijg 32781
Read online
File size1.03 MB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test