UIN SUSKAUIN SUSKA

Jurnal AgroteknologiJurnal Agroteknologi

Kapas jarak (Ricinus communis L.) merupakan komoditas penghasil minyak penting untuk kebutuhan industri dan ekonomi. Infeksi jamur patogen menyebabkan penurunan produksi, sehingga kontrol hayati menggunakan Trichoderma spp. dipertimbangkan karena sifat antagonistiknya yang tinggi. Penelitian ini bertujuan memperoleh isolat Trichoderma spp. dari tanah gambut, melakukan karakterisasi morfologi, dan menguji aktivitas antifungi terhadap patogen Aspergillus sp. baik secara in vitro (dual culture) maupun in vivo (detached spike assay). Enam isolat berhasil diisolasi; Trichoderma sp. GBA3 dan GBA4 menunjukkan persentase hambatan in vitro tertinggi (84,55% dan 83,71%), sedangkan Trichoderma sp. GBA5 menunjukkan penghambatan infeksi in vivo sebesar 51,66%. Hasil ini menunjukkan potensi Trichoderma spp., khususnya isolat GBA5, sebagai agen biokontrol untuk penyakit jamur pada tanaman jarak kepyar.

Berdasarkan hasil penelitian didapatkan enam isolat Trichoderma spp.hasil isolasi tanah gambut di Desa Tanjung Peranap, Riau.Uji antagonis secara in vitro dengan menggunakan metode dual culture didapatkan tiga dari enam isolat yaitu Trichoderma sp.GBA5 memiliki nilai hambat tertinggi masing-masing sebesar 84,55%, 83,71%, dan 75,04%.Evaluasi secara in vivo hanya isolat Trichoderma sp.GBA5 yang mampu menghambat infeksi dari jamur patogen dengan nilai persen infeksi sebesar 51,66% sedangkan isolat Trichoderma sp.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) identifikasi molekuler spesies Trichoderma spp. yang terisolasi dari tanah gambut menggunakan teknik PCR‑ITS untuk menentukan keragaman taksonomi dan hubungannya dengan tingkat antagonisme; (2) uji efektivitas kombinasi aplikasi Trichoderma sp. GBA5 dengan agen biokontrol lain, seperti bakteri Pseudomonas fluorescens, pada skala lapangan untuk menilai sinergi pengendalian patogen Aspergillus sp. pada tanaman jarak kepyar; dan (3) analisis mekanisme metabolit sekunder yang dihasilkan oleh Trichoderma sp. GBA5 melalui metabolomik untuk mengidentifikasi senyawa antijamur yang berperan dalam penghambatan infeksi, serta evaluasi stabilitasnya pada kondisi lingkungan yang berbeda. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang spesies Trichoderma yang paling efektif, meningkatkan strategi pengendalian hayati yang berkelanjutan, dan memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan produk biofungisida yang adaptif terhadap kondisi tanah gambut.

Read online
File size531.19 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test