UPN VeteranUPN Veteran

International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE)International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE)

Daun cherry (Muntingia calabura L.) telah diakui sebagai sumber kaya berbagai komponen, termasuk alkaloid, flavonoid, tannin, saponin, triterpen, dan polifenol. Alkaloid memiliki peran beragam dalam ilmu kedokteran. Alkaloid yang diisolasi dari tumbuhan telah digunakan secara luas dalam pengobatan tradisional. Untuk memperoleh alkaloid dari daun, diperlukan proses ekstraksi menggunakan pelarut organik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi koefisien transfer massa untuk ekstraksi alkaloid dari daun cherry menggunakan etanol sebagai pelarut. Daun cherry yang dikeringkan dihubungkan dengan etanol 96% pada suhu dan waktu kontak yang berbeda. Suhu ekstraksi berkisar antara 60, 65, 70, 75, dan 80 derajat Celsius, sedangkan waktu kontak bervariasi antara 30, 60, 90, 120, dan 150 menit. Proses ekstraksi dilakukan dengan kecepatan pengadukan 440 rpm. Dengan peningkatan waktu kontak dan suhu ekstraksi, konsentrasi alkaloid juga meningkat. Kondisi ekstraksi optimal dicapai pada suhu 75 derajat Celsius dengan waktu ekstraksi 150 menit, menghasilkan kandungan alkaloid sebesar 0,6486 gr/ml. Koefisien transfer massa pada kondisi proses ekstraksi ini adalah 1,7923 jam-1. Data ini sangat penting untuk desain dan skala-naik ekstraktor untuk mencapai hasil optimal.

Alkaloid pada daun cherry diekstraksi menggunakan etanol sebagai pelarut dalam berbagai kondisi.Kondisi optimal ekstraksi suhu dan waktu kontak adalah 75 derajat Celsius dan 150 menit, masing-masing.Koefisien transfer massa ekstraksi alkaloid adalah 1,7923 jam-1.Pada suhu di atas 75 derajat Celsius, proses transfer massa akan menurun karena efektivitas pelarut terbatas oleh titik didih.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai metode ekstraksi alkaloid dari daun cherry, termasuk makerasion dan ekstraksi dengan pelarut lainnya. Selain itu, penelitian dapat fokus pada identifikasi dan karakterisasi lebih lanjut dari alkaloid yang diekstraksi, serta potensi aplikasinya dalam pengobatan tradisional atau industri farmasi. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi potensi daun cherry sebagai sumber alkaloid alternatif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti ketersediaan sumber daya dan dampak lingkungan.

  1. A New Empirical Model for Calculation the Effective Diffusion Coefficient for Solid–Liquid Extraction... doi.org/10.1021/ie402473rA New Empirical Model for Calculation the Effective Diffusion Coefficient for SolidAeLiquid Extraction doi 10 1021 ie402473r
Read online
File size521.41 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test