PUBLINEPUBLINE

Journal of Science and Mathematics EducationJournal of Science and Mathematics Education

Literasi statistik menjadi kompetensi penting di pendidikan menengah karena perannya yang krusial dalam pengambilan keputusan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh pembelajaran kolaboratif terhadap literasi statistik siswa di Sekolah Menengah Pengiran Anak Puteri Hajah Masna, Brunei Darussalam. Metode kuasi‑eksperimental dengan pre‑test dan post‑test diterapkan pada dua kelompok, yaitu kelompok eksperimental yang menerapkan strategi pembelajaran kolaboratif dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Sampel terdiri dari 60 siswa tingkat atas yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui tes literasi statistik yang tervalidasi dan dianalisis menggunakan uji t berpasangan dan independen untuk menilai perbedaan signifikan antar kelompok. Hasil menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran kolaboratif memperoleh peningkatan signifikan dalam literasi statistik dibandingkan dengan rekan-rekan mereka di kelompok kontrol. Secara khusus, pembelajaran kolaboratif meningkatkan kemampuan siswa untuk memahami konsep statistik, menganalisis data, menafsirkan grafik, dan memecahkan masalah statistik secara efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif menyediakan lingkungan yang kondusif untuk menumbuhkan pemikiran analitis dan penerapan praktis pengetahuan statistik. Penelitian ini merekomendasikan penerapan sistematis strategi pembelajaran kolaboratif dalam kurikulum matematika guna mempromosikan literasi statistik di tingkat menengah. Selain itu, penelitian ini menyoroti potensi studi lebih lanjut yang mengeksplorasi dampak pendekatan kolaboratif pada kecakapan numerik dan keterampilan berpikir kritis dalam konteks pendidikan yang lebih luas. Secara keseluruhan, pembelajaran kolaboratif muncul sebagai pendekatan pedagogis yang layak untuk mengembangkan siswa yang kompeten dan literat data, mampu menavigasi dunia yang semakin didorong oleh informasi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif secara signifikan meningkatkan literasi statistik siswa di sekolah menengah, dengan siswa kelompok eksperimen memperoleh peningkatan rata‑rata yang jauh lebih besar dibandingkan kelompok kontrol.Peningkatan paling menonjol terlihat pada interpretasi data, pemecahan masalah kontekstual, memahami grafik, dan penalaran probabilitas, menegaskan bahwa kerja kelompok memperkuat pemahaman konseptual dan aplikasi praktis statistik.Temuan ini menegaskan relevansi strategi kolaboratif dalam kurikulum matematika untuk mempersiapkan siswa menghadapi lingkungan data‑berat melalui keterampilan berpikir kritis dan analitis yang lebih baik.

Berhubung hasil penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran kolaboratif meningkatkan literasi statistik, penelitian lanjutan dapat menyelidiki seberapa efektif integrasi teknologi digital—seperti platform pembelajaran online—dalam memperkuat interaksi siswa dan memperluas cakupan materi statistik yang dapat diakses. Selain itu, studi longitudinal dapat memantau dampak jangka panjang dari pendekatan kolaboratif terhadap kemampuan siswa dalam menerapkan statistik di bidang studi lain, sehingga dapat menilai transferabilitas keterampilan tersebut. Akhirnya, penelitian selanjutnya dapat menilai peran moderat dari faktor demografis (misalnya, tingkat kesulitan kurikulum atau latar belakang ekonomi) dalam mempengaruhi efektivitas pembelajaran kolaboratif, dengan tujuan merancang intervensi yang lebih inklusif dan adil bagi semua kelompok siswa.

  1. Strengthening Data Literacy in K-12 Education: A Scoping Review. data literacy education scoping review... mdpi.com/2227-7102/15/1/25Strengthening Data Literacy in K 12 Education A Scoping Review data literacy education scoping review mdpi 2227 7102 15 1 25
Read online
File size783.98 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test