IDEREACHIDEREACH

Applied Pharmacology and Pharmaceutical TechnologyApplied Pharmacology and Pharmaceutical Technology

Penelitian ini mengoptimalkan ekstraksi ultrasound-assisted (UAE) quercetin dari Malus domestica (apel merah) menggunakan desain central composite, menargetkan konsentrasi etanol-dalam-air (41,7-98,3%) dan waktu sonikasi (8,8-51,2 menit). Quercetin diukur menggunakan UV-Vis pada 372 nm, dengan metode response surface menghasilkan model kuadratik yang signifikan (p<0,05). Konsentrasi etanol yang lebih tinggi dikombinasikan dengan durasi sonikasi yang lebih singkat memaksimalkan hasil ekstraksi quercetin, seperti yang dikonfirmasi oleh ANOVA dengan faktor yang paling berpengaruh adalah konsentrasi etanol (F = 38,14).

Desain central composite berhasil mengoptimalkan ekstraksi ultrasound-assisted quercetin dari Malus domestica, menunjukkan bahwa konsentrasi etanol-dalam-air yang lebih tinggi dikombinasikan dengan waktu sonikasi yang lebih singkat secara signifikan meningkatkan konsentrasi quercetin.Pendekatan UAE hijau ini menawarkan metode yang efisien dan dapat direproduksi untuk mengisolasi quercetin.Studi lanjutan dapat memvalidasi kondisi ini pada skala pilot dan mengeksplorasi faktor tambahan seperti suhu, siklus, amplitudo, dan rasio sampel-ke-pelarut.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan untuk mengoptimalkan ekstraksi quercetin pada skala pilot, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti suhu, siklus, amplitudo, dan rasio sampel-ke-pelarut. Selain itu, studi komparatif antara metode ekstraksi ultrasound-assisted dengan metode ekstraksi hijau lainnya dapat dilakukan untuk mengevaluasi keunggulan dan kelemahan masing-masing metode. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi aplikasi quercetin dalam pengobatan jerawat, dengan mempertimbangkan mekanisme multi-target dan aktivitas biologisnya.

Read online
File size869.59 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test