UGMUGM
Berkala Ilmiah BiologiBerkala Ilmiah BiologiPepaya merupakan salah satu tanaman obat tradisional. Untuk pengolahannya dapat dilakukan dengan memanfaatkan bagian-bagian seperti daun, bunga, buah dan akar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber perolehan pepaya, bagian pepaya yang digunakan dalam pembuatan obat tradisional, cara pengolahan, cara konsumsi, kuantitas mengonsumsi pepaya, perananannya dalam menyembuhkan penyakit, masa waktu yang dibutuhkan untuk pulih dari penyakit dan sumber pengetahuan masyarakat tentang obat tradisional pepaya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan metode yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat dapat memperoleh pepaya dari halaman rumah dan memanfaatkan daun, akar, buah dan bunga untuk pengolahan obat tradisional melalui cara dekoksi dengan prosentase sebesar 42% diikuti dengan cara dicampur dengan makanan sebesar 38%. Obat tradisional tersebut dapat dikonsumsi dengan cara dimakan sebanyak 52% dan diminum sebanyak 34% untuk mengobati penyakit infeksi dan parasit malaria sebesar 42%. Obat tradisional tersebut dapat dikonsumsi minimal sekali/hari dengan proporsi paling tinggi 62%. Lama waktu yang dibutuhkan untuk dapat pulih dari penyakit adalah minimal sehari dengan prosentase maksimum 70%. Pengetahuan tersebut diperoleh dari nenek moyang masyarakat dengan prosentase paling tinggi 90%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pepaya dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku untuk pembuatan obat tradisional yang dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit.
Masyarakat di Díli, Timor-Leste dapat memperoleh pepaya dari halaman rumah dengan prosentase paling tinggi 96%.Daun pepaya adalah bagian yang paling banyak dimanfaatkan dengan prosentase paling tinggi sebesar 84%.Cara yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk pengolahan obat tradisional pepaya adalah dekoksi dengan prosentase 42% diikuti dengan cara mencampur dengan makanan sebesar 38%.Obat tradisional pepaya dapat dikonsumsi paling banyak dengan cara dimakan sebanyak 52% dan diminum 34%.Kuantitas untuk mengonsumsi pepaya dicatat minimal satu kali dalam sehari dengan prosentase 62% hingga maksimal tiga kali/hari sebanyak 22%.Jenis penyakit yang paling banyak disembuhkan dengan pepaya adalah infeksi dan parasit malaria sebesar 42%.Lama waktu yang dibutuhkan untuk dapat pulih dari penyakit adalah minimal dalam sehari dengan prosentase 70% dan maksimal sampai sembuh dengan prosentase paling rendah 4%.Pengetahuan terkait pengobatan penyakit dengan pepaya paling banyak didapatkan dari nenek moyang masyarakat dengan prosentase paling tinggi 90%.Pengetahuan tersebut adalah penting untuk dilestarikan bagi generasi di masa yang akan datang.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi senyawa aktif dalam ekstrak daun pepaya yang berperan dalam menyembuhkan penyakit infeksi dan parasit, khususnya malaria. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode fitokimia dan bioaktivitas in vitro untuk mengetahui mekanisme kerjanya secara lebih detail. Kedua, penelitian tentang efektivitas kombinasi ekstrak pepaya dengan obat-obatan konvensional untuk meningkatkan efikasi pengobatan penyakit tertentu, seperti penyakit sistem pencernaan, perlu dilakukan. Hal ini dapat membantu mengurangi dosis obat konvensional dan meminimalkan efek samping. Ketiga, penelitian mengenai pengaruh varietas pepaya yang berbeda terhadap kandungan senyawa aktif dan potensi obat tradisionalnya dapat dilakukan. Dengan demikian, dapat diidentifikasi varietas pepaya yang paling optimal untuk dijadikan bahan baku obat tradisional.
- DOI Name 10.29303 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.29303DOI Name 10 29303 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 29303
- Biology and Biotechnology of Papaya, an important fruit crop of tropics: A Review | Vegetos- An International... doi.org/10.5958/2229-4473.2018.00086.1Biology and Biotechnology of Papaya an important fruit crop of tropics A Review Vegetos An International doi 10 5958 2229 4473 2018 00086 1
- Assessment Of Antiarthritic Potential Of Carica Papaya L. Leaves Extract And Fractions: Histopathological... doi.org/10.47750/pnr.2022.13.S05.38Assessment Of Antiarthritic Potential Of Carica Papaya L Leaves Extract And Fractions Histopathological doi 10 47750 pnr 2022 13 S05 38
| File size | 277.38 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STIFARSTIFAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa handrub alkohol 70% lebih baik daripada handrub daun sirih rebus (Piper betle Linn) dengan perbedaan persentase penurunanHasil penelitian menunjukkan bahwa handrub alkohol 70% lebih baik daripada handrub daun sirih rebus (Piper betle Linn) dengan perbedaan persentase penurunan
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L. ) memiliki efektivitas sebagaiBerdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L. ) memiliki efektivitas sebagai
ILININSTITUTEILININSTITUTE Program ini berkontribusi dalam mengedukasi dan memotivasi masyarakat pelajar untuk mengelola limbah secara produktif, membuka peluang wirausaha di bidangProgram ini berkontribusi dalam mengedukasi dan memotivasi masyarakat pelajar untuk mengelola limbah secara produktif, membuka peluang wirausaha di bidang
SANGADJIMEDIAPUBLISHINGSANGADJIMEDIAPUBLISHING Kegiatan pengabdian telah meningkatkan pemahaman masyarakat Kelurahan Loto tentang manfaat Daun Kelor dan Bunga Telang Biru bagi kesehatan. MasyarakatKegiatan pengabdian telah meningkatkan pemahaman masyarakat Kelurahan Loto tentang manfaat Daun Kelor dan Bunga Telang Biru bagi kesehatan. Masyarakat
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Jamu, sebuah ramuan herbal tradisional Indonesia, menawarkan berbagai manfaat kesehatan dan telah digunakan selama bergenerasi sebagai sarana alami untukJamu, sebuah ramuan herbal tradisional Indonesia, menawarkan berbagai manfaat kesehatan dan telah digunakan selama bergenerasi sebagai sarana alami untuk
UNUKALTIMUNUKALTIM Hasil telur asin yang diberi perlakuan perendaman larutan daun sirih pada konsentrasi 30% memberikan jumlah cemaran bakteri yang paling kecil jika dibandingkanHasil telur asin yang diberi perlakuan perendaman larutan daun sirih pada konsentrasi 30% memberikan jumlah cemaran bakteri yang paling kecil jika dibandingkan
FISIPUNIGAFISIPUNIGA Kampung KB adalah sebuah model atau bentuk miniatur pelaksanaan total Program KKBPK secara utuh yang melibatkan seluruh bidang dilingkungan BKKBN dan bersinergiKampung KB adalah sebuah model atau bentuk miniatur pelaksanaan total Program KKBPK secara utuh yang melibatkan seluruh bidang dilingkungan BKKBN dan bersinergi
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Pencegahan akibat paparan sinar UV dapat diatasi dengan pemakaian bedak dingin labu kuning dan masker beras kencur. Tujuan kegiatan ini memberikan penyuluhanPencegahan akibat paparan sinar UV dapat diatasi dengan pemakaian bedak dingin labu kuning dan masker beras kencur. Tujuan kegiatan ini memberikan penyuluhan
Useful /
UPN VeteranUPN Veteran Hasil uji coba menunjukkan sistem dapat memudahkan proses belajar, mempercepat akses informasi, serta memungkinkan komunikasi yang lebih sistematis antaraHasil uji coba menunjukkan sistem dapat memudahkan proses belajar, mempercepat akses informasi, serta memungkinkan komunikasi yang lebih sistematis antara
STIFARSTIFAR Penyakit ini ditandai oleh kadar glukosa darah yang lebih tinggi dari normal. Inhibitor α-amylase memperlambat tahap akhir pencernaan karbohidrat danPenyakit ini ditandai oleh kadar glukosa darah yang lebih tinggi dari normal. Inhibitor α-amylase memperlambat tahap akhir pencernaan karbohidrat dan
UPN VeteranUPN Veteran Komposit magnetik chitosan-abu terbang-Fe3O4 (Chi-FA-Fe3O4) berhasil disintesis dan diterapkan sebagai bioadsorben efektif untuk menghilangkan pewarnaKomposit magnetik chitosan-abu terbang-Fe3O4 (Chi-FA-Fe3O4) berhasil disintesis dan diterapkan sebagai bioadsorben efektif untuk menghilangkan pewarna
UMMAUMMA Metode penelitian menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design dengan sampel purposive sebanyak 37 orang di kelas eksperimen dan 36 orang di kelasMetode penelitian menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design dengan sampel purposive sebanyak 37 orang di kelas eksperimen dan 36 orang di kelas