POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG
Just a moment...Just a moment...Implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional mengharuskan manajemen rumah sakit siap menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang terjadi secara signifikan. Tujuan penelitian menganalisis tren perubahan pelayanan dan kinerja keuangan Rumah Sakit XYZ sebelum dan sesudah penerapan program JKN. Desain penelitian adalah desain observasional dengan metode penelitian kuantitatif, menggunakan data sekunder yang didapat dari data rekam medis dan Laporan Keuangan. Setelah implementasi program JKN, dapat disimpulkan bahwa telah terjadi pergeseran tren penjamin biaya pengobatan pasien. Pasien rawat jalan jaminan BPJS Kesehatan meningkat sebesar 7809,10%, pasien cash menurun sebesar 81,19% dan pasien jaminan non-BPJS mengalami penurunan sebesar 3,79%. Pasien rawat inap jaminan BPJS Kesehatan meningkat sebesar 1273,54%, pasien cash menurun sebesar 58,96% dan pasien jaminan non-BPJS menurun sebesar 76,01%. Penerapan program JKN tidak mempengaruhi keseimbangan pendapatan dasar rawat jalan, namun berdampak signifikan terhadap pendapatan dasar rawat inap. Pergeseran komposisi penjamin pasien, dimana pasien jaminan BPJS Kesehatan meningkat tajam dikarenakan pasien tunai yang belum memiliki jaminan biaya kesehatan beralih menggunakan asuransi BPJS Kesehatan. Dalam situasi tersebut manajemen RS XYZ harus mencari strategi yang tepat dan bekerja secara efektif dan efisien, sehingga jika sumber pendapatan BPJS Kesehatan diasumsikan hilang maka keuangan rumah sakit dan indikator kinerja keuangannya tetap berada pada tingkat ideal.
Implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah menyebabkan pergeseran signifikan dalam komposisi penjamin biaya perawatan pasien di RS XYZ, dengan peningkatan tajam pada pasien yang menggunakan BPJS Kesehatan.Perubahan ini berdampak pada kinerja keuangan rumah sakit, khususnya pendapatan rawat inap, meskipun tidak secara signifikan mempengaruhi pendapatan rawat jalan.Manajemen RS XYZ perlu mengembangkan strategi adaptif untuk menjaga stabilitas keuangan dan kinerja rumah sakit, terutama dalam mengantisipasi potensi penurunan pendapatan dari BPJS Kesehatan.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas strategi yang diterapkan oleh RS XYZ dalam menghadapi perubahan komposisi penjamin pasien dan potensi penurunan pendapatan dari BPJS Kesehatan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak implementasi INA-CBGs terhadap struktur biaya dan profitabilitas rumah sakit, serta mencari solusi untuk mengoptimalkan pendapatan di bawah sistem pembayaran ini. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi pengembangan layanan kesehatan yang tidak tercakup oleh BPJS Kesehatan, seperti layanan preventif atau estetika, untuk diversifikasi sumber pendapatan rumah sakit dan meningkatkan daya saing di pasar. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif bagi pengelola rumah sakit dalam mengoptimalkan kinerja keuangan dan pelayanan di era JKN.
- Analisis Pengaruh Implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional Terhadap Kinerja RS XYZ Kota Depok... ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/RMIK/article/view/11070Analisis Pengaruh Implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional Terhadap Kinerja RS XYZ Kota Depok ejournal poltekkes smg ac ojs index php RMIK article view 11070
- "Kinerja Rumah Sakit Swasta dengan Pembayaran INA CBGs di Era Jaminan K" by Atik Nurwahyuni... doi.org/10.7454/eki.v4i2.3822Kinerja Rumah Sakit Swasta dengan Pembayaran INA CBGs di Era Jaminan K by Atik Nurwahyuni doi 10 7454 eki v4i2 3822
| File size | 780.92 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Klinik mata di Madiun menyediakan berbagai layanan kesehatan mata seperti LASIK, operasi glaukoma, dan katarak. Untuk meningkatkan efisiensi pelayanan,Klinik mata di Madiun menyediakan berbagai layanan kesehatan mata seperti LASIK, operasi glaukoma, dan katarak. Untuk meningkatkan efisiensi pelayanan,
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem tracer elektronik. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain fenomenologi dan menggunakan metodePenelitian ini bertujuan untuk merancang sistem tracer elektronik. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain fenomenologi dan menggunakan metode
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Hasil penelitian prosedur pengodean diagnosis yang dilakukan oleh coder belum sesuai ketentuan ICD-10 volume 2 dikarenakan oleh sibuknya petugas dalamHasil penelitian prosedur pengodean diagnosis yang dilakukan oleh coder belum sesuai ketentuan ICD-10 volume 2 dikarenakan oleh sibuknya petugas dalam
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penelitian retrospektif deskriptif menggunakan 53 rekam medis yang dikembalikan pada Oktober 2022 dan diukur melalui checklist dan observasi. Hasil menunjukkanPenelitian retrospektif deskriptif menggunakan 53 rekam medis yang dikembalikan pada Oktober 2022 dan diukur melalui checklist dan observasi. Hasil menunjukkan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Interoperabilitas sistem merupakan kunci dalam transformasi sistem pelaporan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan. Penelitian ini bertujuanInteroperabilitas sistem merupakan kunci dalam transformasi sistem pelaporan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan. Penelitian ini bertujuan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Sehingga untuk mengatasinya perlu dilakukan beberapa hal yaitu dengan memberikan informasi, sosialisasi, dan edukasi mengenai jenis-jenis kegiatan ProlanisSehingga untuk mengatasinya perlu dilakukan beberapa hal yaitu dengan memberikan informasi, sosialisasi, dan edukasi mengenai jenis-jenis kegiatan Prolanis
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis di bagian pendaftaran bahwa RS YadikaMetode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis di bagian pendaftaran bahwa RS Yadika
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Rumah sakit harus memiliki sistem informasi untuk melaksanakan kegiatan bisnisnya. Hal ini tercantum dalam PERMENKES No. 82 tahun 2013 tentang rumah sakitRumah sakit harus memiliki sistem informasi untuk melaksanakan kegiatan bisnisnya. Hal ini tercantum dalam PERMENKES No. 82 tahun 2013 tentang rumah sakit
Useful /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam kepada empat petugas rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasiMetode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam kepada empat petugas rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi
UBUB Pada edisi ini, redaksi menyajikan lima artikel ilmiah yang mengangkat isu-isu krusial dalam kajian demokrasi, politik lokal, dan tata kelola pemerintahanPada edisi ini, redaksi menyajikan lima artikel ilmiah yang mengangkat isu-isu krusial dalam kajian demokrasi, politik lokal, dan tata kelola pemerintahan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Total biaya penggunaan RME di IGD rumah sakit UNAND adalah Rp 160. Penerapan RME memiliki dampak positif dalam jangka menengah dan panjang. PenelitianTotal biaya penggunaan RME di IGD rumah sakit UNAND adalah Rp 160. Penerapan RME memiliki dampak positif dalam jangka menengah dan panjang. Penelitian
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan data sekunder yang sebelumnya telah dihimpun oleh pihak lain dengan riset perpustakaan, internet, sertaTeknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan data sekunder yang sebelumnya telah dihimpun oleh pihak lain dengan riset perpustakaan, internet, serta