UNUHAUNUHA

Jurnal Indonesia MengabdiJurnal Indonesia Mengabdi

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan global dan ditularkan melalui nyamuk, Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pada 2023, Sumatera Selatan mencatat 2.462 kasus, dengan Kota Palembang sebagai wilayah tertinggi (677 kasus). Di Kecamatan Seberang Ulu II, Kelurahan 16 Ulu, RW 16, RT 72, ditemukan faktor risiko seperti 20% warga membuang sampah sembarangan, 7% membakar sampah, dan lingkungan dekat rawa-rawa. Penulis melakukan penyuluhan pencegahan DBD menggunakan media leaflet. Sebelum penyuluhan, tingkat pengetahuan masyarakat tergolong rendah (64%), cukup (24%), dan tinggi (11%). Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan: rendah (18%), cukup (27%), dan tinggi (56%). Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat. Disarankan agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan rumah untuk mencegah penyebaran DBD.

Pencegahan penyakit demam berdarah dengue penting untuk diketahui oleh masyarakat.Penyuluhan kesehatan merupakan salah satu alternatif untuk mencapai tujuan tersebut sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit demam berdarah dengue dan juga membantu program pemerintah dalam hal pemberantasan demam berdarah dengue atau memutus mata rantai penyakit demam berdarah dengue yang dimulai dari lingkungan rumah masyarakat.Penyuluhan kesehatan yang telah dilakukan terlaksana dengan baik dan sesuai dengan rencana dan didapatkan hasil terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan demam berdarah dengue sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan.Diharapkan kepada masyarakat agar tetap menjaga lingkungan rumah agar tidak menyebabkan terjadinya penyakit demam berdarah dengue.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, seperti tingkat pendidikan, pendapatan, dan akses terhadap informasi kesehatan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan media penyuluhan yang lebih inovatif dan menarik, seperti penggunaan teknologi digital atau pendekatan interaktif, untuk meningkatkan efektivitas penyuluhan. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penyuluhan kesehatan terhadap penurunan angka kejadian DBD di wilayah penelitian, serta mengidentifikasi strategi yang paling efektif untuk mempertahankan perilaku positif masyarakat dalam jangka waktu yang lebih lama.

  1. Upaya Peningkatan Pengetahuan Penyakit Demam Berdarah Dengue Masyarakat Desa Jelobo Kabupaten Klaten... doi.org/10.23917/warta.v26i1.1583Upaya Peningkatan Pengetahuan Penyakit Demam Berdarah Dengue Masyarakat Desa Jelobo Kabupaten Klaten doi 10 23917 warta v26i1 1583
Read online
File size429.22 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test