STPI PAJAKSTPI PAJAK

Journal of Tax and BusinessJournal of Tax and Business

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, sikap keuangan dan digital literacy terhadap perilaku keuangan pelaku UMKM di Kecamatan Secanggang. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 184 pelaku UMKM di Kecamatan Secanggang dan sampel berjumlah 127 responden. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, penyebaran kuesioner, dokumentasi dan studi kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan yaitu Uji t dan Uji F. Adapun hasil penelitian ini menunjukan hasil analisis regresi dengan persamaan Y = 10.551 0.268X1 0.136X2 0.230X3. Hasil uji t untuk pengaruh literasi keuangan (X1) terhadap perilaku keuangan (Y) adalah sebesar 8.581 dan nilai t-sig lebih kecil dari nilai alpha yaitu sebesar 0,000 < 0,05, untuk pengaruh sikap keuangan (X2) terhadap perilaku keuangan (Y) adalah sebesar 4.818 dan nilai t-sig lebih kecil dari nilai alpha yaitu sebesar 0,000 < 0,05, untuk pengaruh digital literacy (X3) terhadap perilaku keuangan (Y) adalah sebesar 5.623 dan nilai t-sig lebih kecil dari nilai alpha yaitu sebesar 0,000 < 0,05. Dan untuk uji F dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.

Berdasarkan hasil penelitian pengaruh dari literasi keuangan, sikap keuangan dan digital literacy terhadap perilaku keuangan pelaku UMKM di Kecamatan Secanggang.Disimpulkan bahwa perilaku keuangan secara signifikan dipengaruhi oleh variabel independen yakni literasi keuangan, sikap keuangan dan digital literacy, yang dibuktikan dengan hasil t hitung masing – masing (8.623) lebih besar dari t tabel yaitu (1.657), dan berdasarkan nilai signifikansi yaitu tidak lebih besar dari 0,05.Secara simultan, variabel dependen tersebut secara signifikan dipengaruhi oleh variabel independen, dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 136.031 yang menunjukan diatas nilai F tabel sebesar 2.68 dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05.Ini berarti pelaku UMKM dan pemerintah perlu memperhatikan faktor literasi keuangan, sikap keuangan dan digital literacy untuk meningkatkan perilaku keuangan sehingga pelaku UMKM dapat memiliki kinerja usaha yang lebih baik lagi kedepannya, sementara untuk peneliti selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain untuk memperoleh hasil yang lebih bervariatif dan untuk mengetahui factor lainnya yang dapat memengaruhi perilaku keuangan.

Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menambahkan variabel lain yang dapat memengaruhi perilaku keuangan pelaku UMKM, seperti pendapatan dan bantuan pemerintah. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan dengan fokus pada sektor-sektor tertentu dalam UMKM, seperti sektor makanan dan minuman, untuk melihat pengaruh literasi keuangan, sikap keuangan, dan digital literacy secara lebih spesifik. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan dengan fokus pada dampak literasi keuangan, sikap keuangan, dan digital literacy terhadap kinerja usaha UMKM, seperti peningkatan penjualan atau efisiensi biaya. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan sumbangsih yang lebih luas dalam upaya meningkatkan kinerja UMKM di Indonesia.

Read online
File size243.1 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test