UNSIKAUNSIKA

BAROMETERBAROMETER

Penelitian ini dilakukan pada Tappered Roller Bearing Turbine Propeller yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik getaran yang dimiliki oleh tappered roller bearing tersebut sebelum dan sesudah pelumasan (oli & grease). Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengukuran Bump Test pada tiga posisi pengukuran yaitu sumbu X, Y dan Z. Alat ukur yang digunakan adalah FFT Analyzer (Ono SOKKI) dan data dianalisis menggunakan perangkat lunak MATLAB. Hasil penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa frekuensi pribadi yang muncul lebih dari satu posisi pengukuran dengan rentang frekuensi yang digunakan 1 – 100 Hz. Hal ini menunjukkan adanya modus getar global. Frekuensi pribadi yang selalu muncul pada setiap posisi pengukuran baik sebelum dan sesudah pelumasan (oli & grease) adalah 4, 12, 20, 28, 36, 44, dan 52 Hz. Frekuensi yang hanya muncul satu kali pada posisi pengukuran menunjukkan modus getar lokal. Berdasarkan hasil pengukuran juga didapatkan bahwa jumlah frekuensi pribadi yang paling banyak muncul baik sebelum dan sesudah pelumasan (oli & grease) yaitu pada posisi pengukuran sumbu Y dan yang paling sedikit muncul yaitu posisi pengukuran sumbu X.

Berdasarkan hasil pengujian karakteristik getaran pada Tapered Roller Bearing sebelum dan sesudah pelumasan (oli & grease) dengan menggunakan FRF, didapatkan bahwa amplitudo tertinggi pada masing – masing posisi pengukuran adalah pengujian sesudah pelumasan (oli).Frekuensi pribadi yang selalu muncul pada setiap posisi pengukuran baik saat pengujian sebelum dan sesudah pelumasan (oli & grease) adalah 4, 12, 20, 28, 36, 44, dan 52 Hz.Frekuensi lokal muncul pada 56 Hz pada sumbu X hasil pengukuran sebelum pelumasan, 64 dan 88 Hz pada sumbu Y hasil pengukuran sesudah pelumasan (oli), dan 16 dan 24 Hz pada sumbu Y hasil pengukuran sesudah pelumasan (grease).

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memvariasikan jenis pelumas lain selain oli dan grease untuk mengidentifikasi pengaruhnya terhadap karakteristik getaran bearing secara lebih komprehensif. Selain itu, studi tentang pengaruh kecepatan putaran turbin terhadap pola getaran bearing juga perlu dilakukan untuk memahami perilaku bearing pada berbagai kondisi operasional. Sebagai pengembangan, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif berbasis data getaran untuk mendeteksi dini potensi kerusakan pada tapered roller bearing, sehingga memungkinkan tindakan perawatan preventif yang lebih efektif dan efisien. Penelitian ini dapat membantu meningkatkan keandalan dan umur pakai turbin propeller, serta mengurangi biaya perawatan yang terkait dengan penggantian bearing yang rusak. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi industri energi terbarukan dan meningkatkan efisiensi operasional turbin propeller.

  1. Experimental Modal Analysis of an Automotive Powertrain | Scientific.Net. experimental modal analysis... doi.org/10.4028/scientific.net/AMM.24-25.71Experimental Modal Analysis of an Automotive Powertrain Scientific Net experimental modal analysis doi 10 4028 scientific AMM 24 25 71
  2. STUDYING THE DYNAMIC CHARACTERISTICS TO LENGTHEN THE OPERATING LIFE FOR A DIESEL ENGINE USING FREQUENCY... doi.org/10.22441/sinergi.2018.3.004STUDYING THE DYNAMIC CHARACTERISTICS TO LENGTHEN THE OPERATING LIFE FOR A DIESEL ENGINE USING FREQUENCY doi 10 22441 sinergi 2018 3 004
  3. IMPLEMENTATION OF FREQUENCY RESPONSE FUNCTION ON TAPPER BEARING MAINTENANCE | Susanto | SINERGI. frequency... doi.org/10.22441/sinergi.2019.2.006IMPLEMENTATION OF FREQUENCY RESPONSE FUNCTION ON TAPPER BEARING MAINTENANCE Susanto SINERGI frequency doi 10 22441 sinergi 2019 2 006
Read online
File size991.55 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test