UNBINUNBIN

Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputasi)Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputasi)

Menentukan kamar hunian narapidana di Lembaga Pemasyarakatan sering menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi, karena memerlukan pertimbangan berbagai aspek seperti ketersediaan kamar hunian, program pembinaan, masalah keamanan yang harus disesuaikan dengan profil narapidana. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana menentukan kamar hunian yang sesuai dengan profil narapidana dan kriteria kamar hunian. Dalam penelitian ini menggunakan Metode Profile Matching untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Metode ini melakukan pencocokan profile narapidana dan kriteria kamar hunian. Hasil penelitian Setelah perhitungan korelasi spearman diperoleh nilai koefisien korelasi spearman 0,3473. Berdasarkan perhitungan korelasi spearman rank nilai tersebut masuk kedalam kategori makna Rendah yang mengindikasikan bahwa terjadi perubahan perankingan sebelum dan sesudah perhitungan profile matching. Dengan demikian, metode ini dapat membantu Lembaga Pemasyarakatan dalam mencapai keseimbangan antara kebutuhan pembinaan dan keamanan.

Berdasarkan hasil penerapan metode Profile Matching pada penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan, maka kesimpulan yang didapatkan adalah sebagai berikut.Metode Profile Matching dapat membantu pihak Lembaga Pemasyarakatan untuk menyelesaikan permasalahan terkait proses penentuan kamar hunian bagi narapidana di Lembaga Pemasyarakatan.Prototype aplikasi yang dikembangkan dengan menerapkan metode Profile Matching untuk menentukan kamar hunian bagi narapidana di Lembaga Pemasyarakatan sudah sesuai dan output yang didapat sudah sama dengan hasil yang didapatkan pada perhitungan manual.Uji kelayakan terhadap prototype aplikasi dilakukan kepada dua orang tenaga ahli dengan menggunakan black box testing dan memperoleh nilai 100% yang berarti fungsi, proses, input dan output telah sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan.Selain itu, pengujian dilakukan terhadap dua responden pengguna dari pihak Lembaga Pemasyarakatan dengan menggunakan kuesioner PSSUQ didapat hasil Overall sebesar 100% yang dapat dinyatakan Sangat Layak.Uji hasil penelitian ini menggunakan uji Spearman Rank, diperoleh nilai koefisien korelasi Spearman sebesar 0,313694915, yang menunjukkan korelasi “Rendah.Hasil penempatan narapidana ini diharapkan dapat membantu Lembaga Pemasyarakatan dalam meningkatkan efektivitas penempatan narapidana, sehingga mendukung kegiatan pembinaan dan menjaga keamanan yang lebih baik di Lembaga Pemasyarakatan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut terhadap sistem yang telah dikembangkan untuk memastikan keakuratan dan efektivitasnya dalam menentukan kamar hunian narapidana. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan algoritma atau metode baru yang lebih canggih untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi sistem. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara untuk mengintegrasikan sistem dengan sistem manajemen narapidana yang sudah ada, sehingga proses penempatan kamar hunian dapat terintegrasi dengan baik dan lebih efisien. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas sistem penempatan kamar hunian narapidana di Lembaga Pemasyarakatan.

Read online
File size1 MB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test