APPISIAPPISI

Tamasya : Jurnal Pariwisata IndonesiaTamasya : Jurnal Pariwisata Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap keputusan wisatawan dalam memilih destinasi wisata kuliner di Jl. Dipatiukur, Kota Bandung. Dalam era digital saat ini, media sosial telah menjadi sumber informasi utama bagi wisatawan yang mencari rekomendasi kuliner. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara mendalam dan analisis konten dari platform media sosial seperti TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten visual yang menarik, ulasan positif, serta interaksi aktif antara pengguna dan pemilik bisnis kuliner berperan penting dalam membentuk persepsi wisatawan. Media sosial tidak hanya meningkatkan visibilitas destinasi kuliner, tetapi juga membangun kepercayaan dan hubungan personal antara konsumen dan penyedia layanan. Temuan ini memberikan wawasan strategis bagi pemilik bisnis kuliner dalam merancang kampanye pemasaran yang efektif melalui media sosial, serta menyoroti pentingnya peran media sosial dalam meningkatkan daya tarik destinasi wisata kuliner di Bandung.

Kesimpulan ini mengungkapkan bahwa adanya teknologi digital membawa pengaruh besar kepada UMKM untuk para wisatawan memilih destinasi wisata kuliner.Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukan bahwa media sosial berperan besar dalam membentuk cara pandang wisatawan terhadap destinasi kuliner.Di kawasan Dipatiukur, Bandung, media sosial terbukti mampu meningkatkan daya tarik wisata kuliner, sekaligus peluang bagi pelaku usaha untuk menyusun strategi pemasaran digital yang lebih tepat sasaran.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai dampak penggunaan influencer dan food vlogger terhadap keputusan wisatawan dalam memilih destinasi kuliner, dengan fokus pada analisis efektivitas berbagai strategi pemasaran yang mereka gunakan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi keputusan wisatawan selain media sosial, seperti harga, kualitas makanan, dan lokasi, serta bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi dengan pengaruh media sosial. Ketiga, penelitian dapat mengkaji bagaimana pelaku usaha kuliner dapat memanfaatkan data yang diperoleh dari media sosial untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka, serta membangun loyalitas pelanggan secara berkelanjutan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran media sosial dalam industri pariwisata kuliner, serta memberikan panduan praktis bagi pelaku usaha dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif dan berkelanjutan.

Read online
File size779.14 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test