STIEMSTIEM
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah PalopoJurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah PalopoPeningkatan jumlah pabrik di Kediri berbanding lurus dengan peningkatan volume limbahnya. Sampah kini telah menjadi masalah lingkungan utama yang akan memicu masalah lingkungan lainnya. Masalah lingkungan terjadi karena sampah yang berlebihan dan dapat menyebabkan banyak polusi lingkungan dan kesehatan bagi masyarakat. Hal ini dapat menyebabkan hambatan untuk melaksanakan kegiatan ekonomi dan kegiatan lainnya. Dalam jangka panjang, pembangunan berkelanjutan di Kota Kediri tidak dapat dicapai karena hambatan lingkungan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan konsep baru untuk mengorganisir sampah dengan baik melalui program 3R (reduse, reuse, dan recycle) sebagai penerapan konsep ekonomi hijau untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan studi kasus. Hasil penelitian ini direkomendasikan kepada orang-orang Kediri, pemerintah, dan juga kepada penulis.
Ekonomi hijau adalah gagasan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial tanpa risiko kerusakan lingkungan.Cara untuk menerapkan teori ekonomi hijau di Kediri adalah dengan program 3R (reduce, reuse, dan recycle).Program 3R yang telah dilaksanakan oleh Kediri adalah program Bank Sampah.Program Bank Sampah tidak hanya berguna dalam aspek lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat dalam aspek ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.Penerapan teori ekonomi hijau lainnya adalah mulai mempromosikan peralatan yang dapat digunakan kembali seperti sedotan, sendok, garpu, sumpit, dll.Serta menerapkan kantong plastik berbayar untuk mengurangi konsumsi plastik masyarakat kota Kediri pada khususnya.Dengan berkurangnya volume limbah, masalah lingkungan akan berkurang secara bertahap.Selanjutnya, kegiatan ekonomi akan kembali ke stabilitas dan aspek kehidupan sosial dan lingkungan akan berkelanjutan.
Untuk mencapai pembangunan berkelanjutan di Kota Kediri, perlu ada upaya komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, pemerintah kota harus terus mendorong dan mendukung program Bank Sampah sebagai solusi efektif dalam pengelolaan sampah. Selain itu, perlu ada regulasi yang lebih ketat terkait pengelolaan sampah, termasuk larangan membakar sampah dan pembuangan sampah sembarangan. Kedua, masyarakat harus dilibatkan secara aktif dalam upaya ini. Program 3R (reduce, reuse, dan recycle) dapat diterapkan secara luas, dengan memberikan edukasi dan insentif kepada masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah dengan benar. Ketiga, sektor industri dan bisnis juga memiliki peran penting. Mereka dapat menerapkan praktik produksi yang ramah lingkungan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan mendukung program daur ulang. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor bisnis, Kota Kediri dapat mencapai pembangunan berkelanjutan yang lebih baik, mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, dan menciptakan kondisi yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi generasi sekarang dan mendatang.
| File size | 138.39 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JAYABAYAJAYABAYA Bahkan tak sedikit pula yang melakukannya di tempat umum tanpa rasa bersalah. Padahal efek dari lingkungan yang tercemar juga akan berdampak pada masyarakatBahkan tak sedikit pula yang melakukannya di tempat umum tanpa rasa bersalah. Padahal efek dari lingkungan yang tercemar juga akan berdampak pada masyarakat
JURNALWIDYALAKSMIJURNALWIDYALAKSMI Untuk pihak sekolah diharapkan untuk ikut serta dalam membekali peserta didiknya mengenai pengetahuan baik secara umum maupuk khusus mengenai sampah danUntuk pihak sekolah diharapkan untuk ikut serta dalam membekali peserta didiknya mengenai pengetahuan baik secara umum maupuk khusus mengenai sampah dan
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Pengelolaan sampah di Desa Maron Wetan masih terkendala rendahnya kesadaran, minim fasilitas, serta kiriman sampah luar desa. Program bank sampah berbasisPengelolaan sampah di Desa Maron Wetan masih terkendala rendahnya kesadaran, minim fasilitas, serta kiriman sampah luar desa. Program bank sampah berbasis
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Penelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi E-WASTE untuk digitalisasi pengelolaan bank sampah di TPS 3R Baratan, Kabupaten Jember, yang mengatasi kelemahanPenelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi E-WASTE untuk digitalisasi pengelolaan bank sampah di TPS 3R Baratan, Kabupaten Jember, yang mengatasi kelemahan
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Dengan pendekatan yang lebih inovatif dan partisipatif, pengelolaan bank sampah dapat menjadi model efektif untuk mendukung pembangunan berkelanjutan diDengan pendekatan yang lebih inovatif dan partisipatif, pengelolaan bank sampah dapat menjadi model efektif untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Bali adalah sepuluh besar provinsi penghasil sampah terbesar di Indonesia, terutama sampah plastik yang tidak terurai dan membahayakan makhluk hidup terutamaBali adalah sepuluh besar provinsi penghasil sampah terbesar di Indonesia, terutama sampah plastik yang tidak terurai dan membahayakan makhluk hidup terutama
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Warnanya coklat gelap dan memiliki aroma fermentasi asam manis yang kuat. Eco Enzyme bisa menjadi cairan multiguna dan aplikasinya meliputi rumah tangga,Warnanya coklat gelap dan memiliki aroma fermentasi asam manis yang kuat. Eco Enzyme bisa menjadi cairan multiguna dan aplikasinya meliputi rumah tangga,
GMPIONLINEGMPIONLINE Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pemahaman calon guru biologi mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik dan anorganik bagi lingkungan. MetodePenelitian ini bertujuan untuk menentukan pemahaman calon guru biologi mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik dan anorganik bagi lingkungan. Metode
Useful /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Program ini berhasil meningkatkan kefasihan, pengucapan, kosakata, dan kepercayaan diri peserta didik, seperti yang ditunjukkan oleh peningkatan signifikanProgram ini berhasil meningkatkan kefasihan, pengucapan, kosakata, dan kepercayaan diri peserta didik, seperti yang ditunjukkan oleh peningkatan signifikan
OJSOJS Pendidik harus menggunakan berbagai metodologi pengajaran dan pengembangan Ilmu Tauhid/Kalam, yaitu teologis, filosofis, teoritis, dan kontekstual-aplikatif.Pendidik harus menggunakan berbagai metodologi pengajaran dan pengembangan Ilmu Tauhid/Kalam, yaitu teologis, filosofis, teoritis, dan kontekstual-aplikatif.
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan serta melakukan pendampingan penerapan teknologi microbubble generator pada pengolahanMetode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan serta melakukan pendampingan penerapan teknologi microbubble generator pada pengolahan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Selain itu, pelaku usaha kecil menengah mendapatkan pengetahuan tentang jenis-jenis akad dalam transaksi syariah dan strategi untuk lolos pinjaman di perbankanSelain itu, pelaku usaha kecil menengah mendapatkan pengetahuan tentang jenis-jenis akad dalam transaksi syariah dan strategi untuk lolos pinjaman di perbankan