UNDANAUNDANA

Buletin Ilmiah IMPASBuletin Ilmiah IMPAS

This study aims to analyze the income and financial feasibility of the tofu agroindustry business in CV Sumber Hidup, Mata Air Village, Central Kupang Regency. The sampling technique used a non-probability sampling technique, namely a case study technique. The data used in this study are primary and secondary data. To determine the feasibility of the tofu agroindustry business and at CV Sumber Hidup, feasibility analysis was carried out using the R/C ratio, Break Event Point (BEP), Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), Net B/C Ratio, Return On Investment (ROI), and Payback Period (PP). The results of this study indicate that the income of the tofu business at CV Sumber Hidup is IDR 693,837,025/year and the CV Sumber Hidup tofu business is declared feasible with an R/C ratio value of 1.30 > 1, Net Present Value (NPV) of IDR. 941,780. 947.98, - with NPV>0 criteria, Internal Rate Of Return (IRR) of 45% with IRR>DR (9%) criteria, Net B / C ratio of 1.30>1, Return On Investment (ROI) of 112% high investment return rate while Payback Period (PP) 1 year 3 months.

Based on the results of the income and financial feasibility analysis of the tofu business at CV.Sumber Hidup, the total production cost was IDR 2,274,212,975.The total tofu production in 2024 was 19,787 trays, resulting in an annual revenue of IDR 2,968,050,000 and an income of IDR 693,837,025.The financial feasibility analysis indicated positive results for all criteria assessed.R/C Ratio, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net B/C Ratio, Payback Period (PP), and Return on Investment (ROI).These findings suggest that the tofu business at CV.Sumber Hidup is financially viable and has good potential for future development.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai agroindustri tahu dan pengembangan UMKM. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis dampak penggunaan teknologi modern terhadap efisiensi produksi dan kualitas produk tahu di CV. Sumber Hidup, termasuk studi perbandingan dengan UMKM lain yang telah mengadopsi teknologi serupa. Kedua, perlu dilakukan penelitian mengenai strategi diversifikasi produk olahan kedelai lainnya untuk meningkatkan nilai tambah dan memperluas pangsa pasar CV. Sumber Hidup, misalnya pengembangan produk tahu dengan varian rasa atau tekstur yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada analisis rantai pasok kedelai, mulai dari petani hingga konsumen akhir, untuk mengidentifikasi potensi hambatan dan peluang peningkatan efisiensi serta keberlanjutan pasokan bahan baku. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi konkret bagi pemerintah daerah dan pelaku UMKM dalam meningkatkan daya saing dan kontribusi agroindustri tahu terhadap perekonomian lokal.

Read online
File size314.08 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test