UGMUGM

Gadjah Mada International Journal of BusinessGadjah Mada International Journal of Business

Abstrak: Lingkungan fisik telah diterima secara luas sebagai variabel yang memiliki dampak pada kepuasan, khususnya di perusahaan penerbangan. Namun, penelitian ini menunjukkan hasil yang berlawanan untuk penerbangan murah di Indonesia. Ini mengungkapkan bahwa lingkungan fisik tidak mempunyai pengaruh terhadap kepuasan tetapi tarif dan kualitas pelayanan yang mempunyai pengaruh terhadap kepuasan penumpang. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 317 penumpang penerbangan domestik komersial pada terminal 1, 2, dan 3 di bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Indonesia. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah: tarif, kualitas pelayanan, lingkungan fisik, tingkat kepuasan penumpang dan penggunaan kembali. Dua variabel, yaitu: kualitas pelayanan dan lingkungan fisik menggunakan dimensi. Penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk analisis verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi pengaruh lingkungan fisik terhadap kepuasan penumpang. Bila terjadi kepuasan penumpang maka akan menimbulkan penggunaan kembali.

Penelitian ini menegaskan bahwa tarif dan kualitas layanan memengaruhi kepuasan penumpang maskapai penerbangan berbiaya rendah di Indonesia, sementara bukti fisik tidak memiliki pengaruh.Dimensi kualitas layanan mencakup enam aspek penting seperti informasi, tiketing, check-in, ketepatan waktu, layanan dalam penerbangan, dan layanan pasca-penerbangan.Penelitian lanjutan diperlukan untuk membedakan antara kualitas layanan dan bukti fisik guna mendukung teori pemasaran jasa dan konsep layanan sebagai lingkungan.

Penelitian lanjutan bisa mengeksplorasi bagaimana teknologi digital seperti aplikasi seluler memengaruhi persepsi penumpang terhadap bukti fisik di maskapai berbiaya rendah, dengan fokus pada apakah inovasi ini dapat mengubah dampak lingkungan fisik yang sebelumnya tidak signifikan terhadap kepuasan. Selain itu, studi bisa ditujukan untuk membandingkan perbedaan pengaruh bukti fisik antara penumpang domestik dan internasional pada rute penerbangan di Indonesia, untuk melihat apakah faktor budaya atau pengalaman perjalanan memainkan peran penting. Akhirnya, arah penelitian baru dapat menyelidiki model psikis pelanggan dalam menginterpretasi lingkungan fisik bandara, seperti bagaimana emosi atau harapan pribadi memodulasi respons mereka terhadap elemen tangible, yang dapat membantu memperkaya teori servicescape di konteks penerbangan berbiaya effisien saat ini. Pendekatan ini tidak hanya membangun atas saran pembeda antara kualitas layanan dan bukti fisik, tetapi juga menggabungkan pemasaran jasa modern dengan aspek psikologis untuk memahami kepuasan penumpang secara lebih mendalam.

  1. #service quality#service quality
  2. #faktor budaya#faktor budaya
Read online
File size294.2 KB
Pages17
Short Linkhttps://juris.id/p-Zd
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test