MEJAILMIAHMEJAILMIAH
Adagium: Jurnal Ilmiah HukumAdagium: Jurnal Ilmiah HukumPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah sampah di Pasar Baru Bangko dalam konteks hukum lingkungan di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengevaluasi efektivitas regulasi, penegakan hukum, serta dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan setempat. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan hukum lingkungan dan implementasinya di lapangan. Penegakan hukum yang belum optimal serta kurangnya kesadaran dan partisipasi masyarakat menjadi hambatan utama dalam pengelolaan limbah sampah di Pasar Baru Bangko. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi, penegakan peraturan, dan partisipasi masyarakat untuk mencapai pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Terdapat kesenjangan antara regulasi hukum lingkungan dan implementasinya di Pasar Baru Bangko, penegakan hukum yang belum optimal mengakibatkan penanganan limbah sampah yang tidak efektif, berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.Pemerintah Daerah perlu meningkatkan sosialisasi dan penegakan peraturan terkait pengelolaan sampah, pengelola pasar harus menyediakan fasilitas yang memadai untuk pengelolaan sampah dan bekerja sama dengan pemerintah dalam implementasi kebijakan, selain itu masyarakat perlu ditingkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan pasar.
Untuk meningkatkan pengelolaan limbah sampah di Pasar Baru Bangko, perlu ada upaya peningkatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan dampak negatif dari pengelolaan sampah yang buruk terhadap kesehatan dan lingkungan. Selain itu, penegakan hukum yang lebih tegas dan konsisten terhadap pelanggaran pengelolaan sampah juga diperlukan. Fasilitas pengelolaan sampah yang memadai, seperti tempat sampah yang cukup, fasilitas pemilahan, dan pengangkutan sampah yang rutin, juga harus disediakan. Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dapat ditingkatkan melalui program-program edukasi dan kampanye kebersihan, serta melibatkan komunitas lokal. Dengan demikian, pengelolaan limbah sampah di Pasar Baru Bangko dapat ditingkatkan, yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan.
| File size | 254.55 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
CITRABAKTICITRABAKTI Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosialisasi partisipatif, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan (edukasi, gotongMetode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosialisasi partisipatif, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan (edukasi, gotong
UNBITAGOUNBITAGO Selain itu, variasi tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat antarwilayah menunjukkan bahwa keberhasilan kebijakan pengelolaan sampah tidak hanya bergantungSelain itu, variasi tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat antarwilayah menunjukkan bahwa keberhasilan kebijakan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Tulisan ini bertujuan merumuskan strategi pengelolaan sampah yang tidak hanya berorientasi pada aspek lingkungan, tetapi juga memiliki nilai sosial danTulisan ini bertujuan merumuskan strategi pengelolaan sampah yang tidak hanya berorientasi pada aspek lingkungan, tetapi juga memiliki nilai sosial dan
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Program ini juga berhasil mengembangkan keterampilan masyarakat dalam pembuatan ecobrik, yang tidak hanya memberikan manfaat lingkungan tetapi juga meningkatkanProgram ini juga berhasil mengembangkan keterampilan masyarakat dalam pembuatan ecobrik, yang tidak hanya memberikan manfaat lingkungan tetapi juga meningkatkan
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Bank sampah menjadi salah satu solusi untuk pengelolaan sampah, di mana anggota diharuskan menyetor sampah secara rutin, meningkatkan kesadaran akan pentingnyaBank sampah menjadi salah satu solusi untuk pengelolaan sampah, di mana anggota diharuskan menyetor sampah secara rutin, meningkatkan kesadaran akan pentingnya
UNITRIUNITRI Artikel ini merupakan tinjauan kritis yang bertujuan untuk melihat sejauh mana pengelolaan sampah rumah tangga di Indonesia. Melalui artikel ini diharapkanArtikel ini merupakan tinjauan kritis yang bertujuan untuk melihat sejauh mana pengelolaan sampah rumah tangga di Indonesia. Melalui artikel ini diharapkan
PSEBPSEB Pelatihan tersebut meningkatkan pengetahuan serta sikap positif masyarakat terkait pengelolaan sampah rumah tangga. Untuk mencapai lingkungan yang lebihPelatihan tersebut meningkatkan pengetahuan serta sikap positif masyarakat terkait pengelolaan sampah rumah tangga. Untuk mencapai lingkungan yang lebih
UNIPAUNIPA 5 %) berada pada kategori cukup menunjang. Sedangkan sebanyak 34. 9 % berada pada kategori tidak menunjang, (2) Hasil analisis regresi linier berganda,5 %) berada pada kategori cukup menunjang. Sedangkan sebanyak 34. 9 % berada pada kategori tidak menunjang, (2) Hasil analisis regresi linier berganda,
Useful /
UPSUPS Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
UPSUPS Temuan observasional di SMAN 4 Pandeglang menunjukkan bahwa siswa kelas 11 cenderung menunjukkan kekurangan dalam pengungkapan diri, yang ditandai denganTemuan observasional di SMAN 4 Pandeglang menunjukkan bahwa siswa kelas 11 cenderung menunjukkan kekurangan dalam pengungkapan diri, yang ditandai dengan
UPSUPS Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel penggunaan smartphone (X) berada pada tiga kategori dominan, yaitu 16,18% siswa pada kategori kejenuhan rendah,Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel penggunaan smartphone (X) berada pada tiga kategori dominan, yaitu 16,18% siswa pada kategori kejenuhan rendah,
UNITRIUNITRI Hal ini sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Pemerintah sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 04/Kpts/RC.Hal ini sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Pemerintah sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 04/Kpts/RC.