IPDNIPDN
Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP)Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP)Objek Wisata Broken Beach Nusa Penida Kabupaten Klungkung merupakan destinasi populer dengan keindahan alamnya, namun beresiko tinggi bagi keselamatan wisatawan. Maraknya kecelakaan wisatawan memerlukan analisis manajemen risiko untuk memastikan keselamatan. Penelitian ini menggunakan Teori Manajemen Risiko dengan lima dimensi: Fasilitas/Infrastruktur, Akses, Sumber Daya Manusia, Lingkungan, dan Peraturan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas keselamatan seperti rambu peringatan dan pagar pembatas masih kurang optimal. Akses jalan menuju lokasi belum memadai, dan sumber daya manusia seperti petugas keamanan telah berperan aktif, namun perlu peningkatan kapasitas. Lingkungan dan peraturan juga mempengaruhi keselamatan wisatawan. Saran yang mampu disampaikan penulis yaitu perlu penambahan fasilitas keselamatan, perbaikan akses jalan, pelatihan petugas, serta sosialisasi kepada wisatawan untuk meningkatkan kesadaran akan risiko. Kolaborasi antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat setempat juga penting untuk menciptakan destinasi wisata yang aman.
Penelitian ini menekankan pentingnya menjaga keselamatan dan kenyamanan wisatawan serta meminimalkan kemungkinan terjadinya insiden yang merugikan, baik bagi wisatawan itu sendiri maupun pengelola objek wisata.Manajemen risiko menjadi bagian integral dari pengelolaan pariwisata, terutama di destinasi wisata yang memiliki potensi bahaya.Penerapan manajemen risiko yang efektif dapat meningkatkan kualitas layanan dan keamanan dalam sektor pariwisata, sehingga meningkatkan daya tarik serta keberlanjutan sektor ini.
Berdasarkan analisis dan temuan penelitian, beberapa saran untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan wisatawan di Objek Wisata Broken Beach, Nusa Penida, meliputi: Peningkatan fasilitas keselamatan seperti penambahan oksigen set, tandu, APAR, dan pembangunan posko keamanan; Perbaikan akses jalan yang masih berupa tanah kapur dan rawan licin; Peningkatan pelatihan rutin bagi petugas keamanan dan lifeguard; serta Penguatan pengelolaan sampah dengan menyediakan tempat sampah terpisah untuk organik dan non-organik. Selain itu, sosialisasi peraturan keselamatan dan pembatasan jumlah pengunjung di area rawan bahaya perlu ditingkatkan untuk mencegah overcrowding dan memastikan keselamatan wisatawan, sehingga mendukung keberlanjutan pariwisata di Broken Beach. Upaya ini juga diharapkan dapat mendorong penelitian lebih lanjut mengenai dampak perubahan iklim terhadap infrastruktur pariwisata di Nusa Penida, serta pengembangan strategi adaptasi yang lebih efektif untuk memitigasi risiko bencana alam. Terakhir, perlu adanya studi komparatif mengenai efektivitas model manajemen risiko yang diterapkan di Broken Beach dengan destinasi wisata serupa di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan merekomendasikan implementasi yang lebih luas.
| File size | 563.17 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
IPDNIPDN Dalam penelitian ini difokuskan pada strategi pemerintah desa dalam mengembangkan BUMDes Tarumajaya berdasarkan teori strategi oleh Mintzberg, dengan 3Dalam penelitian ini difokuskan pada strategi pemerintah desa dalam mengembangkan BUMDes Tarumajaya berdasarkan teori strategi oleh Mintzberg, dengan 3
IPDNIPDN Meskipun demikian, penelitian terhadap ini menemukan sejumlah tantangan, terutama terkait dengan keterbatasan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaranMeskipun demikian, penelitian terhadap ini menemukan sejumlah tantangan, terutama terkait dengan keterbatasan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran
STAINIDAELADABISTAINIDAELADABI Salah satu tujuan syariat dari pemilihan umum adalah penegakan kemaslahatan. Dalam agama, membentuk pemerintah dan memilih pemimpin adalah keharusan, sehinggaSalah satu tujuan syariat dari pemilihan umum adalah penegakan kemaslahatan. Dalam agama, membentuk pemerintah dan memilih pemimpin adalah keharusan, sehingga
UNWAHAUNWAHA Hasil kegiatan menunjukkan bahwa running text mampu memfasilitasi penyampaian informasi secara real-time, meningkatkan transparansi, memperbaiki efektivitasHasil kegiatan menunjukkan bahwa running text mampu memfasilitasi penyampaian informasi secara real-time, meningkatkan transparansi, memperbaiki efektivitas
IPDNIPDN Faktor pendukung keberhasilan seperti penggunaan teknologi canggih di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), tersedianya tenaga kerja terlatih meskipunFaktor pendukung keberhasilan seperti penggunaan teknologi canggih di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), tersedianya tenaga kerja terlatih meskipun
UNWAHAUNWAHA Kesimpulannya, meskipun terdapat tantangan dari kondisi ekonomi global yang tidak pasti, fundamental ekonomi domestik yang kuat dan kebijakan yang tepatKesimpulannya, meskipun terdapat tantangan dari kondisi ekonomi global yang tidak pasti, fundamental ekonomi domestik yang kuat dan kebijakan yang tepat
IPDNIPDN Prinsip berkelanjutan menunjukkan bahwa para pelaksana PKH dan para Keluarga Penerima Manfaat menginginkan kebijakan PKH terus berlanjut, yang artinyaPrinsip berkelanjutan menunjukkan bahwa para pelaksana PKH dan para Keluarga Penerima Manfaat menginginkan kebijakan PKH terus berlanjut, yang artinya
IPDNIPDN Di sisi lain, penerapan smart governance pada daerah perbatasan seperti Kabupaten Nunukan masih belum banyak dikaji secara mendalam. Tujuan penelitianDi sisi lain, penerapan smart governance pada daerah perbatasan seperti Kabupaten Nunukan masih belum banyak dikaji secara mendalam. Tujuan penelitian
Useful /
STAINIDAELADABISTAINIDAELADABI Bagaimana proses Prinsip-prinsip Hak asasi manusia dalam Praktik Advokat. 2) bagaimana analisis yuridis terhadap pemahaman terhadap peran Prinsip-PrinsipBagaimana proses Prinsip-prinsip Hak asasi manusia dalam Praktik Advokat. 2) bagaimana analisis yuridis terhadap pemahaman terhadap peran Prinsip-Prinsip
POLNAMPOLNAM Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, mengandalkan pendekatan fenomenologis Alfred Schutz, untuk menguji makna yang dialami informan dalam realitasPenelitian ini menggunakan metode kualitatif, mengandalkan pendekatan fenomenologis Alfred Schutz, untuk menguji makna yang dialami informan dalam realitas
UNWAHAUNWAHA Tahapan kegiatan meliputi observasi kebutuhan, perancangan menu, pengembangan website berbasis CodeIgniter 3, pelatihan, pendampingan, implementasi, danTahapan kegiatan meliputi observasi kebutuhan, perancangan menu, pengembangan website berbasis CodeIgniter 3, pelatihan, pendampingan, implementasi, dan
POLNAMPOLNAM Sedangkan dengan penambahan 2 jam dapat menghemat waktu sebesar 6,67% dimana biaya proyek ikut tereduksi sekitar 0,17%. Sedangkan durasi optimal dan biayaSedangkan dengan penambahan 2 jam dapat menghemat waktu sebesar 6,67% dimana biaya proyek ikut tereduksi sekitar 0,17%. Sedangkan durasi optimal dan biaya