UNWAHAUNWAHA

Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian MasyarakatJumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Program pengabdian masyarakat di Desa Badas Kecamatan Sumobito bertujuan untuk meningkatkan transparansi informasi dan efektivitas layanan publik melalui implementasi website resmi desa. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan observasi, perancangan, pembuatan, pelatihan, sosialisasi, dan penyerahan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa website desa berhasil dibuat dan dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian informasi, promosi potensi lokal, serta pelayanan administrasi berbasis digital. Perangkat desa mampu mengunggah konten secara mandiri setelah diberikan pelatihan, sedangkan masyarakat memperoleh kemudahan dalam mengakses informasi tanpa harus datang ke kantor desa. Selain itu, modul panduan pengelolaan website diserahkan sebagai instrumen keberlanjutan program. Dampak yang dirasakan meliputi peningkatan transparansi, promosi potensi ekonomi lokal, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia perangkat desa. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang modern, akuntabel, dan berdaya saing.

Program pengabdian di Desa Badas berhasil meningkatkan transparansi informasi dan digitalisasi layanan publik melalui pemanfaatan website desa sebagai pusat informasi, pelayanan administrasi, dan media promosi potensi lokal.Perangkat desa mampu mengelola konten secara mandiri setelah mendapatkan pelatihan, sementara masyarakat mendapat akses informasi yang lebih cepat, transparan, dan akurat.Keberlanjutan program didukung oleh penyerahan modul panduan serta dampak positif pada tata kelola desa yang modern, akuntabel, dan adaptif terhadap teknologi.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas penggunaan website desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat secara aktif, misalnya melalui fitur interaktif seperti survei online atau forum diskusi warga, untuk mengetahui sejauh mana warga terlibat dalam pengambilan keputusan desa. Kedua, penting untuk mengevaluasi dampak ekonomi jangka panjang dari promosi UMKM melalui website desa, termasuk analisis kuantitatif terhadap perkembangan omzet pelaku usaha lokal sebelum dan setelah kehadiran website, agar dapat diketahui kontribusi nyata media digital terhadap perekonomian desa. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang model pelatihan berkelanjutan bagi perangkat desa dalam mengelola teknologi digital, dengan menguji pendekatan pembelajaran berbasis daring atau aplikasi mobile, sehingga kapasitas SDM desa tetap terjaga meskipun tanpa pendampingan langsung dari pihak luar.

Read online
File size248.21 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test