UMSUMS

Sinektika: Jurnal ArsitekturSinektika: Jurnal Arsitektur

Placemaking merupakan upaya mengubah ruang menjadi tempat dengan menyusun aspek bentuk, aktivitas, dan makna. Dalam konteks kampung bersejarah, bentuk fisik objek bersejarahnya kerap berubah atau hilang akibat keterbatasan ruang dan pertumbuhan kebutuhan penduduk. Hal itu melemahkan makna sejarahnya. Teknologi digital dapat merepresentasikan ulang bentuk bangunan atau aktivitas bersejarah yang telah hilang sebagai strategi digital placemaking. Kombinasi teknik ilusi Pepper Ghost dan proyeksi digital menghasilkan lapisan virtual untuk merepresentasikan masa lalu pada lingkungan fisik masa kini untuk menguatkan makna tempatnya. Strategi ini cukup sederhana dan praktis bagi komunitas kampung. Riset ini bertujuan untuk mengevaluasi prototipe rancangan lapisan virtual tersebut, dengan mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi performa dan mengusulkan rekomendasi rancang. Riset dilakukan melalui eksperimen dan pengujian prototipe. Pengujian dilakukan bersama partisipan dengan wawancara semi-terstruktur untuk pengumpulan data dan analisis konten untuk identifikasi faktor. Riset ini juga menghasilkan contoh rancangan skematik di Kampung Kungfu Kapasan, Surabaya. Hasil riset merekomendasikan rancangan layar dalam skala manusia, kontrol pencahayaan lingkungan untuk kejelasan dan kenyamanan visual, serta integrasi instalasi rancangan dengan lingkungan sekitar. Strategi pelapisan masa lalu dan kini membentuk lapisan virtual sebagai selubung bangunan berlapis. Hal itu mempengaruhi cara pengguna di dalam memandang lingkungan di luar, sehingga membentuk persepsi pengguna mengenai makna tempat.

Strategi lapisan virtual yang menggabungkan teknik ilusi Pepper Ghost dan proyeksi digital menyediakan pendekatan yang murah, praktis, dan mudah diterima untuk digital placemaking di kawasan kampung bersejarah.Strategi ini mampu merepresentasikan masa lalu secara virtual dalam ruang fisik saat ini untuk memperkuat makna tempat, serta membentuk persepsi pengguna melalui lapisan enclosur virtual.Rekomendasi rancangan mencakup pertimbangan skala manusia, kenyamanan visual, integrasi dengan lingkungan, dan kontrol pencahayaan untuk optimalisasi kinerja dan pengalaman pengguna.

Pertama, perlu dikaji bagaimana pengaruh variasi waktu aktivasi lapisan virtual terhadap kenyamanan visual dan keterlibatan pengguna di berbagai kondisi cahaya sepanjang hari, agar sistem dapat disesuaikan secara dinamis dengan perubahan lingkungan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi penerapan elemen interaktif sederhana—seperti sensor gerak atau input suara—yang memungkinkan pengguna memilih narasi historis atau mengganti konten ilusi, sehingga meningkatkan keterlibatan generasi muda secara aktif. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang adaptasi sistem lapisan virtual ini ke bentuk modul portabel dan hemat energi yang bisa digunakan dalam berbagai lokasi di kampung secara bergiliran, untuk menguji cakupan dampak sosial dan partisipasi komunitas dalam jangka panjang tanpa ketergantungan pada infrastruktur tetap.

  1. Digital placemaking and the datafication of forced migrants - Saskia Witteborn, 2021. digital placemaking... doi.org/10.1177/13548565211003876Digital placemaking and the datafication of forced migrants Saskia Witteborn 2021 digital placemaking doi 10 1177 13548565211003876
  2. 3d projection on physical objects | Proceedings of the SIGCHI Conference on Human Factors in Computing... doi.org/10.1145/1978942.19790973d projection on physical objects Proceedings of the SIGCHI Conference on Human Factors in Computing doi 10 1145 1978942 1979097
  3. Pepper's Cone | Proceedings of the 30th Annual ACM Symposium on User Interface Software and Technology.... dl.acm.org/doi/10.1145/3126594.3126602Peppers Cone Proceedings of the 30th Annual ACM Symposium on User Interface Software and Technology dl acm doi 10 1145 3126594 3126602
Read online
File size1.25 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test