UPBUPB

Jurnal Agrosains Universitas Panca BhaktiJurnal Agrosains Universitas Panca Bhakti

Drip irrigation system adalah salah satu metode penggunaan air yang dilakukan sebagai cara meningkatkan teknologi untuk meningkatkan produksi tanaman. Sistem irigasi tetes adalah salah satu sistem yang diterapkan pada tanaman tomat, yang belum banyak digunakan sehingga kelayakannya perlu dianalisis. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menentukan jumlah biaya, pendapatan, dan keuntungan dari usahatani tomat dengan sistem irigasi tetes dalam kegiatan urban farming (2) menentukan kelayakan usahatani tomat menggunakan sistem irigasi tetes dalam kegiatan urban farming. Penelitian ini dilakukan di P4S Galih Jaya, Desa Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi kasus. Analisis data dilakukan dengan analisis biaya, pendapatan, dan keuntungan, serta analisis kelayakan yang mencakup R/C Ratio. Hasil analisis menunjukkan total biaya produksi yang dikeluarkan dalam usahatani tomat dengan sistem irigasi tetes sebesar Rp. 5.769.820, pendapatan yang diperoleh dari usahatani tomat dengan sistem irigasi tetes sebesar Rp. 7,268,700, sedangkan keuntungan yang diterima sebesar Rp. 1.498.880. Nilai R/C Ratio dalam usahatani tomat dengan sistem irigasi tetes adalah 1.26, yang menunjukkan R/C Ratio <1. Artinya, usahatani tomat dengan sistem irigasi tetes yang dilakukan oleh P4S Galih menguntungkan dan layak untuk dijalankan.

Berdasarkan hasil penelitian mengenai kelayakan usahatani tomat dengan system irigasi tetes yang dilakukan oleh P4S Galih jaya sebagai berikut.Biaya yang dikeluarkan oleh P4S Galih Jaya dalam melakukan kegiatan usahatani tomat dengan system irigasi tetes terbagi menjadi dua yaitu biaya tetap sebesar Rp.Total biaya yang dikeluarkan adalah sebesar Rp.Total penerimaan yang diterima selama satu kali produksi adalah Rp.Total Pendapatan yang diterima oleh P4S Galih dalam melakukan kegiatan usahatani tomat dengan system irigasi tetes adalah Rp.880 dari hasil total produksi sebanyak 785,2 kg.R/C Ratio menyatakan usahatani tomat irigasi tetes menguntungkan dan layak untuk diusahakan karena menunjukan 1,26 artinya R/C Ratio > 1.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara sistem irigasi tetes dengan sistem irigasi tradisional pada usahatani tomat, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti efisiensi air, produktivitas, dan dampak lingkungan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi irigasi tetes yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari penerapan sistem ini dalam usahatani tomat. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan sistem irigasi tetes pada tanaman lain selain tomat, untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pertanian perkotaan.

  1. Pemanfaatan Lahan Sempit Perkotaan Untuk Kemandirian Pangan Keluarga | Suryani | Jurnal Ilmiah Respati.... ejournal.urindo.ac.id/index.php/pertanian/article/view/1102Pemanfaatan Lahan Sempit Perkotaan Untuk Kemandirian Pangan Keluarga Suryani Jurnal Ilmiah Respati ejournal urindo ac index php pertanian article view 1102
Read online
File size201.93 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test