STIKESEUBSTIKESEUB
Jurnal Cakrawala KeperawatanJurnal Cakrawala KeperawatanLatar belakang: Kabupaten Boyolali adalah salah satu daerah rawan longsor karena memiliki Gunung Merapi dan topografi yang curam. Banyak desa terletak di kaki Gunung Merapi dan Merbabu, salah satunya adalah Desa Ngagrong. Desa Ngagrong dan SD N 2 Ngagrong didukung oleh PMI Kabupaten Boyolali. Karena terletak di daerah rawan longsor, peneliti ingin mengetahui pengetahuan dan tingkat kesiapan, terutama siswa sekolah dasar. Tujuan: Menentukan hubungan antara pengetahuan dan tingkat kesiapan menghadapi longsor di antara siswa sekolah dasar di Desa Ngagrong, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali. Metode: Desain penelitian ini menggunakan korelasi deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah 97 siswa di SD N 2 Ngagrong. Sampel dalam penelitian ini adalah 51 siswa kelas 4, 5, dan 6. Data diolah menggunakan program SPSS untuk analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji Spearmans rho. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan (1) Tingkat pengetahuan siswa tentang bencana berada dalam kategori baik sebanyak 51 orang (100%). (2) Tingkat kesiapan siswa menghadapi longsor termasuk dalam kategori sangat siap sebanyak 51 orang (100%). (3) Ada hubungan signifikan antara pengetahuan dan tingkat kesiapan menghadapi longsor di antara siswa sekolah dasar di Desa Ngagrong, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali dengan hasil signifikansi 0,02 (p<0,05). Kekuatan korelasi antara kedua variabel termasuk dalam kategori cukup dengan nilai koefisien korelasi 0,416. Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dan tingkat kesiapan menghadapi longsor di antara siswa sekolah dasar di Desa Ngagrong, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan memadukan teori yang ada serta menunjukkan penelitian-penelitian terdahulu yang mendukung penelitian ini, maka hasil dalam penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan responden dalam menghadapi Bencana Tanah Longsor Pada Siswa Sekolah Dasar di Desa Ngagrong Kecamatan Gladagsari Kabupaten Boyolali termasuk dalam kategori baik sebanyak 51 responden (100%).Hasil tersebut menunjukan ada hubungan antara tingkat pegetahuan dengan kesiapsiagaan menghadapi Bencana Tanah Longsor Pada Siswa Sekolah Dasar di Desa Ngagrong Kecamatan Gladagsari Kabupaten Boyolali (r.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan dan kesiapan siswa dalam menghadapi bencana longsor, seperti peran pendidikan dan pelatihan yang diberikan oleh PMI Kabupaten Boyolali. 2. Meneliti efektivitas program-program kesiapsiagaan bencana yang telah diterapkan di sekolah-sekolah, termasuk SD N 2 Ngagrong, dan menganalisis dampak jangka panjangnya terhadap perilaku dan kesiapan siswa. 3. Mengembangkan strategi intervensi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa menghadapi bencana longsor, dengan mempertimbangkan aspek-aspek psikologis, sosial, dan budaya yang relevan dengan konteks lokal.
| File size | 674.99 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Dari analisis univariat distribusi frekuensi sebagian besar responden mendapatkan dukungan keluarga yang cukup (80%). Dari analisis univariat distribusiDari analisis univariat distribusi frekuensi sebagian besar responden mendapatkan dukungan keluarga yang cukup (80%). Dari analisis univariat distribusi
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Distribusi frekuensi lansia yang melakukan perawatan diri secara mandiri sebanyak 16 responden (64%) dan lansia yang ketergantungan dalam melakukan perawatanDistribusi frekuensi lansia yang melakukan perawatan diri secara mandiri sebanyak 16 responden (64%) dan lansia yang ketergantungan dalam melakukan perawatan
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA value = 0,033) dengan tingkat kecemasan pasien yang akan dirawat di RSUD Siti Fatimah Palembang tahun 2022. Saran diharapkan dapat memberikan informasivalue = 0,033) dengan tingkat kecemasan pasien yang akan dirawat di RSUD Siti Fatimah Palembang tahun 2022. Saran diharapkan dapat memberikan informasi
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Namun pemain game online yang sulit untuk mengendalikan kebiasaan bermain mereka hingga menjadi kecanduan. Bermain game online yang terlalu lama merupakanNamun pemain game online yang sulit untuk mengendalikan kebiasaan bermain mereka hingga menjadi kecanduan. Bermain game online yang terlalu lama merupakan
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Hasil analisis univariat distribusi frekuensi sebagian besar kadar Hb responden sebelum diberi tablet Fe pada interval 12,00 – 14,99 sebanyak 17 orangHasil analisis univariat distribusi frekuensi sebagian besar kadar Hb responden sebelum diberi tablet Fe pada interval 12,00 – 14,99 sebanyak 17 orang
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Semakin baik daya tahan tubuh anak, diharapkan akan semakin baik pula keadaan kesehatan dan ketahanannya terhadap penyakit yang akan berpengaruh pada statusSemakin baik daya tahan tubuh anak, diharapkan akan semakin baik pula keadaan kesehatan dan ketahanannya terhadap penyakit yang akan berpengaruh pada status
MEDISTRAMEDISTRA Latar Belakang: Kanker serviks adalah salah satu penyakit menular seksual dengan penyebab kematian tertinggi kedua di dunia. Penelitian ini bertujuan untukLatar Belakang: Kanker serviks adalah salah satu penyakit menular seksual dengan penyebab kematian tertinggi kedua di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk
JURNALSTIKESTULUNGAGUNGJURNALSTIKESTULUNGAGUNG Saran bagi tenaga kesehatan agar meningkatkan pemberian edukasi dan media edukasi bervariasi pada keluarga pasien dengan bahasa yang mudah dipahami mengenaiSaran bagi tenaga kesehatan agar meningkatkan pemberian edukasi dan media edukasi bervariasi pada keluarga pasien dengan bahasa yang mudah dipahami mengenai
Useful /
UNNESUNNES 974. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan semua faktor yang mempengaruhi budaya organisasi yang terdiri dari faktor karakter perorangan, faktor pembagian974. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan semua faktor yang mempengaruhi budaya organisasi yang terdiri dari faktor karakter perorangan, faktor pembagian
UNNESUNNES Unsafe behavior pada sopir bus di kota Semarang berada pada kriteria rendah, yaitu sebesar 91,42%. Hal ini menunjukkan bahwa subyek mampu menghindari kesalahanUnsafe behavior pada sopir bus di kota Semarang berada pada kriteria rendah, yaitu sebesar 91,42%. Hal ini menunjukkan bahwa subyek mampu menghindari kesalahan
ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS Dengan inovasi, pemberdayaan, pemasaran yang efektif, dan dukungan dari berbagai pihak, industri ini dapat berkembang pesat dan memberikan manfaat ekonomiDengan inovasi, pemberdayaan, pemasaran yang efektif, dan dukungan dari berbagai pihak, industri ini dapat berkembang pesat dan memberikan manfaat ekonomi
STIKESEUBSTIKESEUB 760 artikel. Kemudian artikel dipilih berdasarkan kriteria kelayakan menjadi 6 artikel. Hasil: Artikel yang telah dikaji membahas upaya pencegahan gangguan760 artikel. Kemudian artikel dipilih berdasarkan kriteria kelayakan menjadi 6 artikel. Hasil: Artikel yang telah dikaji membahas upaya pencegahan gangguan