LENTERADUALENTERADUA

JNANALOKAJNANALOKA

Seiring dengan peningkatan kemampuan perangkat mobile terutama media penyimpanan yang ukurannya semakin besar, memungkinkan pengguna menyimpan file dokumen penting ke perangkat mobile. File dokumen rahasia tersebut menjadi sangat rentan untuk diketahui, diam- diambil atau bahkan dimanipulasi dan disalahgunakan oleh pihak lain yang tidak berhak mengakses perangkat mobile tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan aplikasi berbasis Android yang dapat melindungi file dokumen agar tidak dapat dibaca oleh orang lain. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk melindungi file dokumen tersebut dari serangan pihak yang tidak bertanggung jawab adalah metode kriptografi. Algoritme kriptografi yang paling sering digunakan untuk mengamankan dokumen dalam bentuk teks adalah algoritme Advanced Encryption Standard (AES). Penelitian ini berhasil membangun aplikasi pengamanan file dokumen dengan format penyimpanan *.pdf, *.doc, *.ppt dan *.xls menggunakan algoritme AES berbasis Android. Aplikasi yang dibangun memiliki kelebihan pada penggunaan kunci AES yang selalu berbeda untuk proses enkripsi, sehingga lebih aman terhadap serangan brute-force. Penelitian ini juga melakukan perbandingan kinerja dari AES-128, AES-192 dan AES-256 berdasarkan kecepatan proses enkri-psi dan dekripsi. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, kecepatan waktu enkripsi dan dekripsi tidak dipengaruhi oleh jenis format penyimpanan file, namun dipengaruhi oleh ukuran file dan ukuran kuncinya. Semakin besar ukuran file asli (plainteks) maka semakin besar pula kebutuhan waktu prosesnya. Proses enkripsi dan dekripsi menggunakan panjang kunci 128 bit juga membutuhkan waktu paling cepat dibandingkan menggunakan panjang kunci 256 bit. Hasil pengujian menggunakan uji analisis histogram, memperlihatkan histogram dari cipherteks relatif rata yang menunjukkan algoritme kriptografi AES aman terhadap statistical attack. Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi berbasis Android untuk keamanan dokumen menggunakan algoritme AES yang dibangun memiliki keamanan cukup tinggi serta cepat proses enkripsi dan dekripsinya.

Penelitian yang dilakukan untuk mengamankan file dokumen menggunakan algoritme AES pada aplikasi berbasis android, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Berdasarkan uji black box aplikasi yang dirancang sudah dapat berjalan dengan baik sesuai dengan rancangan yang dikehendaki.Aplikasi yang dibangun dapat dimanfaatkan untuk proses enkripsi dan dekripsi file dokumen dengan format penyimpanan *.xls, menggunakan algoritme AES-128, AES-192 dan AES-256, sehingga file asli (plainteks) tidak dapat dibaca atau dimengerti lagi.Analisis histogram hasil cipherteks menampilkan histogram yang relatif rata untuk algoritme AES-128, AES-192 dan AES-256, sehingga terbukti metode AES aman terhadap serangan statistical attack.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan aplikasi yang tidak hanya mengamankan file dokumen, tetapi juga file gambar dan video, sehingga cakupan perlindungan data menjadi lebih luas. Kedua, perlu dilakukan penelitian untuk mengintegrasikan teknologi biometrik, seperti sidik jari atau pengenalan wajah, sebagai lapisan keamanan tambahan untuk aplikasi, sehingga hanya pengguna yang terotorisasi yang dapat mengakses file yang dienkripsi. Ketiga, penelitian dapat mengarah pada pengembangan metode enkripsi hibrida yang menggabungkan AES dengan algoritma lain, seperti algoritma asimetris, untuk meningkatkan tingkat keamanan secara keseluruhan dan mengatasi potensi kelemahan yang mungkin ada pada AES saja.

Read online
File size1.66 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test