UNTAGUNTAG

JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi PublikJPAP: Jurnal Penelitian Administrasi Publik

Penelitian ini membahas kebijakan ekspor pasir laut Indonesia dan hubungannya dengan tantangan Blue Economy. Kebijakan ekspor pasir diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 tahun 2023, yang dikhawatirkan akan berdampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat. Melalui metode deskriptif kualitatif, penelitian ini membahas sejarah ekspor pasir laut Indonesia, dampaknya, dan hubungannya sebagai penghambat Blue Economy. Temuan penelitian menunjukkan adanya ancaman kerusakan lingkungan laut, kawasan pesisir, dan dampak negatif terhadap ekonomi masyarakat lokal. Ke depannya, diharapkan penelitian ini dapat dikembangkan dengan berbagai indikator lain dan studi kasus konkret, serta hubungan lebih lanjut dengan Blue economy.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan ekspor pasir laut melalui penambangan pasir laut memiliki ancaman kerusakan dan ketidakseimbangan.Hal ini tentu bertentangan dengan konsep Blue Economy.Konsep di bawah ekonomi ini diarahkan pada keseimbangan dan keberlanjutan ekonomi laut.Di sisi lain, Blue Economy memprioritaskan kesejahteraan masyarakat, yang juga bertentangan dengan ancaman terhadap ekonomi lokal akibat penambangan pasir laut.Dengan ancaman dampak penambangan dan ancaman dalam mencapai Blue Economy, kebijakan yang dikeluarkan perlu dipelajari lebih lanjut.Hal ini diperlukan agar kebijakan yang dikeluarkan memberikan manfaat bagi semua pihak, baik penambang, pemerintah, dan masyarakat.Kemudian hal terpenting adalah memastikan aktivitas penambangan ini sesuai dengan konsep Blue Economy, berkelanjutan dengan memperhatikan ekosistem laut.Melihat ancaman yang sangat mengkhawatirkan dari penambangan pasir laut di masa lalu dapat menjadi pertimbangan bagi pembuat kebijakan untuk meninjau kembali ancaman yang timbul agar dapat meminimalkan ancaman tersebut.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi kasus konkret mengenai penambangan dan ekspor pasir laut di Indonesia menggunakan data primer. Penelitian ini juga dapat dikorelasikan dengan konsep Blue Economy, mengingat Indonesia adalah negara dengan garis pantai terpanjang di dunia. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada dampak sosial dan ekonomi penambangan pasir laut terhadap masyarakat pesisir, serta upaya-upaya mitigasi dan adaptasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak negatifnya. Penelitian juga dapat mengeksplorasi alternatif sumber daya pasir laut yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta strategi-strategi pengelolaan yang dapat diterapkan untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat.

  1. Blue Economy Challenge The Threatening Impact of Indonesia's Sea Sand Export Policy | JPAP: Jurnal... jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/jpap/article/view/12082Blue Economy Challenge The Threatening Impact of Indonesias Sea Sand Export Policy JPAP Jurnal jurnal untag sby ac index php jpap article view 12082
  2. Dampak Abrasi Pulau Tiban, Desa Kartikajaya Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal | Liawan | Jurnal Teknik... ejurnal.itats.ac.id/jts/article/view/1793Dampak Abrasi Pulau Tiban Desa Kartikajaya Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal Liawan Jurnal Teknik ejurnal itats ac jts article view 1793
  3. BATHYMETRY CHANGES ANALYSIS IN SERANG DISTRICT WATERS CAUSED BY SEABED SAND EXPLOITATION | Jurnal Ilmu... journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalikt/article/view/17916BATHYMETRY CHANGES ANALYSIS IN SERANG DISTRICT WATERS CAUSED BY SEABED SAND EXPLOITATION Jurnal Ilmu journal ipb ac index php jurnalikt article view 17916
Read online
File size289.69 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test