JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI)Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI)World Health Organization (WHO) (2007) menyatakan bahwa Gangguan Muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs) merupakan penyakit serius yang menyerang jutaan pekerja di Eropa. Survei Kesejahteraan Publik (NHS) (2008) melaporkan bahwa MSDs bertanggung jawab atas 50% kasus penyakit akibat kerja pada anggota tubuh atas, termasuk pergelangan tangan, lengan bawah, siku, dan tangan. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan analisis data deskriptif untuk menggambarkan kondisi secara objektif serta mendeskripsikan variabel-variabel yang terkait dengan dampaknya. Berdasarkan hasil analisis penilaian postur kerja pada pekerja konstruksi, dapat disimpulkan bahwa postur pekerja pada bagian pertama (pemecah batu bata), pekerja kedua (pemotongan besi), dan pekerja ketiga (pemotongan kayu) berisiko melukai tulang belakang dan termasuk postur yang memerlukan perbaikan segera. Hasil pengukuran postur pekerja keempat (pencampur bahan) masih menunjukkan adanya indikasi risiko dan memerlukan tindakan perbaikan di masa mendatang. Usulan perbaikan untuk mengurangi keluhan atau risiko nyeri punggung meliputi penggunaan kursi untuk menopang beban tubuh, meja kerja yang ergonomis, serta peningkatan perhatian terhadap aspek keselamatan dan kesehatan kerja.
Postur kerja pada pekerja pemecah batu bata, pemotong besi, dan pemotong kayu berisiko terhadap cedera tulang belakang dan memerlukan perbaikan segera.Postur pekerja pencampur bahan juga menunjukkan indikasi risiko, meskipun tindakan perbaikannya dapat dilakukan dalam masa mendatang.Upaya perbaikan ergonomi seperti penggunaan kursi dan meja kerja serta peningkatan pengawasan K3 perlu diterapkan secara sistematis untuk mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal di kalangan pekerja konstruksi informal.
Penelitian lanjutan perlu mengkaji efektivitas penggunaan alat bantu ergonomis seperti kursi kerja portabel dan meja penyangga dalam mengurangi beban postural pada pekerja konstruksi informal, terutama dalam skenario kerja lapangan terbuka yang dinamis. Selain itu, perlu dikembangkan studi tentang adaptasi metode OWAS dalam bentuk pendekatan digital, seperti aplikasi berbasis mobile yang mampu menganalisis postur secara real-time dengan input foto atau video singkat, agar penilaian risiko ergonomi dapat dilakukan secara mandiri oleh pekerja maupun pengawas di lapangan. Penelitian juga sebaiknya mengevaluasi dampak sosial dan perilaku dari intervensi ergonomi, seperti bagaimana persepsi pekerja, tingkat kepatuhan, dan faktor budaya kerja memengaruhi penerapan rekomendasi ergonomi dalam sektor informal, agar solusi yang dirancang tidak hanya teknis tetapi juga relevan secara kontekstual dan berkelanjutan.
| File size | 501.31 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Peningkatan pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah dapat diperoleh dari edukasi kesehatan. Salah satu edukasi kesehatan yaitu kegiatanPeningkatan pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah dapat diperoleh dari edukasi kesehatan. Salah satu edukasi kesehatan yaitu kegiatan
UNUBLITARUNUBLITAR Penelitian ini menggunakan data primer berupa kriteria supplier CV Aida yang diperoleh melalui wawancara dan kuesioner kepada tiga pegawai yang memahamiPenelitian ini menggunakan data primer berupa kriteria supplier CV Aida yang diperoleh melalui wawancara dan kuesioner kepada tiga pegawai yang memahami
UNARUNAR Bencana banjir sering kali meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular di daerah terdampak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensiBencana banjir sering kali meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular di daerah terdampak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi
UNARUNAR Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian survei analitik dan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkanJenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian survei analitik dan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan
JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH Adapun kata kunci yang digunakan dalam pencarian jurnal dengan kriteria yang digunakan adalah jurnal yang memiliki pembahasan tentang mengkonsumsi makananAdapun kata kunci yang digunakan dalam pencarian jurnal dengan kriteria yang digunakan adalah jurnal yang memiliki pembahasan tentang mengkonsumsi makanan
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Adapun saran bagi peneliti selanjutnya perlu dilakukan riset lebih lanjut mengenai penggunaan media arang aktif sekam padi dan tempurung kelapa untuk menurunkanAdapun saran bagi peneliti selanjutnya perlu dilakukan riset lebih lanjut mengenai penggunaan media arang aktif sekam padi dan tempurung kelapa untuk menurunkan
POLNAMPOLNAM 0 m. Pada ruas jalan ini mengalami kerusakan jalan pada lapisan permukaan jalan berupa retak, berlubang, dan cacat permukaan. Kondisi jalan yang sebelumnya0 m. Pada ruas jalan ini mengalami kerusakan jalan pada lapisan permukaan jalan berupa retak, berlubang, dan cacat permukaan. Kondisi jalan yang sebelumnya
UNIMALUNIMAL Motivasi perempuan bekerja meliputi peningkatan ekonomi, sosialisasi, kesetaraan gender, dan partisipasi pembangunan, dengan fokus pada pekerjaan di sektorMotivasi perempuan bekerja meliputi peningkatan ekonomi, sosialisasi, kesetaraan gender, dan partisipasi pembangunan, dengan fokus pada pekerjaan di sektor
Useful /
IPDNIPDN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitianPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian
UYPUYP Kesimpulannya, strategi komunikasi politik berbasis digital telah mengubah pola aksi mahasiswa dari demonstrasi fisik menjadi kampanye daring yang lebihKesimpulannya, strategi komunikasi politik berbasis digital telah mengubah pola aksi mahasiswa dari demonstrasi fisik menjadi kampanye daring yang lebih
UNTADUNTAD Meskipun ada upaya dari pemerintah dalam menyampaikan informasi, banyak PKL merasa tidak mendapatkan dukungan yang cukup, terutama terkait perizinan danMeskipun ada upaya dari pemerintah dalam menyampaikan informasi, banyak PKL merasa tidak mendapatkan dukungan yang cukup, terutama terkait perizinan dan
POLNAMPOLNAM Berdasarkan hasil perhitungan, dapat disimpulkan bahwa dinding penahan badan jalan tipe gravitasi dengan dimensi H = 5 meter dan B = 3. 2 meter yang ditinjauBerdasarkan hasil perhitungan, dapat disimpulkan bahwa dinding penahan badan jalan tipe gravitasi dengan dimensi H = 5 meter dan B = 3. 2 meter yang ditinjau