UBTUBT

Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat Borneo

Kanker payudara merupakan kanker yang terbentuk di jaringan payudara. Salah satu kanker yang banyak menyebabkan kematian diseluruh dunia. Keterlambatan deteksi dini menjadi salah satu penyebab terlambatnya penanganan pada pasien dengan kanker payudara. Periksa payudara sendiri atau SADARI hingga saat ini merupakan cara deteksi dini kanker payudara yang cukup efektif. SADARI mudah dilakukan dan bisa diterapkan kepada semua usia, baik remaja dan wanita dewasa. Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat sebagai langkah awal pencegahan kanker payudara dengan meningkatkan pengetahuan wanita usia subur (WUS) tentang SADARI. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan jumlah peserta sebanyak 15 WUS dengan 2 tahap yakni penyuluhan tentang pentingnya SADARI sebagai tahap awal dan tahap selanjutnya dilakukan pemeriksaan payudara secara klinis sebagai langkah awal deteksi dini kanker payudara. Hasil dari pengabdian ini adalah semakin bertambahnya pengetahuan WUS terhadap upaya dalam mencegah kanker payudara dengan deteksi dini yang mudah untuk diterapkan dan dilakukan sendiri dengan SADARI. Selanjutnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda kanker payudara pada peserta yang dilakukan pemeriksaan klinis (SADANIS). Kegiatan pengabdian ini merupakan kegiatan yang bermanfaat sebagai upaya mencegah peningkatan laju penderita kanker payudara dengan melakukan deteksi sedini mungkin.

Deteksi dini kanker payudara di wilayah pesisir tepatnya di kelurahan pantai amal berjalan dengan baik dan terlaksana sesuai dengan yang diharapkan oleh tim pengabdi.Peningkatan pengetahuan wanita usia subur tentang SADARI meningkat dan bersedia melakukannya di rumah menjadi perhatian utama dalam kegiatan, sehingga kanker payudara dapat dicegah sedini mungkin.Selain itu hasil pemeriksaan SADANIS pada 15 wanita usia subur menunjukkan hasil yang baik dengan tidak ditemukannya adanya tanda-tanda kanker payudara (100%) negatif.

Penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman kita mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kesadaran dan partisipasi wanita dalam deteksi dini kanker payudara. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti lebih lanjut bagaimana pengetahuan, sikap, dan persepsi risiko individu terhadap kanker payudara secara spesifik memengaruhi keputusan mereka untuk aktif melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) atau mengikuti pemeriksaan klinis (SADANIS). Studi ini dapat mengidentifikasi strategi edukasi yang paling tepat dan berkelanjutan untuk meningkatkan minat serta kepatuhan mereka dalam jangka panjang, bukan hanya setelah intervensi singkat. Kedua, penting untuk mengevaluasi keberlanjutan dan skalabilitas program pengabdian masyarakat seperti yang telah dilakukan. Pertanyaan penelitian dapat berfokus pada seberapa efektif program semacam ini dapat dipertahankan dalam jangka waktu yang lebih lama, misalnya setahun atau lebih, dan bagaimana hasilnya jika diterapkan pada kelompok wanita usia subur yang lebih besar di berbagai wilayah geografis dengan karakteristik demografi dan sosio-ekonomi yang berbeda. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang dampak jangka panjang dan potensi replikasi program. Terakhir, mengingat penelitian ini dilakukan di wilayah pesisir, menarik untuk mengidentifikasi dan menganalisis hambatan lain di luar aspek pengetahuan dan sikap. Misalnya, apakah ada faktor budaya, norma sosial, atau kendala aksesibilitas terhadap fasilitas kesehatan yang secara signifikan menghambat wanita usia subur di daerah serupa untuk menjalani deteksi dini kanker payudara? Memahami faktor-faktor ini akan memungkinkan pengembangan intervensi yang lebih holistik dan peka terhadap konteks lokal.

Read online
File size872.08 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test