MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira CendikiaJurnal Pengabdian Masyarakat Mandira CendikiaKelompok APJI merupakan komunitas wirausaha khusus dibidang kuliner yang berada di Medan, Sumatera Utara. Anggotanya terdiri dari 20 orang (18 wanita dan 2 pria) yang membantu perekonomian keluarga melalui usaha kuliner. Namun, beberapa kendala yang dialami oleh kelompok “APJI adalah masih minimnya pengetahuan dari beberapa anggotanya mengenai sanitasi higienitas peralatan seperti air yang digunakan untuk sanitasi peralatan, pencucian bahan baku, agar terhindar daari cemaran mikrobiologi, sehingga terkendala dalam pengurusan laik sehat dan ijin halal. Sebagian belum memahami alur proses perizinan. Tujuan kegiatan program PKM untuk memberdayakan, menguatkan partisipasi anggota kelompok APJI dan mengedukasi pentingnya memahami dalam peningkatan mutu bahan baku pangan dari air yang digunakan yang memenuhi standarisasi yang diperbolehkan oleh Permenkes RI. Mengetahui penambahan bahan baku tambahan makanan yang tidak ditambahkan seperti pengawet, pewarna, dan perasa agar aman dikomsumsi oleh masyarakat atau jumlah maksimal yang diperbolehkan, serta syarat dalam penyusunan sistem jaminan produk halal dan laik sehat terpenuhi. Optimalisasi dalam mendaftarkan legalitas izin usaha seperti nomor Induk berusaha (NIB). Metode pendekatan yang digunakan edukasi secara luring, menjalin kerjasama dengan mitra, metode pendidikan, penyusunan laik sehat dan SJPH, metode sosialisasi, pendaftaran NIB usaha. Hasil, Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan di bulan Mei sampai dengan Juni 2023, Hasil pengabdian masyarakat ini mendapatkan respon baik dari mitra, bersedianya mereka untuk membantu menyampaikan informasi ke anggotanya, mitra memahami pentingnya dalam proses pengolahan bahan baku menggunakan kualitas air yang memenuhi standarisasi PERMENKES RI No.32 Tahun 2017 pangan yang diperboehkan saat proses produksi. Dari 20 anggota APJI Medan, semuanya sudah memiliki legalitas izin usaha (NIB),dan sertifikasi Halal. Dan 10 UKM sudah memiliki ijin laik sehat dari Dinas Kesehatan Kota Medan.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan dari Mei hingga Juni 2023 menghasilkan respons positif dari mitra APJI, di mana mereka bersedia mengaplikasikan informasi yang didapat mengenai keamanan pangan, termasuk penggunaan air berkualitas sesuai standar dan praktik higienis dalam produksi.Mitra kini mampu menyusun sistem jaminan produk halal dan merancang proses produksi yang higienis, memenuhi syarat untuk perolehan izin laik sehat dan halal.Selain itu, seluruh 20 anggota APJI Medan telah memiliki legalitas izin usaha (NIB) dan sertifikasi Halal, serta 10 UKM di antaranya telah memperoleh izin laik sehat dari Dinas Kesehatan Kota Medan.
Penelitian lanjutan sangat krusial untuk memastikan dampak berkelanjutan dari program-program peningkatan mutu pangan pada UMKM. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi longitudinal yang meninjau bagaimana praktik higienitas, sanitasi, dan penggunaan air berkualitas yang telah diajarkan dapat dipertahankan oleh anggota APJI dalam jangka panjang, serta sejauh mana sertifikasi halal dan izin laik sehat yang telah diperoleh berkontribusi pada peningkatan kepercayaan konsumen dan, pada akhirnya, pendapatan usaha mereka. Investigasi ini dapat mencakup analisis perbandingan antara UMKM yang berhasil mempertahankan sertifikasi dengan yang menghadapi tantangan. Kedua, mengingat bahwa hanya sebagian UMKM yang berhasil memperoleh izin laik sehat setelah program, perlu dilakukan penelitian mendalam untuk mengidentifikasi hambatan spesifik yang mencegah UMKM lain mencapai standar ini. Apakah ini terkait dengan kendala finansial untuk perbaikan infrastruktur, kurangnya pemahaman detail mengenai persyaratan teknis, atau faktor dukungan eksternal lainnya? Menemukan akar masalah ini akan memungkinkan pengembangan strategi intervensi yang lebih bertarget. Terakhir, berdasarkan tantangan yang disebutkan mengenai diseminasi hasil penelitian kepada masyarakat, studi masa depan dapat mengeksplorasi model-model inovatif untuk hilirisasi pengetahuan akademik terkait keamanan pangan. Ini bisa berupa pengembangan platform digital yang mudah diakses, program mentorship berkelanjutan yang melibatkan mahasiswa atau ahli, atau kemitraan strategis dengan pemerintah daerah dan asosiasi bisnis untuk memperluas jangkauan edukasi dan pendampingan, memastikan pengetahuan praktis dapat diadopsi secara luas oleh UMKM lainnya.
| File size | 437.19 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUGHAUNUGHA Metode yang digunakan meliputi analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi kelompok, serta survei untukMetode yang digunakan meliputi analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi kelompok, serta survei untuk
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Kesadaran kesehatan melalui Niat juga memengaruhi Perilaku Konsumen generasi milenial pemilih minuman kesehatan halal, mendukung tujuan syariah ḥifẓKesadaran kesehatan melalui Niat juga memengaruhi Perilaku Konsumen generasi milenial pemilih minuman kesehatan halal, mendukung tujuan syariah ḥifẓ
STIEGICISTIEGICI Berdasarkan analisis yang komprehensif, pengembangan produk menjadi strategi kunci bagi PT. Inbisco Niagatama untuk mempertahankan daya saing di pasarBerdasarkan analisis yang komprehensif, pengembangan produk menjadi strategi kunci bagi PT. Inbisco Niagatama untuk mempertahankan daya saing di pasar
KAHURIPANKAHURIPAN Sebagai rekomendasi, penelitian ini menyarankan integrasi aplikasi pencatatan digital yang dapat mempermudah proses administrasi, meningkatkan akurasiSebagai rekomendasi, penelitian ini menyarankan integrasi aplikasi pencatatan digital yang dapat mempermudah proses administrasi, meningkatkan akurasi
UMPRUMPR Untuk meningkatkan efektivitas program, diperlukan perbaikan dalam kapasitas fasilitas rehabilitasi, pendamping sosial yang memadai, pendekatan holistik,Untuk meningkatkan efektivitas program, diperlukan perbaikan dalam kapasitas fasilitas rehabilitasi, pendamping sosial yang memadai, pendekatan holistik,
UMPRUMPR Intervensi dilakukan dalam tiga sesi tematik: literasi keagamaan, pengenalan keberagaman etnis, dan pembentukan sikap prososial. Hasil penelitian menunjukkanIntervensi dilakukan dalam tiga sesi tematik: literasi keagamaan, pengenalan keberagaman etnis, dan pembentukan sikap prososial. Hasil penelitian menunjukkan
UMPRUMPR Butir instrumen yang penulis kembangkan mengacu pada Abuddin Nata terkait faktor-faktor yang mempengaruhi orang tua dalam memilih pendidikan Islam. HasilButir instrumen yang penulis kembangkan mengacu pada Abuddin Nata terkait faktor-faktor yang mempengaruhi orang tua dalam memilih pendidikan Islam. Hasil
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Hasil kegiatan ini berupa penerbitan sertifikat halal untuk para UMKM. Kesimpulan adalah pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dengan bekerja samaHasil kegiatan ini berupa penerbitan sertifikat halal untuk para UMKM. Kesimpulan adalah pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dengan bekerja sama
Useful /
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR The data were taken using a questionnaire with Likert scale instrument. Data analysis using descriptive statistics and statistical regression. It can beThe data were taken using a questionnaire with Likert scale instrument. Data analysis using descriptive statistics and statistical regression. It can be
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan komparatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (libraryMetode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan komparatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Desa Bicorong, Kabupaten Pamekasan, menunjukkan bahwa inovasi biogas secara signifikan mengurangi polusi airPendekatan kualitatif dengan studi kasus di Desa Bicorong, Kabupaten Pamekasan, menunjukkan bahwa inovasi biogas secara signifikan mengurangi polusi air
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Temuan mengkritisi anggapan bahwa harmonisasi standar, tata kelola, dan digitalisasi bersifat netral nilai, menekankan perlunya reformasi tata kelola normatif‑integratif,Temuan mengkritisi anggapan bahwa harmonisasi standar, tata kelola, dan digitalisasi bersifat netral nilai, menekankan perlunya reformasi tata kelola normatif‑integratif,