IOINFORMATICIOINFORMATIC

JUKI : Jurnal Komputer dan InformatikaJUKI : Jurnal Komputer dan Informatika

Sapi merupakan hewan ternak yang penting di Indonesia, namun rentan terhadap berbagai penyakit seperti Avitaminosis, Arthritis, Bloat, Malnutrisi, dan lainnya. Penyakit-penyakit ini dapat membahayakan konsumen dan menyebabkan kerugian bagi peternak, terutama di Kota Kupang yang merupakan produsen daging sapi terbesar di NTT. Keterbatasan jumlah dokter hewan memperburuk masalah ini. Penelitian ini mengembangkan sistem pakar berbasis Case-Based Reasoning (CBR) dengan metode indexing Naïve Bayes untuk membantu peternak mendiagnosis penyakit sapi. CBR memanfaatkan pengalaman masa lalu untuk menyelesaikan masalah, melalui tahapan Retrieve, Reuse, Revise, dan Retain. Pengujian sistem menggunakan 8-fold cross validation pada 96 data menghasilkan rata-rata similarity 99% dengan rata-rata waktu 0,071 detik. Sistem ini berbasis web untuk memudahkan akses.

Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem penerapan CBR untuk pendeteksian penyakit sapi dengan algoritma Naïve Bayes yang mampu melakukan tahap Retrieve, Reuse, Revise, dan Retain.Sistem ini terbukti efektif dalam mendiagnosis penyakit sapi, memudahkan peternak dalam mengidentifikasi penyakit pada ternak mereka tanpa harus berkonsultasi langsung dengan pakar.Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi dengan rata-rata similarity 99% dan waktu respon yang cepat, yaitu 0,071 detik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengintegrasikan data dari berbagai sumber, seperti data iklim dan data pakan, untuk meningkatkan akurasi diagnosis penyakit sapi. Kedua, pengembangan sistem yang lebih interaktif dengan fitur visualisasi data dan rekomendasi penanganan penyakit secara spesifik dapat membantu peternak dalam mengambil keputusan yang lebih tepat. Ketiga, eksplorasi penggunaan metode machine learning lainnya, seperti deep learning, untuk meningkatkan kemampuan sistem dalam mengidentifikasi pola-pola penyakit yang kompleks dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesehatan ternak sapi dan kesejahteraan peternak di Indonesia, serta mengurangi risiko penularan penyakit dari hewan ke manusia. Dengan demikian, sistem pakar berbasis CBR ini dapat menjadi alat yang efektif dalam mendukung praktik peternakan yang lebih modern dan berkelanjutan.

Read online
File size663.75 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test